Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin akan mengumumkan susunan kepengurusan PBNU periode 2026-2031 pada Rabu (30/9/2026) malam. Hal ini dikonfirmasi oleh Prof Dr H Mohammad Nuh, Katib Aam PBNU yang ditunjuk melalui rapat gabungan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah pada 13 Desember 2025 lalu, menggantikan KH Akhmad Said Asrori yang direposisi.
"InsyaAllah nanti malam (pengumumannya) 19.00 di PBNU," ujarnya saat dihubungi detikHikmah dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
Sebagaimana diketahui Gus Kikin resmi menjabat sebagai Ketum PBNU periode 2026-2031. Hal itu diputuskan dalam rapat sembilan kiai anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Senin (31/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya nama Gus Kikin menduduki posisi teratas hasil penghitungan suara bakal calon ketum PBNU masa bhakti 2026-2031. KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dengan 472 suara; KH Zulfa Mustofa 262 suara; KH Abdussalam Sochib 261 suara; KH Yahya Cholil Staquf 258 suara; dan KH Nusron Wahid 207 suara.
Kelima nama tersebut kemudian diajukan ke AHWA untuk dipilih. "Anggota Ahlul Halil Wal Aqdi (AHWA) memutuskan secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031," terang KH Anwar Iskandar membacakan sidang pleno Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) dilansir dari detikNews.
Gus Gudfan Ditunjuk Jadi Bendum PBNU 2026-2031
Beberapa waktu lalu Gus Kikin secara terbuka juga menunjuk kembali Gus Gudfan Arif untuk menduduki kursi Bendum PBNU. Ia diminta membantu Gus Kikin selama lima tahun ke depan.
"Saya dengan Gus Gudfan sudah saya hubungi untuk menjadi Bendum," ujar Gus Kikin usai acara ramah tamah bersama jajaran pegawai PBNU di Gedung PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).
Adapun untuk formasi penataan struktur pengurus harian lainnya, Gus Kikin menyampaikan bahwa proses penyusunan tim masih terus berjalan. Ia menegaskan, penentuan figur-figur pengisi takhta kepemimpinan PBNU tidak sekadar didasari oleh kalkulasi operasional, melainkan tetap memegang teguh tradisi spiritual khas warga nahdliyin.
Salah satu jalan spiritual yang ditempuh oleh formatur kepengurusan adalah melalui salat istikharah guna memohon petunjuk terbaik.
"Kalau yang lain masih banyak yang kita lakukan, termasuk tradisi NU itu istikharah. Kita mendapatkan petunjuk siapa yang cocok dan ke depan bisa memberikan manfaat dan maslahat," ungkap Gus Kikin.
Merespons hal tersebut, Gus Gudfan mengaku menyerahkan seluruh keputusan final penyusunan struktur pengurus kepada Gus Kikin selaku pimpinan tersebut.
"Pasrah, apa kata beliau saja," ungkap Gus Gudfan.
Siapa Sekjen PBNU Periode 2026-2031?
Hingga kini, belum ada informasi terkait siapa yang akan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU. Sebelumnya, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjabat sebagai Sekjen PBNU periode 2021-2026.
Simak juga Video 'Gus Kikin Terpilih Ketum PBNU, Harap NU Makin Guyub':
(aeb/inf)
