Surat An Nahl Ayat 78: Bacaan Lengkap dengan Tafsirnya

Surat An Nahl Ayat 78: Bacaan Lengkap dengan Tafsirnya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 29 Jul 2026 05:45 WIB
Ilustrasi Surat Yasin
Ilustrasi Al-Qur'an (Foto: Ali Burhan/Unsplash)
Jakarta -

Surat An Nahl ayat 78 berisi tentang proses perkembangan janin ketika berada di dalam kandungan. An Nahl sendiri merupakan surat ke-16 dalam Al-Qur'an.

Surat An-Nahl terdiri atas 128 ayat. Prof Wahbah Az Zuhaili dalam bukunya Tafsir Al-Munir menyatakan penamaan An-Nahl diartikan sebagai lebah. Dalam beberapa ayat pada surat ini membahas tentang lebah yang diberi naluri untuk membuat madu dan mengobati manusia.

Surat An-Nahl juga berisi tentang nikmat yang Allah SWT berikan, salah satunya pada ayat 78. Berikut bacaan dan tafsir lengkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat An Nahl Ayat 78: Arab, Latin dan Arti

وَٱللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

ADVERTISEMENT

Wallāhu akhrajakum mim buṭụni ummahātikum lā ta'lamụna syai`aw wa ja'ala lakumus-sam'a wal-abṣāra wal-af`idata la'allakum tasykurụn

Artinya: "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur."

Tafsir Surat An Nahl Ayat 78

Berdasarkan penjelasan dari Tafsir Kementerian Agama (Kemenag RI), surat An-Nahl ayat 78 berisi tentang kegaiban dan keajaiban yang sangat dekat dengan manusia yaitu kesempurnaan proses perkembangan janin.

M Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah mengatakan kata al-af'idah pada surat An-Nahl ayat 78 jadi bentuk jamak dari fu'ad yang artinya aneka hati dan dipahami sebagai akal.

Ketika manusia di dalam rahim, Allah SWT menganugerahi potensi, bakat serta kemampuan berpikir, berbahagia, mengindra dan semacamnya. Setelah lahir, anugerah tersebut terus berkembang.

Misalnya akal yang bisa memikirkan kebaikan dan kejahatan, kebenaran dan kesalahan, begitu juga dengan hak dan batil. Sementara itu, lewat pendengaran dan penglihatan yang berkembang, manusia dapat mengenali dunia sekitarnya, mempertahankan hidupnya hingga menjalin hubungan dengan sesama manusia.

Seluruh hal itu jadi anugerah serta rahmat dari Allah SWT yang diberikan. Oleh sebab itu, sebagai hamba-Nya kita harus bersyukur kepada Allah SWT, ini bisa dilakukan dengan beriman dan tidak menyekutukan-Nya.

Surat An-Nahl ayat 78 menjelaskan tentang bukti kekuasaan dan pengetahuan Allah SWT yang bisa mengeluarkan manusia dari perut ibunya.

"Kamu sebelumnya tidak ada, kemudian terjadilah suatu proses yang mewujudkanmu dalam bentuk janin yang hidup dalam kandungan ibu dalam waktu yang ditentukan-Nya," demikian bunyi Tafsir Kemenag RI pada surat An-Nahl ayat 78.



(aeb/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads