Jumlah Kasus Probable Omicron di Jogja Melonjak, Isoter Disiapkan

Heri Susanto - detikJateng
Kamis, 27 Jan 2022 17:32 WIB
Poster
Ilustrasi. (Foto: Edi Wahyono)
Jogja -

Kasus positif COVID-19 probable varian Omicron di DIY melonjak dari empat menjadi 17 kasus, hari ini. Pemda DIY mulai mempersiapkan tempat isolasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

"Ada penambahan 13 total 17. Dari beberapa lab. Ada Sleman, ada Kulonprogo. Kita kan punya pengalaman dari puluhan jadi ratusan, ribuan, dalam waktu yang hanya satu dua minggu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji saat diwawancarai di kantornya, Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (27/1/2022).

Aji mengungkapkan, pihaknya kini mewaspadai betul lonjakan kasus. Sebab, belajar dari ledakan COVID-19 varian Delta, lonjakan kasus bisa seperti deret ukur atau deret hitung.

"Biasanya deret apa, deret ukur apa deret hitung, kalau sudah 3 kemungkinannya 9, terus 27 dan seterusnya," katanya.

Atas tambahan kasus probable Omicron, kata Aji, pembelajaran tatap muka (PTM) mendapatkan perhatian khusus. Pemda tak mau proses PTM yang saat ini sudah dinikmati siswa harus kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Terutama yang harus kita waspadai kerumunan-kerumunan, seperti PTM. Jangan sampai anak-anak (siswa PTM) jadi sarana penularan Omicron," katanya.

Untuk antisipasi lonjakan, Aji menyebutkan, persediaan obat menjadi perhatian. Sebab, dari 17 kasus probable Omicron tersebut, mayoritas tidak bergejala atau OTG.

"Kami pastikan persediaan obat karena tidak bergejala," katanya.

Meski demikian, penambahan tempat tidur untuk isolasi terpusat (isoter) dan perawatan di rumah sakit, kata Aji, juga tetap disiapkan. Jumat (28/1) besok, sesuai rencana Pemda DIY akan memantau kesiapan isoter kabupaten dan kota.

"Besok khusus BPBD, akan kami kumpulkan untuk menyiapkan kembali isoter," jelasnya.



Simak Video "Abaikan Keselamatan, Wisatawan Nyaris Tertabrak Saat Foto di Tugu Jogja"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)