Suasana pagi di Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jumat (4/9/2026), mendadak ramai. Bukan karena kerumunan biasa, melainkan kemunculan dua ekor ikan berukuran tak lazim dari sebuah kolam yang berada di belakang SDN 1 Tamansari.
Warga yang melihat ikan tersebut sontak dibuat penasaran. Ukurannya yang jauh lebih besar dibandingkan ikan-ikan yang biasa terlihat di kolam itu membuat penampakannya menjadi tontonan tersendiri.
Jenis ikan tersebut hingga kini belum dapat dipastikan. Namun, berdasarkan bentuk tubuh dan sejumlah cirinya, ikan itu disebut-sebut menyerupai kakap putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar penangkapan ikan berukuran jumbo itu kemudian menyebar luas setelah Yoga, pemuda setempat, mengabadikannya dan membagikan momen tersebut melalui akun Instagram miliknya. Unggahan itu pun mengundang perhatian warganet.
Yoga menuturkan, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia sedang berolahraga pagi di sekitar kolam ketika melihat sejumlah warga sudah berkumpul karena dikejutkan oleh keberadaan ikan berukuran besar.
Kondisi kolam yang mulai menyusut akibat musim kemarau diduga menjadi salah satu alasan ikan tersebut lebih mudah terlihat. Ketika permukaan air turun, ikan besar itu tampak mendekati tepian kolam.
Rasa penasaran membuat Yoga ikut mencoba menangkapnya. Ia bahkan sempat turun ke kolam dan berusaha mengangkat ikan tersebut menggunakan tangan kosong.
Namun, upaya itu tidak berjalan mulus. Ikan yang sudah sempat berada dalam genggamannya justru kembali terlepas karena tubuhnya licin dan bobotnya cukup berat.
"Berat ngambilnya jadi enggak keangkat. Jadinya sama warga pakai seser (serokan ikan), terus dapat deh. Waktu saya pakai tangan gak bisa, berat," ujar Yoga.
Setelah percobaan tersebut, warga akhirnya berhasil mengamankan ikan itu menggunakan serokan. Belum selesai rasa penasaran warga, tak lama kemudian seekor ikan berukuran serupa kembali terlihat di tepian kolam.
Untuk kedua kalinya, warga turun tangan dan berhasil menangkap ikan tersebut.
"Total ada dua yang ketangkap, tapi kayanya, sih, masih ada lagi ikan besar di sana," kata Yoga.
Kolam tersebut diketahui merupakan kolam umum yang dapat dimanfaatkan warga untuk memancing. Selama ini, ikan yang biasa ditemukan di sana umumnya berukuran kecil seperti ikan air tawar pada umumnya.
Yoga menduga dua ikan berukuran jumbo itu bukanlah pendatang baru. Kemungkinan, ikan tersebut telah cukup lama hidup di kolam dan tumbuh besar tanpa banyak diketahui warga.
Menurutnya, pada masa sebelumnya warga memang kerap memasukkan ikan berukuran kecil ke dalam kolam tersebut. Seiring waktu, ikan-ikan itu diduga tumbuh hingga berukuran jauh lebih besar.
"Nah, mungkin sekarang itu sudah pada gede, terus pas air kolam surut ikannya muncul ke atas ke pinggir kolam," tuturnya.
Ukuran tubuh ikan tersebut membuat warga kesulitan memperkirakan bobot pastinya. Yoga memperkirakan masing-masing ikan bisa memiliki berat hingga sekitar 10 kilogram.
"Sampai 10 kilogram mungkin ada, ya, soalnya saya pegang juga berat," ungkapnya.
Jika benar ikan tersebut merupakan kakap putih, keberadaannya di kolam air tawar bukan sesuatu yang mustahil. Berdasarkan informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kakap putih merupakan ikan yang memiliki kemampuan beradaptasi di lingkungan air laut maupun air tawar.
Kakap putih dikenal sebagai ikan katadromus. Ikan ini berkembang biak di laut, sementara sebagian fase pertumbuhannya berlangsung di sungai atau perairan tawar.
Menariknya lagi, kakap putih memiliki karakter biologis yang tidak biasa. Ikan tersebut terlahir sebagai jantan dan dapat berubah menjadi betina ketika memasuki fase dewasa.
Keunikan itu membuat kemunculan ikan yang diduga kakap putih di kolam Desa Tamansari semakin menarik perhatian. Apalagi, ukurannya yang tak biasa membuat warga bertanya-tanya, sudah berapa lama ikan tersebut bersembunyi di dalam kolam hingga akhirnya muncul ketika air mulai menyusut.
