10 Rumah di Tanjungsari Gunungkidul Dibobol Maling, Pelaku Diburu

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Rabu, 03 Agu 2022 13:58 WIB
Polisi melakukan olah TKP di salah satu rumah korban pencurian, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.
Polisi melakukan olah TKP di salah satu rumah korban pencurian di Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. (Foto: Dok Polsek Tanjungsari)
Gunungkidul -

Sedikitnya 10 rumah yang berada di Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, disatroni maling. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro mengatakan kejadian pertama terjadi di Kalurahan Ngestirejo pada tanggal 28 Juli menyasar tujuh rumah warga. Akibatnya warga kehilangan uang tunai hingga perhiasan.

"Jadi satu malam yang dimasuki banyak tempat, lokasinya ada tujuh rumah (di Kalurahan Ngestirejo). Sebetulnya ada 10 di situ tapi yang tiga (TKP) tidak diambil apa-apanya, hanya buka saja dan ada bekas congkelan," kata Wawan saat dihubungi wartawan, Rabu (3/8/2022).


"Kalau tujuh TKP yang tanggal 28 Juli itu korbannya kehilangan uang dan perhiasan. Untuk jumlah kerugian bervariasi ya, ada yang Rp 2 juta, Rp 3 juta, bahkan Rp 300 ribu. Jadi kemungkinan pelaku ini hanya mengambil apa yang ada di depannya," jelasnya.

Tak berhenti di situ, Wawan mengungkapkan pada Selasa (2/8) kemarin juga terjadi pencurian dengan tiga lokasi di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari. Pencurian tersebut menyasar rumah warga dan terjadi dini hari.

"Kemudian tanggal 2 Agustus ada kejadian lagi di Kalurahan Banjarejo, ada tiga TKP. Jadi total ada 10 TKP dalam dua malam, malam pertama tujuh TKP dan selisih empat hari malam kedua dengan tiga TKP," ujarnya.

Wawan menduga pencurian di dua Kalurahan itu dilakukan oleh pelaku yang sama. Mengingat modus pencurian di 10 TKP itu sama.

"Modusnya ada yang mencongkel jendela dan ada yang tidak mencongkel karena rumahnya tidak dikunci. Sehingga kemungkinan pelakunya sama," ujarnya.

"Untuk progresnya saat ini masih dalam penyelidikan, semoga pelakunya segera bisa tertangkap," lanjut Wawan.

Wawan pun meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya. Selain itu juga menggiatkan ronda malam.

"Imbauannya mohon meningkatkan kewaspadaan dan menjaga poskamlingnya. Karena sejak pandemi jarang ada poskamling (siskamling)," ucapnya.



Simak Video "Tampang Pelaku Penyekapan-Pemerkosaan ABG SMP di Pati"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/rih)