Dzikir Malam Nuzulul Quran, Dapat Umat Islam Amalkan Kapan?

Langkah Emas Raih Kemenangan

Dzikir Malam Nuzulul Quran, Dapat Umat Islam Amalkan Kapan?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 06 Mar 2026 10:30 WIB
Ilustrasi dzikir dan mengaji.
Ilustrasi dzikir dan mengaji. Foto: Freepik
Jakarta -

Terdapat peristiwa agung yang terjadi saat bulan Ramadan, yaitu malam Nuzulul Quran. Pada malam tersebut, Allah SWT menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman bagi kehidupan manusia.

Hal ini tertera dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 185, Allah SWT berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syahru ramaḍānal-lażī unzila fīhil-qur'ānu hudal lin-nāsi wa bayyinātim minal-hudā wal-furqān(i), faman syahida minkumusy-syahra falyaṣumh(u) wa man kāna marīḍan au 'alā safarin fa 'iddatum min ayyāmin ukhar(a), yurīdullāhu bikumul-yusra wa lā yurīdu bikumul-'usr(a), wa litukmilul-'iddata wa litukabbirullāha 'alā mā hadākum wa la'allakum tasykurūn(a).

Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang haq dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."

ADVERTISEMENT

Selain itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan pada malam Nuzulul Quran, salah satunya dengan membaca dzikir. Lantas, kapan malam Nuzulul Quran akan berlangsung? Seperti apa dzikir yang dapat umat Islam amalkan?

Pengertian Malam Nuzulul Quran

Dijelaskan dalam buku Dari Langit dan Bumi oleh Abdul Rasyid Idris, Nuzulul Quran secara harfiah berarti turunnya Al-Quran, istilah yang merujuk pada peristiwa penurunan Al-Quran secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah SAW sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.

Kapan Malam Nuzulul Quran?

Dinukil dari buku Hidup Bersama Al-Quran oleh M. Quraish Shihab dan Najelaa Shihab, Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Hal ini bertepatan dengan peristiwa penurunan wahyu Allah pertama berupa Al-Quran surah Al-Alaq oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW di Gua Hira.

Berdasarkan hasil sidang isbat yang dilakukan pada akhir bulan Syaban lalu, pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Jika merujuk pada tanggal tersebut, maka 17 Ramadan bertepatan dengan Sabtu, 7 Maret 2026. Karena pergantian hari pada kalender Hijriah terjadi saat matahari terbenam, maka peringatan Nuzulul Quran sudah dimulai pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

Bacaan Dzikir dan Doa Malam Nuzulul Quran

Ketika malam Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan membaca dzikir. Mengutip dari laman Kanwil Kepri Kementerian Agama (Kemenag), berikut bacaan dzikir malam Nuzulul Quran:

اللهم نور قلوبنا بتلاوة القرآن وزين أخلاقنا بجاه القرآن وحسن أعمالنا بذكر القرآن ونجنا من النار بكرامة القرآن وأدخلنا الجنة بشفاعة القرآن

Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur'an, wa zayyin akhlaaqanaa bijaahil qur'an, wa hassin a'maalanaa bi dzikril qur'an, wa najjinaa minan naari bi karaamatil qur'an, wa adkhilnal jannata bi syafaa'atil qur'an.

Artinya: "Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Qur'an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur'an, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur'an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur'an, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa'at Al-Qur'an."

Amalan Malam Nuzulul Quran

Selain membaca dzikir, terdapat amalan lain yang dapat umat Islam lakukan ketika malam Nuzulul Quran. Merujuk pada laman MUI, berikut amalan malam Nuzulul Quran selengkapnya:

1. Memperbanyak Membaca Al-Quran

Dikarenakan Nuzulul Quran adalah malam turunnya Al-Quran, maka umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Quran. Selain itu, amalan ini juga sangat dianjurkan untuk dilakukan selama bulan Ramadan.

Dalam kitab Al-Adzkar, Imam an-Nawawi mengatakan, bahwa pada malam Nuzulul Quran, malaikat Jibril memerintahkan Rasulullah SAW untuk membaca Al-Quran:

وقد جاء عن بعض أصحابنا أنه ليلة نزول القرآن. وقد نزل على النبي صلى الله عليه وسلم فيها جبريل عليه السلام، وأمره بقراءة القرآن بمختلف الأقراء، وأخبره بتفسير الشريعة الإسلامية

Artinya: "Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Quran turunlah Jibril AS ke hadapan Nabi SAW dan beliau memerintahkan beliau membaca Al-Quran dengan berbagai macam bacaannya dan menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam."

2. Melakukan Salat Malam

Salat malam menjadi salat yang paling mulia setelah salat fardhu. Orang yang melakukan salat malam disebutkan sebagai tanda kemuliaan bagi orang yang beriman. Hal ini bersandar pada hadits Ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Awsath:

جَاءَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ إِلَى النَّبِيِّ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَ : يَا مُحَمَّدُ ، عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتُ، وَأَحْبِبْ مَنْ أَحْبَبْتَ فَإِنَّكَ مَفَارِقُهُ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ . ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ وَعِزَّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ

Artinya: "Jibril AS datang menemui Nabi SAW, lalu berkata kepada beliau, 'Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau cintai (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya benar-benar engkau akan menerima balasan dari apa yang engkau perbuat'. Lalu dia berkata lagi, 'Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malam. Kehormatannya terletak pada tidak butuhnya ia kepada manusia'." (HR Ath-Thabrani)

3. Melakukan I'tikaf

Untuk mendapatkan kemuliaan pada malam Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan untuk melakukan i'tikaf di masjid. Pada saat melakukan i'tikaf, umat Islam dapat melakukan beberapa amalan yang sebelumnya telah disebutkan di atas.



(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads