Mufti Besar Arab Saudi Syekh Saleh bin Fawzan Al-Fawzan menyerukan kepada para prajurit Kerajaan Saudi untuk tetap siaga dan siap mengorbankan nyawa dalam menjalankan tugas menghadapi kelompok Houthi. Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dan serangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman.
Pernyataan Al-Fawzan ditujukan kepada para prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan. Pesan tersebut disiarkan melalui Saudi Press Agency (SPA) pada Kamis (24/9/2026) dan kembali diberitakan sejumlah media pada Jumat (25/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya, Al-Fawzan menyebut perlindungan terhadap Arab Saudi dan wilayahnya sebagai salah satu kewajiban besar.
"Melindungi bangsa yang agung ini dan menghukum siapa pun yang mencoba menyentuh walau hanya sejengkal wilayahnya merupakan salah satu kewajiban terbesar dan tindakan pengabdian yang paling mulia; demi hal itu, nyawa dan jiwa boleh dikorbankan demi meraih rida Allah," kata Syekh Saleh bin Fawzan Al-Fawzan dalam pernyataan yang disiarkan Saudi Press Agency.
Pernyataan tersebut menjadi pesan yang cukup tegas dari otoritas keagamaan tertinggi Arab Saudi. Al-Fawzan juga banyak merujuk pada ayat Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW mengenai keteguhan, pengorbanan, serta kewajiban membela wilayah negara.
Dilansir dari Arab News, pesan Al-Fawzan disampaikan setelah serangan Houthi ke Arab Saudi meningkat dalam beberapa pekan terakhir melalui rentetan rudal dan drone.
"Kami memohon kepada Allah Yang Mahakuasa untuk senantiasa melimpahkan dukungan-Nya kepada Anda semua, serta melindungi negara-negara kita dan Yaman yang kita cintai dari segala marabahaya. Kami juga memohon kepada-Nya agar mendatangkan kekalahan telak bagi kelompok Houthi beserta pihak-pihak yang membantu dan mendukung mereka," pesan Al-Fawzan.
