Simpang Lima Siaga Boyolali Sempat Banjir Setinggi 90 Cm

Ragil Ajiyanto - detikJateng
Kamis, 27 Jan 2022 18:32 WIB
Banjir di Simpang Siaga Patung Arjuna Wijaya, Boyolali, Kamis (27/1/2022).
Banjir di Simpang Siaga Patung Arjuna Wijaya, Boyolali, Kamis (27/1/2022). (Foto: Tangkapan video viral)
Boyolali -

Video banjir di Simpang Siaga atau Simpang Lima Patung Arjuna Wijaya Boyolali ramai di mesia sosial hari ini. Tampak satu unit mobil berhenti atau macet di genangan itu.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Boyolali, Dono Rumekso, membenarkan terjadinya genangan banjir di Simpang Siaga tersebut.

"Satpol PP dan Damkar gerak cepat penanganan banjir Simpang Siaga. Begitu ada warga yang share di Medsos, kami langsung gerak cepat melaksanakan penyedotan dan mencari penyebab banjir," ujar Dono Rumekso kepada detikJateng, Kamis (27/1/2022).

Dua mobil Damkar sempat diterjunkan ke lokasi banjir. Tak hanya Damkar dan Satpol PP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPR-PR) Boyolali bersama jajarannya juga sempat mendatangi lokasi banjir. Mereka berupaya agar air masuk ke gorong-gorong menuju Kali Gede di dekatnya.

Dono menjelaskan genangan air terjadi di sebelah timur patung jaran. Tinggi genangan bervariasi hingga paling dalam sekitar 90 cm. Banjir itu disebabkan karena curah hujan yang sangat tinggi.

"Hujan deras mulai sekitar jam 12.30 WIB, air menggenang di Simpang Siaga sebelah timur tinggi lebih kurang 90 cm. Dikarenakan luapan air gorong-gorong perempatan Surowedanan. Harusnya air mengalir ke utara, karena derasnya air maka air melompat ke timur," jelas Dono.

Menurut dia, air mulai menggenangi jalan sisi timur patung jaran itu mulai sekitar pukul 14.00 WIB dan surut pada sekitar pukul 15.30 WIB. Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk membersihkan kotoran yang tersisa di saluran air tersebut.

Diwawancara terpisah, Kepala DPU-PR Boyolali, Arif Gunarto, mengatakan banjir di simpang siaga itu terjadi karena curah hujan yang tinggi. kemudian terjadi luapan dari jalan arah Cepogo, yang meluber hingga jalan nasional dan masuk ke Jalan Merbabu. Air meluber ke ke timur sampai simpang lima tersebut.

Saluran air pun tak mampu menampungnya, sehingga terjadi genangan air jalan di sisi timur patung yang posisinya merupakan cekungan. Selain itu, juga terdapat sampah di sekitar bundaran tersebut sehingga membuat saluran air kurang lancar.

"Ini tadi sudah pembersihan di Simpang Siaga, besok tim DPU cek dan pembersihan Simpang Surowedanan," kata Arif Gunarto.

Kini, banjir di Jalan Pandanaran di patung jaran itu sudah surut. Arus lalu lintas juga terpantau sudah lancar.



Simak Video "Banjir Bandang di Wonosobo, Seorang Nenek Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)