Berapa Hari Lagi Menuju Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Hitung Mundurnya

Langkah Emas Raih Kemenangan

Berapa Hari Lagi Menuju Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Hitung Mundurnya

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 13 Mar 2026 10:15 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night background. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.
Ilustrasi Lebaran. Foto: Getty Images/Choreograph (Konstantin Yuganov)
Jakarta -

Memasuki akhir Ramadan, umat Islam sudah mulai menghitung berapa hari lagi menuju Lebaran 2026. Mengetahui estimasi waktu penting agar muslim bisa lebih bijak dalam membagi fokus antara ibadah yang maksimal dan persiapan menuju hari raya.

Lantas, kapan tepatnya Lebaran 2026 menurut pemerintah dan organisasi Islam? Berapa hari lagi jika dihitung mundur dari sekarang? Berikut penjelasan selengkapnya.

Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Pemerintah akan menetapkan 1 Syawal 1447 H melalui sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026. Penentuan secara resmi ini akan menggabungkan dua metode, yakni perhitungan hisab dan pemantauan hilal secara langsung (rukyatul hilal).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah juga menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan hilal bisa dirukyat apabila ketinggiannya minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Menurut prediksi peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, hilal belum terlihat pada hari pemantauan dilakukan, sehingga Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Prediksi tersebut senada dengan data prakiraan hilal penentu 1 Syawal 1447 H yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 berkisar antara 0,91 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 3,13 derajat di Sabang, Aceh. Adapun elongasi berkisar antara 4,54 derajat di Waris, Papua sampai dengan 6,1 derajat di Banda Aceh, Aceh.

Berbeda dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode hisab hakiki berdasarkan prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), akan menetapkan 1 Syawal 1447 H pada akhir Ramadan nanti. NU menggunakan metode Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) untuk menetapkan awal Lebaran.

7-8 Hari Lagi Menuju Lebaran 2026

Jika dihitung mundur dari hari ini, Jumat, 13 Maret 2026, Lebaran menurut prediksi pemerintah akan tiba 9 hari lagi. Sementara itu, Lebaran 2026 Muhammadiyah akan tiba 8 hari lagi.

Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2026

Merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025 tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2026, akan ada lima hari libur dan cuti bersama selama Lebaran 2026.

Mengacu pada ketentuan tersebut, hari libur Lebaran 2026 ditetapkan pada tanggal 21 dan 22 Maret 2026. Sementara itu, cuti bersama Lebaran 2026 akan jatuh pada 20, 23, dan 24 Maret 2026.

Berikut jadwal libur dan cuti bersama Lebaran 2026 selengkapnya:

  1. Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran 2026
  2. Sabtu, 21 Maret 2026: Libur Lebaran 2026
  3. Minggu, 22 Maret 2026: Libur Lebaran 2026
  4. Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran 2026
  5. Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran 2026



(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads