Kesulitan Beli Solar, Ratusan Nelayan Brebes 3 Pekan Tak Melaut

Kesulitan Beli Solar, Ratusan Nelayan Brebes 3 Pekan Tak Melaut

Imam Suripto - detikJateng
Jumat, 30 Sep 2022 21:59 WIB
Perahu bersandar.
Perahu bersandar. Foto: Imam Suripto/detikJateng.
Brebes -

Ratusan nelayan di Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sudah tiga pekan tidak melaut. Hal ini disebabkan karena mereka kesulitan mendapatkan solar lantaran mekanisme pembelian solar bersubsidi.

Ketua Paguyuban Nelayan Kaliwlingi Kalicogo Daryono menjelaskan nelayan kecil kesulitan mendapatkan solar subsidi padahal sudah mengantongi rekomendasi pembelian solar dari Dinas Perikanan Kabupaten Brebes. Meski kantongi rekomendasi, pada kenyataannya mereka diharuskan membeli langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

"Rekomendasi dari Dinas Perikanan memang mudah, tapi teknis pembeliannya yang tidak boleh diwakilkan. Padahal, banyak nelayan kerepotan armada angkutnya," ungkap Daryono, Jumat (30/9/2022).


Nelayan mengaku sungkan membeli solar di SPBN karena jaraknya jauh dan dibatasi hanya 50 liter per hari bagi setiap nelayan. Selain itu, mereka juga enggan beli di SPBN karena antreannya panjang.

"Jarak tempuh ke SPBN Kluwut butuh waktu 1 jam. Itu belum termasuk antrean dan jam pelayanan yang buka pukul 08.00 pagi hingga 16.00. Padahal, aktifitasnya melaut harus berangkat subuh dan baru pulang maghrib,"

Daryono meneruskan, sulitnya membeli solar bersubsidi sudah dirasakan nelayan sejak penyesuaian harga BBM. Akibat masalah itu, terhitung sudah 21 hari terakhir, sekitar 300 nelayan Kaliwlingi tidak melaut.

"Jika ada oknum yang melanggar aturan pembelian solar bersubsidi, silahkan disanksi tapi jangan dipukul rata. Karena kami yang tidak tahu apa apa yang kena imbasnya. Imbasnya langsung terasa pada nelayan kecil seperti kami. Setelah harga BBM naik, dampaknya semua harga ikut naik makin susah cari makan," ujarnya.

Keluhan sulitnya mendapatkan solar juga disampaikan Soni (50) nelayan warga Desa Kaliwlingi lainnya. Dia menuturkan, nelayan di wilayahnya saat ini kesulitan membeli solar bersubsidi, meski sudah punya rekomendasi dari Dinas Perikanan.

Terpisah, Kepala Seksi Produksi Pengawasan Sumber Daya Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Brebes, Agus Wesmadi menegaskan, pelayanan kepada nelayan pemegang rekomendasi untuk mendapatkan solar tidak ada kendala. Syaratnya, pembelian harus dilakukan oleh pemilik kapal yang mendapat rekomendasi.

Pembelian solar subsidi, lanjut Agus, tidak boleh diwakilkan ke pihak lain. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi penyalahgunaan solar subsidi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Asal dibawa sendiri, tidak ada masalah. Jangan diwakilkan ke pihak lain, harus yang punya surat rekomendasi. Tujuannya agar tidak ada lagi penyalagunaan solar subsidi oleh pihak pihak yang tidak bertanggungjawab," tegasnya.



Simak Video "Kafe Tak Berizin di Babarsari Disegel, Sempat Terjadi Perlawanan"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/aku)