Kabar Internasional

Sejarah Mitos Minyak Bumi dari Dinosaurus dan Fakta di Baliknya

Tim detikInet - detikJabar
Jumat, 15 Mei 2026 13:30 WIB
Ilustrasi Dinosaurus (Foto: Andrew McAfee/Carnegie Museum of Natural History/Handout via REUTERS).
Jakarta -

Pernahkah Anda bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang pertama kali menyebarkan anggapan bahwa minyak bumi berasal dari fosil dinosaurus? Faktanya, tidak pernah ada satu pun ilmuwan yang menyatakan hal tersebut.

Ternyata, pangkal kebingungan ini kemungkinan besar bermula sejak tahun 1933, tepatnya pada ajang Pameran Dunia Century of Progress di Chicago, Amerika Serikat.

"Entah kenapa gagasan bahwa minyak berasal dari dinosaurus masih melekat di benak banyak orang, tetapi minyak sebenarnya berasal dari triliunan alga dan plankton kecil," jelas ahli geologi Reidar Müller dari University of Oslo kepada Science Norway.

Melansir IFLScience, Jumat (15/5/2026), puluhan hingga ratusan juta tahun yang lalu, sejumlah besar alga dan plankton menyerap energi dari Matahari atau memangsa makhluk yang lebih kecil. Saat mati dan tenggelam ke dasar laut, organisme mikroskopis ini perlahan menumpuk menjadi lapisan yang tebalnya bisa mencapai berkilometer-kilometer.

Lapisan-lapisan ini kemudian terkubur di bawah sedimen yang kian menebal. Proses ini menciptakan jenis batuan sedimen yang dikenal sebagai 'batuan sumber'. Di bawah suhu panas dan tekanan yang tepat, serta lingkungan minim oksigen, batuan ini secara alami 'dimasak' menjadi cairan hitam kental.

Menariknya, saat manusia pertama kali menemukan minyak, kita sempat kebingungan mengenai zat apa itu sebenarnya. Banyak yang mengira itu adalah sejenis mineral. Itulah mengapa muncul istilah petroleum yang dalam bahasa Latin berarti 'minyak batu'.

Ilmuwan Rusia, Mikhail Lomonosov, adalah orang pertama yang mengusulkan bahwa minyak terbuat dari bahan organik yang terkompresi dan dipanaskan dalam waktu lama pada tahun 1763. Sejak saat itu, tidak pernah ada saran ilmiah serius yang menyebut minyak berasal dari dinosaurus.

Lantas, dari mana asal-usul gagasan yang membuat banyak orang telanjur percaya bahwa minyak berasal dari fosil reptil raksasa tersebut?

Alasan kebingungan ini sebagian besar dipicu oleh istilah 'bahan bakar fosil'. Banyak orang secara otomatis mengaitkan kata 'fosil' dengan sisa-sisa dinosaurus. Namun, perusahaan minyak Sinclair tampaknya memegang tanggung jawab besar atas mitos ini lewat kampanye iklan mereka yang menggunakan dinosaurus sebagai maskot pada pameran tahun 1933.

"Para penulis iklan Sinclair pertama kali memiliki ide untuk menggunakan dinosaurus dalam pemasaran Sinclair pada tahun 1930. Mereka mempromosikan pelumas yang dimurnikan dari minyak mentah yang diyakini terbentuk ketika dinosaurus berkeliaran di bumi," demikian penjelasan situs web Sinclair.

Simak Video "IPA Convex 2025: Meneguhkan Ketahanan Energi dalam Transisi Rendah Karbon"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork