Dedi Mulyadi Larang Pendakian Gunung di Jabar Saat Kemarau

Dedi Mulyadi Larang Pendakian Gunung di Jabar Saat Kemarau

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 01 Sep 2026 12:04 WIB
ilustrasi mendaki gunung
ilustrasi mendaki gunung. (Foto: Getty Images/guvendemir)
Bandung -

Aktivitas pendakian gunung di seluruh wilayah Jawa Barat ditutup sementara. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengeluarkan surat edaran (SE) terkait penutupan tersebut hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 116/KH.02.04.03/ASDA EKBANG tentang Larangan Pendakian Gunung/Hutan di Wilayah Jawa Barat Selama Musim Kemarau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam SE tersebut dijelaskan, aktivitas pendakian serta kerentanan alam di musim kemarau menjadi salah satu faktor pemicu kebakaran gunung dan hutan di wilayah Jawa Barat.

"Melarang semua aktivitas pendakian gunung/hutan di wilayah Jawa Barat dan/atau aktivitas lainnya yang berisiko memantik terjadinya bencana kebakaran, selama musim kemarau," kata Dedi dalam surat edaran yang diterima detikJabar, Selasa (1/9/2026).

ADVERTISEMENT

Surat edaran itu ditujukan kepada Kepala Divisi Regional Perhutani Jawa Barat dan Banten, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, serta para bupati/wali kota se-Jawa Barat.

Dedi menjelaskan, selain larangan pendakian, pihak terkait diinstruksikan masif melakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar gunung/hutan untuk berhati-hati dan tidak melaksanakan aktivitas yang berisiko memantik terjadinya kebakaran," ucap Dedi.

"Melaksanakan koordinasi yang baik dan cepat dengan jajaran Pemerintah Daerah setempat dalam rangka langkah mitigatif agar tidak terjadi kebakaran gunung/hutan di Jawa Barat," lanjutnya dalam surat edaran itu.

(bba/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads