Niat Salat Qobliyah Subuh 2 Rakaat Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Niat Salat Qobliyah Subuh 2 Rakaat Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Jumat, 11 Sep 2026 05:00 WIB
Ilustrasi Muslim Salat
Ilustrasi Salat Qobliyah Subuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/shironosov
Jakarta -

Selain berkewajiban menunaikan salat fardu, umat Islam juga dapat mengerjakan salat sunah, seperti salat sunah rawatib. Salat sunah rawatib merupakan salat yang mengiringi salat fardu yang dikerjakan sebelum maupun sesudahnya. Salat sunah rawatib yang dikerjakan sebelum salat fardu disebut salat sunah qobliyah, sementara yang dikerjakan setelahnya disebut salat sunah ba'diyah.

Dalam satu harinya, umat Islam dapat mengerjakan 12 rakaat salat rawatib, termasuk di dalamnya adalah salat qobliyah Subuh.

Lantas, apa bacaan niat salat qobliyah Subuh? Berikut penjelasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Niat Salat Qobliyah Subuh Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Berikut adalah bacaan niat salat sunah qobliyah subuh dua rakaat yang dinukil dari Buku Praktis Ibadah karya Irwan, dkk.

أَصَلَّى سُنَّةَ قَبْلِيَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اللَّهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

Arab-latin: Ushalli sunnata qabliyyatash-shubhi rak'ataini mustaqbilal-qiblati lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat melakukan salat sunah sebelum Subuh dua rakaat, sambil menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Keistimewaan Mengerjakan Salat Qobliyah Subuh

Disebutkan dalam buku Keutamaan 19 Shalat Sunah oleh MHD. Yunus, Allah SWT menjanjikan akan membangun rumah di surga bagi umat-Nya yang mengamalkan salat sunah rawatib.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang tidak meninggalkan dua belas rakaat pada salat sunah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga." (HR. At-Tirmidzi)

Tidak hanya dibangunkan rumah di surga, amalan salat qobliyah subuh dua rakaat bernilai sangat besar dan istimewa. Mengenai hal ini, Rasulullah SAW bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya: "Dua rakaat salat sunah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya." (HR. Muslim).

Bahkan, diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan salat sunah qobliyah Subuh.

"Dari semua salat sunah, tak ada salat sunah yang paling beliau jaga, seperti halnya Rasulullah SAW menjaga untuk tidak meninggalkan dua rakaat salat fajar atau dua rakaat salat sunah rawatib qobliyah subuh." (HR. Bukhari dan Muslim)

Bacaan Zikir Setelah Salat Qobliyah Subuh

Selain mengerjakan salat sunah qobliyah, umat Islam juga dapat mengamalkan bacaan zikir dan doa pada waktu jeda antara salat sunah qobliyah hingga waktu salat Subuh.

Berikut adalah bacaan zikir setelah salat sunah qobliyah Subuh yang dikutip dari kitab Nihayatuzzain dalam buku berjudul 23 Shalat Sunnah Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya karya Arief Rachman Badrudin.

Bacaan diawali dengan zikir berikut:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Arab-latin: Ya hayyu ya qoyyum laa ilaaha illa anta. (40x)

Artinya: "Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tiada tuhan selain Engkau."

Membaca surat Al-Ikhlas (11x)

Membaca surat Al-Falaq (1x)

Membaca surat An-Naas (1x)

Dilanjutkan dengan berzikir 100x:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Arab latin: Subhanallah wabihamdihi subhanallahil 'adzim astaghfirullah.

Artinya: "Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung. Aku memohon ampunan pada Allah."

Dilanjutkan dengan berzikir:

سُبْحَانَ مَنْ تَعَزَّزَ بِالْعَظَمَةِ سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالْكِبْرِيَاءِ سُبْحَانَ مَنْ تَفَرَّدَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ سُبْحَانَ مَنِ احْتَجَبَ بِالنُّوْرِ سُبْحَانَ مَنْ قَهَرَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَفُوْتُهُ فَوْتٌ سُبْحَانَ الْأَوَّلِ الْمُبْدِيْءِ سُبْحَانَ الْآخِرِ الْمُفْنِيْ سُبْحَانَ مَنْ تَسَمَّى قَبْلَ أَنْ يُسَمَّى سُبْحَانَ مَنْ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ سُبْحَانَ مَنْ كَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ (سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 3x) سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Arab-latin: Subhana Man ta'azzaza bil-adzomati, subhana Man tarodda bil-kibriyaa'i, subhana Man tafarroda bil wahdaniyyati, subhana man ihtajaba bin-nuuri, subahan Man qaharol 'ibaada bil mauti, subhana Man laa yafuutuhu fautun, subhanal awwal Al-mubdi, subhanal akhir Al-mufni, subhana man tasamma qobla ay yusamma, subhana Man 'allama Adamal asmaa`a, subhana man kaana 'arsuhu 'alal maa, subhana Man ya'lamu qadrohu ghoiruhu (Subhanallah wabihamdihi subhanallahil 'adzim astaghfirulloh) subhana Robbika Robbil 'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal mursaliin walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: "Maha Suci Zat yang perkasa dengan keagungan-Nya, Maha Suci Zat yang berhiaskan kebesaran, Maha Suci Zat yang menyendiri dalam sifat keesaan-Nya, Maha Suci yang berhijab dengan cahaya, Maha Suci Zat yang melemahkan para hamba dengan kematian, Maha Suci Zat yang tidak disibukkan oleh kesibukan apa pun, Maha Suci Zat yang Maha Awal dan Maha mengawali, Maha Suci Zat yang Maha Akhir dan Maha memfanakan, Maha Suci Zat yang menamai sebelum dinamai, Maha Suci Zat yang mengajarkan nama-nama kepada Adam, Maha Suci Zat yang singgasana-Nya berada di atas air, Maha Suci Zat yang kadar-Nya tidak diketahui oleh siapa pun (Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung), Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha lebih mulia dari apa yang mereka sifatkan, keselamatan bagi para Rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Lalu berbaring ke samping kanan dengan membaca:

اللهم رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَائِيلَ وَرَبَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Arab-latin: Allahumma Robbi Jibrila wa Mikaila wa Isroofiila wa 'Izrooiila, wa Robbi Sayyidina Muhammadin Shollallahu 'alaihi wa sallam. Ajirnii minan naar.

Artinya: "Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan Tuhannya junjungan kami Muhammad SAW. Selamatkanlah kami dari neraka."



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads