Cegah Karhutla, TNGC Tutup Total Pendakian Gunung Ciremai

Fahmi Labibnajib - detikJabar
Selasa, 01 Sep 2026 15:26 WIB
Gunung Ciremai, Jabar (Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar).
Kuningan -

Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menutup seluruh jalur pendakian ke puncak gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut. Penutupan ini tertuang dalam surat pengumuman nomor PG.20/T.33/TU/KSA.02.02/B/08/2026 tentang Penutupan Sementara Aktivitas Wisata Alam Pendakian Gunung Ciremai Dalam Rangka Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Musim Kemarau Tahun 2026.

Dalam surat yang ditandatangani pada 31 Agustus 2026 tersebut, disebutkan bahwa penutupan pendakian dimulai sejak 6 September 2026 sampai kondisi risiko kebakaran hutan dinyatakan aman. Meski pendakian baru ditutup total pada tanggal 6, layanan booking online sudah dihentikan sejak 1 September 2026.

Bagi pendaki yang telah melakukan pemesanan dan pembayaran sebelum tanggal 6 September 2026, ketentuan lebih lanjut akan diatur oleh admin. Pendaki dapat melakukan reschedule atau penyesuaian jadwal dengan menghubungi admin di nomor 081313504355.

Penutupan pendakian didasarkan pada Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor: SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/08/2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung di Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dalam Rangka Pencegahan Kebakaran Hutan. Selain itu, kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 116/KH.02.04.03/ASDA EKBANG tanggal 30 Agustus 2026 tentang Larangan Pendakian Gunung/Hutan di Wilayah Jawa Barat Selama Musim Kemarau.

Koordinator Urusan Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan TNGC, Eska Nata Suryana memaparkan, meski pendaftaran pendakian sudah ditutup sejak 1 September, bagi calon pendaki yang sudah terlanjur memesan sebelum tanggal tersebut dengan jadwal pendakian hingga 5 September, pihak pengelola masih memberikan toleransi dengan pengawasan ketat.

Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork