- Pengertian Nuzulul Quran
- Apakah Hari Ini Malam Nuzulul Quran?
- Keutamaan Malam Nuzulul Quran 1. Pahala Kebaikan yang Dilipatgandakan 2. Menghapus Dosa bagi yang Menghidupkan Malam Nuzulul Quran 3. Menjadi Waktu Turunnya Malaikat ke Bumi 4. Malam Keselamatan dan Kesejahteraan 5. Malam yang Memiliki Kemuliaan
- Amalan Malam Nuzulul Quran 1. Membaca Al-Qur'an 2. Berdzikir kepada Allah SWT 3. Melakukan Salat Malam 4. Melakukan I'tikaf di Masjid
Malam Nuzulul Quran menjadi salah satu peristiwa agung yang terjadi di bulan Ramadan. Pada malam tersebut, wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.
Lantas, kapan peristiwa tersebut terjadi? Apakah hari ini malam Nuzulul Quran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut ulasan lengkap mengenai pengertian, waktu, keutamaan, serta amalan malam Nuzulul Quran yang perlu umat Islam ketahui.
Pengertian Nuzulul Quran
Dijelaskan dalam Buku Ajar Ulumul Qur'an oleh Ali Mubin, Nuzulul Quran terdiri dari kata 'nuzul' dan 'Al-Qur'an' yang berbentuk idhofah. Kata nuzul dalam istilah Nuzulul Quran tidak dapat dipahami maknanya secara harfiah, yaitu menurunkan sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat rendah, sebab -Al-Qur'an tidak bersifat fisik atau materi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengertian Nuzulul Quran yang dimaksud adalah pengertian majazi, yaitu penyampaian informasi (wahyu) kepada Nabi Muhammad SAW dari alam gaib ke alam dunia melalui perantara malaikat Jibril.
Lebih lanjut, Abdul Rasyid Idris dalam buku Dari Langit dan Bumi mengatakan, bahwa Nuzulul Quran secara harfiah berarti turunnya Al-Qur'an. Istilah yang merujuk pada peristiwa penting penurunan Al-Qur'an secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.
Apakah Hari Ini Malam Nuzulul Quran?
Masih merujuk dari buku sebelumnya, peristiwa Nuzulul Quran terjadi pada malam Jum'at, 17 Ramadan, di Gua Hira pada tahun ke-41 dari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan hasil sidang isbat pada akhir bulan Syaban lalu, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika merujuk pada tanggal tersebut, maka 17 Ramadan bertepatan dengan Sabtu, 7 Maret 2026.
Dikarenakan pergantian hari pada kalender Hijriah terjadi saat matahari terbenam, maka malam Nuzulul Quran sudah dimulai pada hari ini, Jumat, 6 Maret 2026 malam.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran memiliki berbagai keutamaan. Sebagian ulama juga mengaitkan peristiwa ini dengan malam Lailatul Qadar yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai malam penuh kemuliaan. Karena itu, malam ini menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah.
Berikut beberapa keutamaan yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis.
1. Pahala Kebaikan yang Dilipatgandakan
Salah satu bentuk keutamaan malam Nuzulul Quran adalah pahala kebaikan yang dilipatgandakan. Rasulullah SAW mengatakan bahwa setiap huruf yang dibaca saat membaca Al-Qur'an akan mendatangkan satu kebaikan, dan setiap kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh.
Hal ini bersandar pada sebuah hadits riwayat Imam At-Tirmidzi:
"Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Dan setiap kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf." (HR At-Tirmidzi)
2. Menghapus Dosa bagi yang Menghidupkan Malam Nuzulul Quran
Selain pahala yang akan dilipatgandakan, dosa umat Islam akan dihapus bagi siapa saja yang menghidupkan malam Nuzulul Quran dengan berbagai macam ibadah. Sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Al-Bukhari:
"Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari)
3. Menjadi Waktu Turunnya Malaikat ke Bumi
Pada malam Nuzulul Quran malaikat akan turun ke bumi untuk mendoakan orang-orang yang sedang melakukan ibadah. Maka, sungguh merugi bagi siapa saja yang meninggalkan malam tersebut.
