Duduk Perkara Geger Video Warga Vs Camat Kembang Jepara Nyaris Gelut

Dian Utoro Aji - detikJateng
Jumat, 30 Sep 2022 11:11 WIB
Video yang memperlihatkan seorang warga dan camat yang saling tantang viral di Tiktok.
Video yang memperlihatkan seorang warga dan camat yang saling tantang viral di Tiktok. (Foto: Tangkapan Layar Medsos)
Jepara -

Sebuah video warga dengan camat Kembang di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah nyaris gelut bikin geger di media sosial. Keduanya bersitegang dan nyaris gelut. Apa sebabnya?

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan, Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP dan Damkar Jepara, Abdul Khalim saat dimintai konfirmasi membenarkan video tersebut adalah Camat Kembang Anwar Sadat. Insiden tersebut terjadi pada hari Selasa (27/9) lalu.

"Iya benar itu kemarin ada razia di sana. Itu sebenarnya konteks begini ya. Di saat itu sajalah, itu ada emosi, karena yang namanya pengendalian massa, masyarakat ada satu dua yang kontroversi, perlu sikap agar tinggi sedikit, sehingga bisa dijadikan keseimbangan, negosiasi kesepakatan lebih imbang seperti itu," jelas Abdul Khalim saat dihubungi detikJateng, Jumat (30/9/2022).


Abdul Khalim mengatakan insiden tersebut terjadi saat petugas gabungan tengah melakukan penertiban bangunan yang berada di tanah aset milik Pemerintah Kabupaten Jepara. Menurutnya ada seorang warga asal Pasuruan Jawa Timur yang mengklaim tanah tersebut miliknya dan mendirikan bangunan tanpa ada persetujuan bangunan gedung (PBG) di unit 5 dan 6 akses menuju PLTU Jepara.

"Sebenarnya pada hari itu kami Satpol PP bersama dengan Polres, dengan Kodim, ke sana dalam rangka penertiban. Di sana ada aset daerah yang tanpa ada persetujuan bangunan gedung (PBG) unit 5 dan 6 (akses menuju PLTU Jepara)," terang dia.

"Aset daerah di sana terdapat barang-barang atau sarana yang menimbulkan ketidaktertiban sehingga mengganggu akses masyarakat dan secara umum," sambungnya.

Dia menerangkan kala itu terjadi adu mulut antara Camat Kembang dengan warga yang bernama Agus. Menurutnya Camat Kembang kala itu berniat meredam warga lainnya agar tidak terprovokasi.

"Sehingga perlu ditertibkan. Ketika itu bertemu dengan saudara Agus dan bersitegang Pak Camat di sana. Tapi konteks Pak Camat bukan dengan warga ya, pas saat itu aksinya seperti itu. Pak Camat sebagai kepala wilayah di sana agar merendam masyarakat agar tidak ikut-ikut menertibkan itu," terang dia.

"Mari bersama-sama ingin membangun Jepara yang nyaman, tenteram, aman, berakses kemana pun itu bisa dilalui dengan aman," tutur dia.

Pada penertiban itu, petugas gabungan akhirnya sukses menyingkirkan bangunan liar yang berada di tanah Pemkab. Dia menyebut pascapenertiban suasana sudah kondusif.

"Kami berhasil menertibkan di sana, untuk kita singkirkan sudah berhasil. Baru disingkirkan, barang itu berupa batuan berat, perlu disingkirkan saja, sepanjang akses tersebut bisa dilalui lebih nyaman," tambah Abdul Khalim.

Selengkapnya baca di halaman selanjutnya...