Klaster Corona SMA Warga Solo Bertambah Jadi 21 Positif

Ari Purnomo - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 13:49 WIB
SMA Warga Solo ditutup sementara gegara Corona
SMA Warga Solo ditutup sementara gegara Corona. (Foto: Ari Purnomo/detikJateng)
Solo -

Jumlah kasus Corona atau COVID-19 klaster SMA Warga Solo bertambah 9 orang, sehingga totalnya menjadi 21 orang. Data terbaru ini setelah keluar hasil tes swab PCR yang dilakukan terhadap 225 orang.

"Ada tambahan sebanyak 9 orang, dari yang kemarin ikut tes PCR. Terdiri dari dua guru, satu karyawan dan enam siswa," terang Kepala SMA Warga Purwoto saat dihubungi wartawan, Jumat (28/1/2022).

Meski begitu, Purwoto menyampaikan, keseluruhan orang yang positif COVID-19 dalam kondisi baik atau orang tanpa gejala (OTG). "Kondisi sama semuanya OTG. Jadi langsung disarankan isolasi mandiri," paparnya.


Dari hasil itu, Purwoto menyampaikan, dilakukan tracing terhadap siapa saja yang sudah melakukan kontak erat dengan sembilan orang tersebut. "Sudah dilakukan tracing, ada 120 orang yang akan dilakukan tes PCR," urainya.

Sementara itu, untuk pembelajaran bagi para siswa di SMA Warga dilakukan secara jarak jauh atau daring lagi. Purwoto belum bisa memastikan kapan pembelajaran tatap muka (PTM) akan kembali digelar.

"Dengan kasus ini PTM dihentikan dan diganti dengan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 12 orang yang terdiri dari siswa, guru dan karyawan SMA Warga Solo terpapar COVID-19. Kepala SMA Warga Solo, Purwoto, mengatakan terpaparnya belasan orang tersebut diduga berawal dari kegiatan di wilayah Kabupaten Boyolali.

"Guru pembimbing bersama guru lain, tenaga pendidik mengantar para siswa mengambil video di sebuah destinasi di Boyolali untuk suatu lomba," terang Purwoto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (27/1).



Simak Video "Gaya Jan Ethes Dadah-dadah ke Warga Saat Jalan Santai Bareng Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/dil)