Bacaan Niat Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar dan Tata Cara Lengkap

Langkah Emas Raih Kemenangan

Bacaan Niat Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar dan Tata Cara Lengkap

Tia Kamilla - detikHikmah
Selasa, 10 Mar 2026 16:15 WIB
A realistic Arabian interior miniature with window and columns. Silhouette of muslim praying on carpet near window. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem. Selective focus
Ilustrasi sholat malam Lailatul Qadar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Zeferli
Jakarta -

Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah. Hal ini karena pada rentang waktu tersebut terdapat malam Lailatul Qadar yang memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan.

Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah salat sunnah malam Lailatul Qadar. Bagi umat Islam yang ingin mengerjakan amalan tersebut, berikut bacaan niat sholat sunnah malam Lailatul Qadar dan tata cara melaksanakannya.

Pengertian Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar

Sholat Lailatul Qadar adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada bulan Ramadan, terutama saat datangnya malam Lailatul Qadar. Hal ini dikutip dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet tulisan Puspa Swara, Ibnu Watiniyah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini menjadi salah satu anjuran Rasulullah SAW yang bisa dikerjakan umat Islam, sebagaimana sabda beliau,

"Barang siapa mengerjakan sholat malam pada saat Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni disa-dosanya yang telah lalu." (HR Muttafaq'alaih)

ADVERTISEMENT

Pada malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan berbagai amalan ibadah, termasuk melaksanakan salat sunnah di malam tersebut.

Anjuran ini didasarkan pada keistimewaan Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan, sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur'an surah Al-Qadr ayat 1-5,

Ayat 1

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr(i).
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatulqadar."

Ayat 2

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).
Artinya: "Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?"

Ayat 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

Lailatul-qadri khairum min alfi syahr(in).
Artinya: "Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan."

Ayat 4

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Tanazzalul-malā'ikatu war rūḥu fīhā bi'iżni rabbihim min kulli amr(in).
Artinya: "Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan."

Ayat 5

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr(i).
Artinya: "Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar."

Sementara itu, mengenai waktu terjadinya malam Lailatul Qadar, disebutkan bahwa malam tersebut hadir pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Rasulullah SAW pun senantiasa menghidupkan sepuluh malam terakhir dengan beritikaf guna meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut ini,

"Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Al-Bukhari, Muslim)

Jumlah Rakaat dan Waktu Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar

Mengutip sumber sebelumnya, jumlah rakaat sholat malam Lailatul Qadar minimal dua rakaat dan tidak ada batasan maksimalnya sesuai kemampuan masing-masing.

Adapun waktu pelaksanaannya dilakukan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya di malam-malam ganjil yang diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar.

Sejumlah ulama juga berpendapat demikian, termasuk Hujjatul Islam Imam Ghazali. Beliau menyebutkan bahwa Lailatul Qadar umumnya terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

Beberapa ciri yang kerap disebut sebagai tanda datangnya malam Lailatul Qadar antara lain sebagai berikut:

1.Matahari terbit keesokan harinya tanpa sinar yang menyengat, dan udara terasa sejuk.

2. Angin bertiup lembut serta menghadirkan kesejukan bagi manusia.

3. Pada malam tersebut tidak turun hujan.

4. Suasana malam terasa sangat tenang, bahkan hampir tidak terdengar suara anjing menggonggong atau bunyi hewan lainnya.

5. Udara di malam hari terasa nyaman, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.

Bacaan Niat Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar

Berikut lafal niat sholat malam Lailatul Qadar yang bisa dibaca,

اُصَلِّي سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab latin: Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini lillaahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar

Sholat malam Lailatul Qadar dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini:

1.Membaca niat.

2. Pada rakaat pertama, membaca surah Al-Fatihah.

3. Setelah itu, membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali.

4. Pada rakaat kedua, membaca surah Al-Fatihah.

5. Dilanjutkan dengan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali.

6. Mengakhiri sholat dengan salam.

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Sunnah Malam Lailatul Qadar

Doa setelah sholat sunnah malam Lailatul Qadar dapat merujuk pada hadis yang diriwayatkan dari Aisyah RA. Ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW:

"Ya Rasulullah, jika aku mendapati malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?"

Beliau menjawab,

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi)

Selain membaca doa tersebut, setelah menunaikan sholat sunnah dianjurkan pula untuk memperbanyak istighfar dengan mengucapkan:

اَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Arab latin: Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi

Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."

Dengan melaksanakan sholat malam Lailatul Qadar secara khusyuk dan penuh keimanan, semoga kita memperoleh ampunan serta limpahan keberkahan dari Allah SWT.




(lus/lus)
Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

108 konten
Keistimewaan Ramadan juga terletak pada malam yang lebih baik dari 1.000 bulan. Itulah malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads