Geger Siswa di Sulut Tewas Dianiaya Teman Sekolah, Murid-Guru Diperiksa

Geger Siswa di Sulut Tewas Dianiaya Teman Sekolah, Murid-Guru Diperiksa

Tim detikSulsel - detikJateng
Rabu, 15 Jun 2022 19:53 WIB
Ilustrasi bullying
Ilustrasi bullying (Foto: Thinkstock)
Solo -

Seorang siswa SMP, BT (13), di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) tewas dianiaya sejumlah rekan sekolahnya. Polisi memeriksa guru dan 18 murid dari sekolah tersebut.

Kabar meninggalnya siswa BT ini viral di media sosial. Dalam narasi viral itu BT disebut sebagai korban bullying yang dianiaya 9 siswa di sekolahnya. Namun narasi viral ini dibantah polisi.

"Bullying nda ada (korban tidak di-bully)," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast seperti dikutip dari detikSulsel, Rabu (15/6/2022).


"Justru dia yang mem-bullying," sambung Jules.

Terkait kasus ini, polisi memeriksa belasan murid dan guru dari sekolah yang bersangkutan. Jules menyebut sebagian dari saksi yang diperiksa mengetahui peristiwa penganiayaan tersebut.

"Sampai sekarang sudah melakukan pemeriksaan kurang lebih 18 orang saksi yang kita mintai keterangan. Terdiri dari pelajar juga, dan juga ada pihak-pihak guru wali kelas yang sudah kita minta keterangan," jelas dia.

Jules mengaku masih mendalami pelaku penganiayaan yang menewaskan BT. Dia menyebut dari 9 murid yang dimintai keterangan ini, diduga ada yang menganiaya korban hingga tewas.

"9 orang ini tentu awalnya kita minta keterangan, karena kita duga mereka mengetahui terjadi penganiayaan tersebut. Tapi kita duga ada yang jadi pelaku," katanya.

Jules mengaku masih mengusut kasus ini dan belum menetapkan tersangka. Pihaknya pun mengacu peradilan anak dalam kasus ini.

"Sejauh ini kita mengacu pada sistem peradilan pidana anak. Kita juga harus berhati-hati bahwa dalam sistem peradilan anak yang kita harus perhatikan ini pelaku anak tentu yang kita perhatikan terkait psikologis," pungkasnya.



Simak Video "Viral Video Bocah di Tangsel Dianiaya dan Di-bully"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rih)