Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam

Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 26 Mar 2026 17:02 WIB
Dubes Saudi Tegaskan Haji 2026 Tetap Berjalan sesuai Rencana
Dubes Saudi untuk RI, Faisal Abdullah Al Amoudi (kanan) saat konferensi pers di kantor Kedubes Saudi, Jakarta, Kamis (26/3/2026). (Foto: Anisa Rizki Febriani)
Jakarta -

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi menyatakan serangan yang dilayangkan Iran ke negara-negara Arab teluk dan sekitarnya berdampak pada solidaritas negara Islam.

"Tentu tindakan (serangan yang dilakukan Iran) ini berdampak terhadap solidaritas umat Islam," ungkapnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Kamis (26/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Saudi itu juga menuturkan tindakan Iran berakibat fatal dan membuatnya terus terisolir jika terus berlanjut.

"Yang dilakukan Iran ini akan berakibat fatal, akan mengakibatkan Iran terus terisolir baik secara politik, ekonomi dan juga secara regional," ujar Faisal.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengecam serangan Iran ke sejumlah negara di Timur Tengah. Faisal menegaskan serangan itu bukan dilakukan secara mendadak, namun telah disiapkan sejak awal. Dia menyebut Iran sengaja melakukan permusuhan ke sejumlah Negara Teluk, termasuk Saudi.

"Tentu permusuhan yang dilakukan oleh Iran ini, terutama terhadap Kerajaan Arab Saudi dan juga negara-negara Teluk lainnya, memang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk sengaja melakukan permusuhan terhadap Kerajaan Arab Saudi dan negara-negara lainnya," kata Faisal.

Dia menegaskan apa yang dilakukan Iran melanggar hukum internasional. Pada kesempatan yang sama, Dubes Saudi itu juga menyatakan negaranya memberi perhatian terkait pentingnya menjaga stabilitas perairan laut.

Sebagaimana diketahui, serangan yang dilayangkan Iran menyebabkan sejumlah infrastruktur, pelabuhan udara serta tempat-tempat vital lainnya rusak.

"Tindakan itu tentunya bertolak belakang dan melanggar hukum internasional. Maka dalam kesempatan ini kami ingin menyatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi sangat memberikan perhatian perlunya menjaga stabilitas perairan laut sesuai dengan konvensi yang berkaitan dengan ini. Dan kita mengutuk keras tindakan-tindakan Iran yang mengarah kepada kapal-kapal yang berlayar di kawasan teluk terutama yang berlayar di kawasan Selat Hormuz," ujarnya menguraikan.

Lebih lanjut, Faisal membeberkan jika peperangan terus berlanjut maka berdampak pada ekonomi global.

"Berlanjutnya peperangan ini akan berdampak kesignifikan terhadap ekonomi global. Mengingat kawasan global merupakan kawasan strategis secara geografis dan juga jantung ekonomi global. Dan tentu manakala perang itu berlanjut akan berdampak terhadap ekonomi, terhadap supply chain, terhadap keamanan energi, terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok dunia secara khusus," pungkasnya.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads