Saluran Meluap, Jalan Jogja-Solo Delanggu dan SDN Bowan Kebanjiran

Achmad Syauqi - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 17:20 WIB
Luapan saluran di jalan Yogya-Solo Desa Bowan Kecamatan Delanggu di jalan dan SDN 1 Bowan.
Luapan saluran di jalan Yogya-Solo Desa Bowan Kecamatan Delanggu. (Foto: Achmad Syauqi/ detikJateng)
Klaten -

Hujan deras membuat saluran di tepi Jalan Jogja-Solo, Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah meluap. Luapan merendam badan jalan dan berdampak hingga ke SDN 1 Bowan.

Pantauan detikJateng di lokasi, Jumat (28/1/2022) pukul 14.45 WIB, air mengalir dari selatan di saluran air barat SD. Sedangkan air dari saluran jalan raya arah Solo bertemu dengan air dari saluran persawahan.

Air kemudian mengalir ke utara. Karena volumenya besar, air akhirnya masuk ke badan jalan. Kondisi diperparah karena adanya tembok yang menghalangi penutup saluran.

Kendaraan dari arah Yogyakarta harus mengurangi kecepatan di lokasi karena air setinggi sekitar 15-20 cm di badan jalan. Air juga masuk ke kompleks SD.

Halaman SD di tepi jalan raya itu terendam air sekitar 80 cm. Tidak ada aktivitas di sekolah tersebut.

Luapan saluran di jalan Yogya-Solo Desa Bowan Kecamatan Delanggu di jalan dan SDN 1 Bowan.Luapan saluran air berdampak ke SDN 1 Bowan. (Foto: Achmad Syauqi/detikJateng)

Kades Bowan, Kecamatan Delanggu, Praptono, mengatakan luapan itu disebabkan hujan deras. Air dari beberapa wilayah yang lebih tinggi bertemu di lokasi.

"Itu karena air dari sawah, dari Dusun Ngranyu debitnya besar sehingga meluap. Luapan itu terjadi kalau hujan deras saja," ucap Praptono saat dihubungi detikJateng sore ini.

Luapan tersebut, sebut Praptono, sudah dicarikan solusi dan dilaporkan ke Bina Marga.

"Sudah dilaporkan sebelumnya, itu baru saja diperbaiki belum lama. Biasanya air cepat surut kok," imbuh Praptono.

Salah seorang pengguna jalan, Iwan, mengatakan lokasi tersebut selalu tergenang saat hujan deras. Sehingga saat arus lalu lintas padat, pengendara kerepotan.

"Saat jam pulang kerja kan padat sehingga merepotkan karena kendaraan merayap. Dari dulu jika hujan deras meluap begitu," ungkap Iwan pada detikJateng.

Selain di ruas Desa Bowan, luapan juga terjadi di sekitar SPBU Penggung, Desa Klepu, Kecamatan Ceper. Air dari selokan di ruas arah Solo meluap ke badan jalan.



Simak Video "Banjir di Klaten, 295 Rumah Warga Terendam"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/sip)