Koboi Jalanan! Begal Bawa Airsoft Gun Tembaki Pemotor di Demak

Mochamad Saifudin - detikJateng
Selasa, 25 Jan 2022 13:57 WIB
Polres Demak menggelar jumpa pers penangkapan kasus begal bersenjata airsoft gun, Selasa (25/1/2022)
Polres Demak menggelar jumpa pers penangkapan kasus begal bersenjata airsoft gun, Selasa (25/1/2022). Foto: Mochamad Saifudin/detikJateng
Demak -

Polisi menangkap dua pria berinisial N (24) dan ZA (34) yang merupakan pelaku pembegalan di Kecamatan Mijen, Demak, pada pekan lalu. Pelaku menggunakan senjata jenis airsoft gun dalam melakukan aksinya.

"Pelaku menembakkan airsoft gun tersebut sebanyak kurang lebih 4 kali. Ada beberapa kali tembakan, yang pertama tembakan mengenai korban, di pipi sebelah kanan. Empat kali tembakan itu selama pengejaran," kata Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono di Mapolres Demak, Selasa (25/1/2022).

Kasus pembegalan tersebut terjadi pada Rabu (19/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Korban yang berhasil lolos kemudian memposting foto tubuhnya yang berdarah akibat tembakan ke medsos.

"Polsek Mijen di-backup oleh Resmob Polres Demak melakukan penyelidikan kepada para pelaku tersebut. Selanjutnya pada hari Kamis, kita menangkap para pelaku. Ya, ada dua orang yang sudah kita amankan. Tertangkap di Pasar Bintoro," ujar Budi.


Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni, boks tempat menyimpan dagangan dengan lubang bekas tembakan airsoft gun, satu buah proyektil peluru senjata pistol airsoft gun, satu senjata pistol airsoft gun warna hitam, satu unit sepeda motor, dan hasil visum.

Budi menerangkan bahwa korban merupakan penjual angkringan. Korban seusai berjualan perjalanan pulang melaju di jalan raya Mijen-Wedung. Lalu korban berpapasan dengan empat orang pria dengan dua sepeda motor. Kemudian empat pelaku tersebut mendekati korban dan menyuruhnya berhenti namun korban mengabaikan.

"Namun korban tetap mengendarai kendaraannya dan menambah laju kecepatannya. Rentetan atau kejadian tersebut daripada salah satu tersangka ini menembakkan senjata berupa airsoft gun kepada korban dengan mengenai pipi kanan. Pipi kanan di depan telinga sebelah kanan sehingga korban mengalami luka pipi sebelah kanan. Setelah itu korban tetap melaju walaupun korban tetap dikejar oleh pelaku tersebut," terang Budi.

Barulah setelah tiba di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, para pelaku menghentikan pengejarannya terhadap korban.

Budi menerangkan bahwa pelaku telah melakukan kejahatan yang sama sebelumnya pada Senin (10/1) dan berhasil menggondol satu sepeda motor. Selanjutnya hasil pembegalan pertama tersebut digunakan untuk membeli airsoft gun.

"Dua kali (melakukan pembegalan). Sebelumnya dia melakukan curas (pembegalan) juga di wilayah Wedung. Dengan hasilnya satu kendaraan yang dijual ke Semarang," papar Budi usai menanyai pelaku.

Budi menambahkan, pelaku melakukan aksinya pada saat malam hari dan di kondisi jalan yang sepi. Yakni pada saat masyarakat sedang melakukan istirahat.

Sementara itu, pelaku penembakan, ZA, mengaku ia membeli senjata tersebut hanya untuk berjaga-jaga. Ia baru pertama kali menggunakan senjata tersebut untuk melakukan pembegalan.

"Enggak (untuk pembegalan), beli senjata ini cuma untuk jaga jaga. Ya cuma jalan-jalan aja (sebelum menentukan target). Kalau ada langsung," ujar ZA yang mengaku sehari-harinya bekerja sebagai juru parkir itu.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP Jo Pasal 53 KUHP Subsider Pasal 351 KUHP. Ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.



Simak Video "Pergi Begal Bawa Airsoft Gun, Dua Pria di Demak Diringkus Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/rih)