Kasus Corona Merebak di SMA Warga Solo, PTM Disetop-Sekolah Ditutup

Ari Purnomo - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 08:04 WIB
SMA Warga Solo ditutup sementara gegara Corona
SMA Warga Solo ditutup sementara gegara Corona (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Kasus COVID-19 di lingkungan sekolah di Kota Solo kembali terjadi. Belasan orang yang terdiri dari guru, karyawan, dan siswa di SMA Warga Solo terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19.

Kepala SMA Warga Solo Purwoto mengatakan, awalnya jumlah yang terkonfirmasi positif COVID-19 hanya seorang guru saja.

"Sabtu (22/1) lalu seorang guru periksa ke rumah sakit karena mengalami demam. Lalu Senin (24/1) kami dapat informasi dari Puskesmas Purwodiningratan bahwa guru tersebut positif COVID-19," terang Purwoto kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Selanjutnya, Purwoto menambahkan dilakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dengan guru tersebut. Kemudian ditemukan ada belasan warga sekolah yang turut terpapar COVID.

"Dari hasil itu dilakukan tracing yang kontak erat dan dilakukan PCR. Ada 12 yang kontak erat, dari hasil PCR didapati 11 di antaranya positif COVID-19, satunya negatif," urainya.

Dengan temuan itu, total ada 12 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di SMA warga. Dengan rincian 8 siswa, 2 guru dan 2 karyawan.

Purwoto lalu menyampaikan mengenai kronologi terpaparnya 12 orang itu. Menurutnya, semua bermula dari sebuah kegiatan di wilayah Kabupaten Boyolali.

"Guru pembimbing bersama guru lain, tenaga pendidik mengantar para siswa mengambil video di sebuah destinasi di Boyolali untuk suatu lomba," terang Purwoto.

Sepulang dari Boyolali, terang Purwoto, seorang guru merasakan demam pada Sabtu (22/1). Kemudian, guru tersebut periksa di rumah sakit dan dilakukan observasi.

"Senin (24/1), kami dapat informasi dari Puskesmas Purwodiningratan bahwa guru kami positif COVID-19," urainya.

Pada selasa (25/1) malam Dinkes Solo menghubungi pihak sekolah dan menyarankan agar dilakukan tracing. Dari hasil tracing, setidaknya ada 12 orang yang diketahui sempat melakukan kontak erat dengan guru tersebut.

"Setelah dilakukan tes PCR ada 11 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, satu lainnya negatif," urainya.

Guna memastikan sebaran COVID-19 di SMA Warga, maka dilakukan tes PCR terhadap seluruh siswa, guru, dan karyawan, totalnya sebanyak 225 orang.

"Rabu (26/1), yang tracing murid kelas X dan XI, guru, serta karyawan. Totalnya 225 (orang) dilakukan tes PCR. Hasilnya masih menunggu," kata Purwoto.

Imbas dari adanya 12 orang di SMA Warga Solo yang terpapar COVID-19, sekolah itu Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah menutup sementara sekolah tersebut.

"Kita sudah mengambil langkah untuk menyelamatkan kesehatan seluruh warga sekolah. Untuk memastikan adanya 12 guru dan siswa yang terpapar COVID-1, maka sekolah itu akhirnya kita tutup sementara," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Suratno saat dihubungi wartawan, Kamis (27/1).

Selama SMA Warga ditutup sementara, Suratno mengatakan, proses pelajaran dilakukan secara jarak jauh atau daring.



Simak Video "Awas! Makanan Tanpa Label Kedaluwarsa Masih Beredar di Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/ams)