Jadi Polemik, Penggalian Situs Gumuk Candi Tlawong Boyolali Disetop

Jadi Polemik, Penggalian Situs Gumuk Candi Tlawong Boyolali Disetop

Jarmaji - detikJateng
Senin, 03 Okt 2022 16:38 WIB
Situs Gumuk Candi Tlawong, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, yang sempat dilakukan penggalian ditutup menggunakan terpal, Senin (3/10/2022).
Situs Gumuk Candi Tlawong, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, yang sempat dilakukan penggalian ditutup menggunakan terpal, Senin (3/10/2022). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Ekskavasi situs Gumuk Candi Tlawong, Desa Tlawong, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali dihentikan sementara. Kegiatan penggalian penelitian yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali itu sempat menuai kontroversi.

Kegiatan yang dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga itu dipertanyakan. Boyolali Heritage Society (BHS) mempertanyakan kegiatan penelitian situs Gumuk Candi Tlawong yang berada di tengah areal pertanian warga itu. Pasalnya, kegiatan ekskavasi itu belum ada koordinasi dengan pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.

Pihak Disdikbud Boyolali kemudian melakukan koordinasi dengan BPCB. Dari BPCB Jawa Tengah akhirnya meminta penggalian di situs tersebut dihentikan terlebih dulu. Hari ini, Senin (3/10/2022), Bidang Kebudayaan Disdikbud Boyolali kembali melakukan pertemuan dengan BPCB Jawa Tengah.


"Dari Dinas (Disdikbud Boyolali) sudah menyampaikan bahwa saat ini penggalian telah berhenti. Mereka sudah meminta sejak Jumat (30/9), tapi baru berhenti ketika Kades setempat yang langsung turun ke lapangan," kata Kepala BPCB Jateng, Sukranadi, kepada detikJateng saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan, Senin (3/10/2022).

Menurut dia, koordinasi terkait ekskavasi di situs Gumuk Candi Tlawong masih akan berlanjut. Disdikbud Boyolali masih akan melakukan pertemuan lagi dengan BPCB Jateng dan menghadirkan pihak CV atau pihak ketiga pelaksana ekskavasi.

"Tindak lanjutnya akan hadir lagi bersama CV tersebut untuk ke kantor (BPCB Jateng) lagi untuk membahas tinjutnya (tindak lanjutnya), karena tadi yang hadir dari Dinas saja. Kemungkinan besok Kamis," jelasnya.

Dalam pertemuan hari ini tadi, pihaknya juga sempat mempertanyakan ke Disdikbud tentang kontrak dengan CV tersebut untuk pekerjaan apa.

"Ketika saya tanya kontrak CV itu untuk mengerjakan apa, katanya cuma akan FGD (focus grup discussion)," ungkap dia.

Terkait tindak lanjut penggalian situs Gumuk Candi Tlawong tersebut, Sukranadi mengatakan menunggu hasil pertemuan pada Kamis besok.

Sementara itu pantauan detikJateng di lokasi situs siang ini tidak ada kegiatan penggalian. Namun sejumlah pekerja dan pelaksana dari pihak ketiga juga datang ke lokasi.

Di gumuk bagian barat yang pada Jumat (30/9) lalu sempat dilakukan penggalian, tampak ditutupi terpal. Kemudian di atas gumuk didirikan tenda dari terpal untuk peneduh. Tenda terpal itu dipasang tepat di atas patok-patok petak yang direncanakan akan dilakukan penggalian.

Halaman selanjutnya, penjelasan Disdikbud Boyolali...