Idul Fitri Tahun Ini Berapa Hijriah? Berikut Menurut Kalender Islam

Langkah Emas Raih Kemenangan

Idul Fitri Tahun Ini Berapa Hijriah? Berikut Menurut Kalender Islam

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 13 Mar 2026 17:00 WIB
Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI.
Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI. Foto: Tangkapan Layar Kalender Hijriah Indonesia 2026
Jakarta -

Umat Islam saat ini sudah berada di penghujung bulan Ramadan. Seiring berjalannya waktu, pertanyaan mengenai kapan hari raya berlangsung, sudah mulai banyak dicari. Tak sedikit masyarakat juga mempertanyakan, Idul Fitri tahun ini berapa Hijriah?

Untuk itu, berikut informasi mengenai Idul Fitri berapa Hijriah, perkiraan tanggal, serta jadwal libur Idul Fitri selengkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun Ini Idul Fitri 1447 Hijriah

Berdasarkan penanggalan kalender Islam, Idul Fitri tahun 2026 bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah. Perayaan ini menjadi momen kemenangan bagi umat Islam setelah satu bulan penuh menjalan ibadah puasa Ramadan.

Perkiraan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah

Mengacu pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), serta penanggalan organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), berikut perkiraan 1 Syawal 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

1. Versi Pemerintah

Pemerintah RI melalui Kementerian Agama (Kemenag) menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal dalam menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah. Pemerintah juga menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Jika merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia terbitan Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Idul Fitri menurut pemerintah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Meski begitu, kepastian mengenai Idul Fitri di Indonesia baru akan ditetapkan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kemenag RI pada penghujung Ramadan. Tahun ini, sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah dijadwalkan pada Kamis, 19 Februari 2026.

2. Versi BMKG dan BRIN

Data perkiraan hilal yang dirilis oleh BMKG menunjukkan pada saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia diprediksi berada di rentang 0,91 derajat di Merauke, Papua, hingga mencapai 3,13 derajat di Sabang, Aceh, dengan posisi elongasi yang berkisar antara 4,54 derajat di Waris, Papua, sampai dengan 6,1 derajat di Banda Aceh.

Kriteria tersebut belum memenuhi data visibilitas hilal yang ditetapkan oleh MABIMS. Maka, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Senada, peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, memprediksi saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026, posisi hilal di wilayah Asia Tenggara khususnya Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS.

"Pada saat magrib 19 Maret 2026, di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS. Maka 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026 akan menunggu keputusan sidang isbat," kata Thomas, Rabu (25/2/2026), dilansir CNBC Indonesia.

3. Versi Muhammadiyah dan NU

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H dari jauh hari. Melalui Majelis Tarjih dan Tajdid, dengan menggunakan metode hisab hakiki berdasarkan prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, NU akan menetapkan 1 Syawal 1447 H di penghujung bulan Ramadan nanti. Dalam melakukan penetapan, NU akan menggunakan metode Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU).

Imbauan Menunggu Hasil Sidang Isbat

Meskipun prediksi sudah bermunculan, masyarakat diimbau untuk tetap menunggu keputusan resmi pemerintah. Kemenag akan menggelar sidang isbat pada Kamis, 19 Februari 2026 untuk mengkonfirmasi hasil pemantauan hilal di beberapa wilayah Indonesia.

Keputusan dalam sidang isbat inilah yang akan menjadi acuan resmi bagi umat Islam di Indonesia untuk merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah secara bersama-sama.



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads