Sedekah subuh sangat dianjurkan untuk Muslim. Sedekah di waktu subuh dipercaya dapat memperbanyak rezeki hingga mendatangkan kesehatan serta keberkahan dalam hidup.
Mengutip buku Dahsyatnya Sedekah tulisan Ahmad Sangid dijelaskan bahwa sedekah adalah pemberian sesuatu dari seorang muslim kepada yang berhak menerimanya secara ikhlas dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu dengan mengharap ridha Allah dan pahala semata.
Dalam Al-Qur'an, perintah untuk bersedekah tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 245,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Artinya: "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan."
Dalam suatu hadits, Abu Hurairah RA mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Allah SWT berfirman, 'Hai manusia, berinfaklah niscaya Aku akan berinfak kepadamu'. Beliau menuturkan, 'Janji Allah SWT akan terus mengalir melimpah ruah sepanjang malam dan siang hari tanpa kekurangan sedikitpun'." (HR Muslim)
Keutamaan Sedekah Subuh
1. Mendapatkan Rahmat Allah SWT
Dalam buku Penakluk Subuh karya Muhammad Iqbal dijelaskan bahwa sedekah menjadi salah satu amalan yang mendatangkan rahmat Allah SWT. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:
"Sesungguhnya, sedekah itu memadamkan panasnya kubur dan hanyalah seorang Mukmin yang mendapatkan naungan pada hari kiamat nanti dengan sedekahnya." (HR. Thabrani dan Baihaqi)
2. Allah SWT Membantu Melunasi Utang
Dalam buku Dongkrak Rezeki karya Dedik Kurniawan disebutkan banyak kisah orang yang menghadapi tekanan utang dalam jumlah besar. Mereka kemudian membiasakan sedekah Subuh secara istiqamah tanpa terputus. Dengan izin Allah SWT, berbagai kesulitan keuangan yang dihadapi akhirnya terselesaikan hingga utang mereka dapat terlunasi.
3. Disaksikan dan Didoakan Malaikat
Keutamaan lain dari sedekah Subuh adalah mendapatkan doa dari para malaikat. Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA dan dikutip dalam Fiqih Sunnah 2 karya Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: "Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak", sedangkan yang satu lagi berdoa, "Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)." (HR Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap pagi malaikat turun dan mendoakan orang-orang yang gemar berinfak agar memperoleh pengganti serta kelapangan rezeki dari Allah SWT.
4. Rezeki dan Pahala Dilipatgandakan
Menurut Ahmad Mudzakir dalam buku Sapu Jagat Keberuntungan, sedekah Subuh juga menjadi sebab dilipatgandakannya rezeki dan pahala. Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat bagi siapa saja yang menginfakkan hartanya di jalan-Nya.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Hadid ayat 18:
"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah dengan menginfakkan sebagian hartanya, baik laki-laki maupun perempuan, dan mereka dengan ikhlas meminjamkan kepada Allah SWT dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan balasan kebaikan bagi mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang mulia dari sisi-Nya." (QS. Al-Hadid: 18)
5. Mendapat Doa dari Rasulullah SAW
Rasulullah SAW juga mendoakan keberkahan bagi umatnya yang memanfaatkan waktu pagi untuk melakukan berbagai amal saleh, termasuk bersedekah.
وَعَنْ صَخْرِ بْنَ وَدَاعَةَ العَامِدِي الصَّحَابِيٍّ : أَنَّ رسولَ اللَّهِ ﷺ ، قَالَ
(( اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا )) وَكَانَ إِذَا بَعَثَ سَرِيَّةً أَوْ جَيْشَاً بَعَثَهُمْ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ ، وَكَانَ صَخْرٌ تَاجِراً ، وَكَانَ يَبْعَثُ تِجَارَتَهُ أَوَّلَ النَّهَارِ ، فَأَثْرَى وَكَثُرَ مَالُهُ . رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ وَالتَّرْمِذِيُّ ، وقال: (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ )
Dari Shakr bin Wada'ah al-Ghamidi as-Shahabi RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Ya Allah berkahilah umatku pada waktu pagi mereka!" Beliau jika mengirim pasukan atau bala tantara selalu mengirimnya di pagi hari. Sakhr adalah seorang pedagang, dia juga selalu memberangkatkan barang dagangannya di pagi hari hingga ia kaya dan banyak hartanya.(HR.Abu Daud dan Tirmidzi. Ia berkata, "Hadits hasan).
Doa Setelah Sedekah Subuh
Ada doa yang dapat kita panjatkan setelah melakukan amalan sedekah subuh.
Dalam buku Ajaibnya Bangun Pagi, Subuh, Dhuha & Mengaji di Pagi Hari oleh Muhammad Ainur Rasyid, berikut bacaan doanya:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Arab latin: Rabbana taqabbal minna innaka antas sami'ul alim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,"
Lalu, terdapat juga niat yang bisa dibaca sebelum mengerjakan sedekah Subuh. Bacaan niatnya sebagai berikut:
نَوَيْتُ التَّقَرُّبَ اِلَى اللهِ تَعَالَى وَاتِّقَاءَ غَضَبِ الرَّبِّ جل جلاله وَاتِّقَاءَ نَارِ جَهَنَّمَ وّالتَّرَحُّمَ عَلَى الاخْوَانِ وَصِلَةَ الرَّحِمِ وَمُعَاوَنَةَ الضُّعَفَاءِ وَمُتَابَعَةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَاِدْخَالَ السُّرُوْرِ عَلَى اْلاِخْوَانِ وَدَفْعِ البَلاَءِ عَنْهُ وَعَنْ سَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلاِنْفاَقَ مِمَّا رَزَقَهُ الله وَقَهْرَ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ
Arab latin: Nawaitut taqoruba ilallahi ta'ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma 'ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu'awanatadh dlu'afai wa mutaba'atan nabiyyi shallallahu 'alaihi wa sallama wa idkholas sururi 'alal ikhwani wa daf'il balai 'anhu wa 'an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.
Artinya: "Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahannam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi Saw, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rizki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan."
(lus/erd)












































Komentar Terbanyak
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Nonmuslim Juga Berhak Menerima Daging Kurban
Negara Mayoritas 98% Muslim Ini Larang Hijab, Janggut, hingga Perayaan Lebaran
Kenapa Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Diambil Jutaan Jemaah?