Tour de Borobudur Kembali Digelar, Berikut Ini Cara Daftar dan Rutenya

Tour de Borobudur Kembali Digelar, Berikut Ini Cara Daftar dan Rutenya

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Kamis, 29 Sep 2022 09:47 WIB
Tour de Borobudur (TDB) bakal kembali digelar pada tanggal 5-6 November 2022.
Tour de Borobudur (TDB) bakal kembali digelar pada tanggal 5-6 November 2022. Foto: dok. Humas Pemprov Jateng
Semarang -

Tour de Borobudur (TDB) bakal kembali digelar pada tanggal 5-6 November 2022. Acara gowes dengan melewati berbagai lokasi wisata dan jalur menantang itu berhadiah total Rp 150 juta.

Ketua panitia, Hendra Dharmanto, mengatakan pendaftaran bisa melalui www.sambabikes.com dan mengisi draft pendaftaran dan memilih paket yang akan diikuti. Pendaftaran ditutup 15 Oktober atau jika kuota terpenuhi.

"Berbayar tapi kalau kita compare dengan event nasional lain, kita best value. Satu hari Rp 600 ribu, dua hari Rp 1,5 juta. Plus-plusnya banyak sekali, dua hari dapat dua jersey, dua medali, kaus kaki, baju dry fit, dan berbagai konsumsi," kata Hendra usai konferensi pers Tour de Borobudur XXII di GOR Jatidiri, Semarang, Rabu (28/9/2022).


Ada enam kategori yaitu pertama kategori Atlet, Hobi - di bawah 40 tahun (Men); Hobi - 40 tahun - 50 tahun (Men); Hobi - di atas 50 tahun (Men); Hobi - di bawah 40 tahun (Women); Hobi - di atas 40 tahun (women).

Hendra menjelaskan kompetisi dilakukan di hari pertama dengan jarak 138 km dengan rute Solo Manahan menuju kantor Bupati Boyolali. Kemudian perlombaan akan dimulai menanjak ke Selo. Untuk Hobi finish di Alun-alun Selo, untuk Atlet finish di New Selo, Boyolali.

"Jadi ada tambahan sekitar sekian ratus meter itu tanjakannya sangat mematikan. Jadi kategori ini hanya untuk atlet saja. Itu gradenya kalau kita bilang sudah di atas 20 degree (derajat)," jelasnya.

Ia melanjutkan, rute dari Boyolali lanjut ke Ketep Pas. Lalu menuju kantor Wali Kota Salatiga. Kemudian kembali ke Solo di Colomadu melalui Boyolali.

"Hari kedua (104 km) kita akan berangkat dari Manahan menuju ke Candi Prambanan. Lalu ke arah Pakem menuju ke Candi Borobudur. Di Borobudur sendiri kita melibatkan warga setempat untuk menyiapkan konsumsinya," ujar Hendra.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan hal menarik untuk gelaran Tour de Borobudur tahun ini yaitu menggandeng penyandang disabilitas untuk ikut andil dalam mendesain jersey. Menurutnya hal itu sesuai dengan tema yang diusung, yaitu 'Recover Together Stronger' sebagai semangat kebangkitan bersama setelah dua tahun lebih dihantam pandemi COVID-19.

"Para penyandang disabilitas itu, kita ajak mereka untuk mendesain, hasilnya ditempelkan pada jersey yang ada di acara nantinya. Jadi bedanya sekarang jersey kita buat dengan desain unik dari anak-anak berkebutuhan khusus," kata Ganjar.

"Mudah-mudahan ini bagian dari cara kita berkolaborasi dan memberikan semangat pada kegiatan ini termasuk partisipasi kepada mereka," imbuhnya.



Simak Video "Sopir Panik Diteriaki Maling, Mobil Terguling di Sungai"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ahr)