Dengan begitu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan melakukan i'tikaf di masjid.
Turunnya malaikat ke bumi saat malam Nuzulul Quran telah Allah SWT jelaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Qadr ayat 4-5:
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ 4 سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ 5
Tanazzalul-malā'ikatu war rūḥu fīhā bi'iżni rabbihim min kulli amr(in). Salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr(i).
Artinya: "Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar."
4. Malam Keselamatan dan Kesejahteraan
Selain menjadi waktu turunnya malaikat ke bumi, malam Nuzulul Quran juga menjadi malam keselamatan. Allah SWT mempermudah urusan hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an surah Ad-Dukhan ayat 4:
فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٌ
Fiha yufraqu kullu amrin hakim(in).
Artinya: Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.
5. Malam yang Memiliki Kemuliaan
Nuzulul Quran menjadi malam yang memiliki kemuliaan. Pada malam tersebut wahyu pertama turun ke bumi sebagai pedoman kehidupan umat manusia. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al-Qadr ayat 1:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr(i).
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar)."
Amalan Malam Nuzulul Quran
Nuzulul Quran merupakan malam yang penuh dengan keberkahan. Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah. Berikut empat amalan saat malam Nuzulul Quran:
1. Membaca Al-Qur'an
Dalam kitab al-Adzkar, Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa pada malam Nuzulul Quran, malaikat Jibril memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk membaca Al-Qur'an:
وقد جاء عن بعض أصحابنا أنه ليلة نزول القرآن، وقد نزل على النبي صلى الله عليه وسلم فيها جبريل عليه السلام، وأمره بقراءة القرآن بمختلف الأقراء، وأخبره بتفسير الشريعة الإسلامية
Artinya: "Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Quran turunlah Jibril as ke hadapan Nabi SAW dan beliau memerintahkan beliau membaca Alquran dengan berbagai macam bacaannya dan menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam."
2. Berdzikir kepada Allah SWT
Berdzikir merupakan salah satu amal ibadah untuk mengingat Allah SWT. Memperbanyak dzikir pada malam Nuzulul Quran merupakan hal yang sangat mulia. Allah SWT telah menyatakan keutamaan dzikir dalam Al-Qur'an surah Al-Ankabut ayat 45:
اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Artinya: "Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
3. Melakukan Salat Malam
Kedudukan salat malam sangat mulia di mata Allah SWT setelah salat fardhu. Salat malam menjadi tanda kemuliaan bagi orang beriman yang melaksanakannya. Hal ini bersandar pada hadits Ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Awsath:
جَاءَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ إِلَى النَّبِيِّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَأَحْبِبْ مَنْ أَحْبَبْتَ فَإِنَّكَ مَفَارِقُهُ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ، ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ وَعِزُّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ
Artinya, "Jibril as datang menemui Nabi saw. Lalu berkata (kepada beliau): "Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau cintai (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya benar-benar engkau akan menerima balasan dari apa yang engkau perbuat", Lalu dia berkata lagi: "Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam. Kehormatannya terletak pada tidak butuhnya ia kepada manusia." (HR Ath-Thabrani)
4. Melakukan I'tikaf di Masjid
Untuk mendapatkan kemuliaan Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan untuk melakukan i'tikaf di masjid dengan melakukan beberapa amalan yang telah disebutkan di atas.

Komentar Terbanyak
Ramai Keluhan soal Tahlilan, Begini Penjelasan soal Jamuan di Rumah Duka
Bukan Muslim, 5 Karakter Cristiano Ronaldo Ini Justru Sesuai Syariat Islam
Menbud Tetapkan Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME, MUI Pertanyakan Urgensinya