Memulai pagi dengan rutinitas yang padat sering kali membuat lupa meluangkan waktu untuk bersyukur. Salah satu amalan sunnah yang bisa dikerjakan pada pagi hari adalah sholat dhuha. Untuk menunaikannya, umat Islam perlu membaca niat sholat dhuha 2 rakaat sebelum sholat.
Sholat dhuha memiliki sejumlah keutamaan, termasuk menjadi sedekah bagi setiap persendian. Berikut bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat, tata cara, dan keutamaannya.
Niat Sholat Sunnah Dhuha 2 Rakaat
Sholat dhuha merupakan sholat sunnah muakkad yang dikerjakan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Sholat ini dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal 12 rakaat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dikerjakan lebih dari dua rakaat, sholat dhuha dilakukan setiap dua rakaat dan diakhiri dengan salam. Berikut bacaan niat sholat dhuha dua rakaat:
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat dhuha dua rakaat, karena Allah ta'ala."
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Adapun tata cara sholat dhuha tidak jauh berbeda sebagaimana sholat sunnah yang lainnya. Sebagaimana dijelaskan dalam Buku Praktis Ibadah oleh Irwan, tata caranya adalah sebagai berikut:
- Membaca niat
- Takbiratul Ihram dan membaca doa Iftitah
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca surah-surah pendek dari Al-Qur'an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangkit dari sujud dan mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan seperti rakaat pertama
- Tahiyat
- Salam
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah sholat dhuha, ada doa yang dapat dibaca sebagaimana dijelaskan dalam Buku Saku Dirasat Islamiyah karya Mahir M Sholeh. Berikut bacaannya:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Artinya: "Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
Keutamaan Sholat Dhuha
Mengutip kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, keutamaan melaksanakan sholat dhuha sangat besar. Sebagaimana hadits Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ مَنْ حَافَظَ عَلَى سُبْحَة الضُّحَى غُفِرَتْ ذُنُوبُهُ ، وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ
Artinya: "Barang siapa menjaga sholat dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Tirmidzi)
Adapun keutamaan lain, yaitu menjadi bentuk sedekah untuk setiap ruas tulang tubuh pada setiap pagi, dapat menggantikan 360 kali sedekah, akan dicukupkan segala keperluannya oleh Allah SWT sampai sore hari, dan mendapatkan kemenangan melebihi dari harta rampasan perang.
(inf/inf)
