Kata Gus Kikin soal Gus Baha Jadi Wakil Rais Aam PBNU 2026-2031

Kata Gus Kikin soal Gus Baha Jadi Wakil Rais Aam PBNU 2026-2031

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 01 Okt 2026 10:13 WIB
Menikmati Islamnya Gus Baha
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha Foto: detik
Jakarta -

Sejumlah tokoh masuk dalam susunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBNU Gus Kikin. Di antaranya ulama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.

Gus Baha masuk jajaran Syuriyah PBNU sebagai salah satu Wakil Rais Aam, bersama KH Nurul Huda Jazuli, KH Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, dan KH Muhammad Musthofa Aqiel Sirodj.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Kikin menyebut Gus Baha merupakan salah satu tokoh yang menonjol di Indonesia. Menurutnya, keikutsertaan Gus Baha dalam kepengurusan PBNU menjadi hal yang sangat berarti.

"Ya, itu termasuk salah satu tokoh yang di Indonesia itu sangat menonjol. Makanya, kemudian siapapun yang bisa kita ajak dan Alhamdulillah termasuk Gus Baha itu bersedia untuk ikut menjadi pengurus di PBNU ini," ujar Gus Kikin.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, ia juga mengatakan keikutsertaan Gus Baha dalam susunan kepengurusan PBNU ini sebagai sesuatu yang luar biasa.

"Alhamdulillah itu suatu hal yang sangat luar biasa," lanjut Gus Kikin.

JusufKalla dan KH Ma'ruf Amin Masuk Struktur Kepengurusan PBNU

Selain Gus Baha, nama Jusuf Kalla juga masuk dalam susunan kepengurusan PBNU. Gus Kikin mengatakan JK memiliki kedekatan dengan NU, termasuk dari latar belakang keluarganya.

"Ya itu kan termasuk warga NU, itu dari olahraga, dari orang tuanya pun juga sudah NU. Maka kemudian kita memang membangun kebersamaan," kata Gus Kikin di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9).

Gus Kikin mengatakan penyusunan kepengurusan baru PBNU dilakukan dengan mengakomodasi berbagai unsur dari seluruh wilayah Indonesia. Langkah tersebut, kata dia, bagian dari upaya membangun kebersamaan di internal NU.

"Jadi mulai dari seluruh apa seluruh kawasanlah di Indonesia ini. Maka oleh karena itu kita semuanya kita akomodasi supaya kita bisa membangun kebersamaan nanti di masa yang akan datang," ujarnya.

Selain JK, mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga masuk dalam jajaran Mustasyar PBNU. Dalam susunan resmi kepengurusan, Ma'ruf Amin berada di urutan kedua, sementara Jusuf Kalla berada di urutan ketiga.

Gus Kikin membenarkan Ma'ruf Amin menjadi bagian dari struktur kepengurusan baru PBNU saat ditanya mengenai keterlibatan mantan Rais Aam PBNU tersebut.

"Ya, termasuk Kiai Ma'ruf Amin, ya," ucap dia.



(dvs/erd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads