Video Terbaru Mojtaba Khamenei Dirilis, Muncul di Tengah Rumor Kesehatan

Video Terbaru Mojtaba Khamenei Dirilis, Muncul di Tengah Rumor Kesehatan

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 11 Agu 2026 06:30 WIB
May 31, 2019 file photo shows, Son of Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, attends a demonstration to mark Jerusalem day in Tehran. (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)
Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Jakarta -

Iran berencana merilis sejumlah gambar terbaru Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang memperlihatkannya berada di tengah masyarakat dan bertemu dengan para komandan angkatan bersenjata.

Rencana tersebut disampaikan di tengah sorotan mengenai minimnya penampilan publik Mojtaba Khamenei sejak ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret 2026. Kondisi tersebut juga memicu berbagai spekulasi mengenai kesehatan dan keberadaannya.

Kantor berita pemerintah Iran, Mizan, mengutip Wakil Organisasi Basij Qasem Qoraishi yang mengatakan gambar-gambar Mojtaba Khamenei saat berada di tengah masyarakat dan di jalanan, serta ketika bertemu dengan para komandan angkatan bersenjata, akan dirilis kemudian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena sejak menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei relatif jarang terlihat dalam rekaman publik yang dapat diverifikasi waktunya.

ADVERTISEMENT

Video 12 Detik Mojtaba Khamenei Beredar

Dilansir dari Gulf News, rencana perilisan gambar baru muncul sehari setelah media semi-resmi Iran, Mehr News Agency, menayangkan video berdurasi sekitar 12 detik yang memperlihatkan Mojtaba Khamenei sedang berbicara dengan sejumlah pejabat dan penasihat.

Dalam rekaman tersebut, Mojtaba terlihat duduk di atas karpet dan berbicara dengan orang-orang yang berada di sekitarnya. Media Iran menggambarkan rekaman itu sebagai video yang memperlihatkan aktivitas Pemimpin Tertinggi.

Namun, Mehr tidak mencantumkan tanggal maupun lokasi pengambilan video. Karena itu, waktu perekaman dan apakah kondisi yang terlihat dalam video benar-benar menggambarkan kondisi Mojtaba Khamenei saat ini belum dapat diverifikasi secara independen.

Video tersebut menjadi perhatian karena merupakan salah satu rekaman terbaru yang dirilis di tengah spekulasi mengenai kesehatan Mojtaba.

Meskipun disebut sebagai rekaman pertama yang dirilis Mehr sejak Mojtaba menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi, video tersebut bukan satu-satunya rekaman tanpa tanggal yang pernah dipublikasikan.

Pada Maret 2026, penyiaran negara Iran, IRIB, juga pernah menayangkan video yang memperlihatkan Mojtaba sedang mengajar ilmu agama. Ketika itu, IRIB juga tidak memberikan informasi mengenai kapan dan di mana video tersebut direkam.

Dengan demikian, persoalan utama yang masih menjadi perhatian bukan hanya keberadaan rekaman, tetapi kapan rekaman tersebut dibuat.

Ketiadaan informasi waktu membuat publik tidak dapat memastikan apakah gambar atau video tersebut merupakan dokumentasi aktivitas Mojtaba yang baru terjadi atau rekaman yang dibuat sebelumnya.

Mojtaba Khamenei Menjabat Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei, 56 tahun, ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret 2026 setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS-Israel pada awal perang Iran.

Pengangkatannya membuat Mojtaba menjadi figur paling berpengaruh dalam struktur politik dan keagamaan Iran.

Sejak menduduki posisi tersebut, sejumlah pernyataan dan pesan yang dikaitkan dengannya telah disampaikan melalui media pemerintah. Namun, kemunculannya secara langsung di ruang publik relatif terbatas.

Kondisi itu kemudian menjadi bahan perhatian media dan pengamat, terutama karena posisi Pemimpin Tertinggi memiliki peran besar dalam menentukan kebijakan strategis Iran.

Bertemu Presiden Masoud Pezeshkian

Di tengah minimnya penampilan publik, media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei telah bertemu dengan Presiden Masoud Pezeshkian.

Pertemuan tersebut disebut berlangsung ketika Pezeshkian memasuki tahun ketiga masa kepresidenannya. Kantor Mojtaba Khamenei menyatakan keduanya membahas persoalan dan tantangan yang dihadapi Iran.

Menurut laporan media pemerintah, pembicaraan mencakup berbagai persoalan, termasuk situasi militer, perkembangan konflik, persoalan ekonomi, biaya hidup masyarakat, mata uang, serta pengelolaan belanja energi.

Pemberitaan mengenai pertemuan tersebut menjadi salah satu cara media pemerintah menunjukkan bahwa Mojtaba tetap terlibat dalam urusan pemerintahan meskipun jarang terlihat di depan publik.

Presiden Masoud Pezeshkian sebelumnya mengatakan komunikasi dengan Mojtaba Khamenei saat ini "sangat sulit".

Meski demikian, Pezeshkian menyebut dirinya telah bertemu dengan Pemimpin Tertinggi tersebut dan menggambarkan pembicaraan mereka sebagai pertemuan yang konstruktif.

Pernyataan tersebut turut menjadi perhatian karena menunjukkan bahwa pertemuan antara presiden dan Pemimpin Tertinggi memang diklaim telah berlangsung, meskipun informasi mengenai lokasi dan waktu pertemuan tidak disampaikan secara rinci.

Spekulasi Kesehatan Mojtaba Khamenei

Minimnya penampilan publik Mojtaba Khamenei selama berbulan-bulan memunculkan berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatannya.

Sejumlah laporan media sebelumnya menyebut bahwa Mojtaba diduga mengalami cedera dalam serangan yang menewaskan ayahnya. CNN, misalnya, sebelumnya melaporkan berdasarkan sumber yang mengetahui proses pemilihannya bahwa Mojtaba mengalami patah kaki dan luka ringan pada wajah.

Namun, berbagai laporan mengenai kondisi kesehatannya tersebut belum dapat diverifikasi secara resmi.



(dvs/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads