Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah Arab, Latin, dan Artinya

Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah Arab, Latin, dan Artinya

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 25 Mei 2026 17:10 WIB
Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi buka puasa. Foto: Getty Images/pictafolio
Jakarta -

Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah merupakan dua amalan yang dianjurkan pada bulan Zulhijah, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha. Kedua puasa ini banyak dikerjakan umat Islam karena memiliki keutamaan yang besar, terutama puasa Arafah yang dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Saat menjalankan puasa sunnah ini, umat Islam dianjurkan membaca doa ketika berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kekuatan yang diberikan selama menjalankan ibadah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Puasa Tarwiyah dan Arafah

Mengutip buku Puasa Bukan Hanya Saat Ramadhan karya Ahmad Sarwat, puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 8 Zulhijah. Sementara puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah, bertepatan dengan waktu wukuf jemaah haji di Padang Arafah.

Kedua puasa ini termasuk amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

ADVERTISEMENT

Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan puasa Arafah,

"Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR Muslim)

Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah

Pada dasarnya, doa berbuka puasa Tarwiyah dan Arafah sama seperti doa berbuka puasa sunnah pada umumnya. Dikutip dari Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah karya Nur Solikhin, berikut bacaan yang umum diamalkan umat Islam.

Doa buka puasa Allahuma laka shumtu:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Arab-latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar raahimin.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."

Doa buka puasa Dzahaba:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Arab-latin: Dzahabadh dzama'u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya: "Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, insyaallah."

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilakukan pada hari Tarwiyah, yaitu tanggal 8 Zulhijah. Hari ini menjadi bagian dari hari-hari mulia di bulan Zulhijah yang penuh dengan amalan kebaikan.

Walaupun tidak ada hadits shahih khusus yang menjelaskan pahala tertentu puasa Tarwiyah, para ulama tetap menganjurkannya sebagai bagian dari amalan sunnah di awal Zulhijah.

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda, "Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR Muslim)

Waktu Membaca Doa Berbuka Puasa

Doa berbuka puasa dibaca ketika waktu magrib telah masuk dan setelah membatalkan puasa dengan makanan atau minuman.

Disunnahkan berbuka dengan sesuatu yang manis seperti kurma dan mendahulukan berbuka sebelum melaksanakan salat Magrib.

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka puasa ketika waktunya telah tiba.

Dari Sahl bin Sa'ad RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka." (Muttafaqun 'alaih).

Kemudian dari hadits Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, Allah Ta'ala berfirman, "Hamba yang paling dicintai di sisi-Ku adalah yang menyegerakan waktu berbuka puasa." (HR Tirmidzi)




(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads