Allah SWT telah menegaskan dalam surah Ali Imran ayat 185, bahwa tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Ketika ada saudara semuslim yang berpulang ke Rahmatullah, hendaklah umat Islam di sekitarnya untuk segera mengurusnya.
Sudah menjadi kewajiban umat Islam yang masih hidup untuk mengurus jenazah dengan sebaik-baiknya, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga mengantarnya ke tempat peristirahatan dan menguburkannya.
Bacaan Niat Sholat untuk Jenazah Wanita
Sholat jenazah memiliki hukum fardhu kifayah, artinya adalah kewajiban ini untuk masyarakat muslim yang berada di lingkungan tempat tinggal jenazah. Jika sudah ada yang mengerjakan, gugurlah dosa bagi yang lain belum mengerjakan. Perlu diperhatikan, bila tidak ada seorang pun yang mengerjakan, maka seluruh muslim di wilayah tersebut berdosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip buku Qiraah dan Ibadah dalam Keperawatan karya Ita Yuanita, bacaan niat sholat untuk jenazah wanita adalah:
أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ (اِمَامًا / مَأْمُوْمًا) فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli 'ala hadzihil-mayyitati arba'a takbiratin (imaman/ma'muman) fardha kifayatin lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat sholat atas jenazah (perempuan) ini empat kali takbir (menjadi imam/makmum) fardhu kifayah karena Allah Ta'ala."
Tata Cara dan Bacaan Sholat untuk Jenazah Wanita
Adapun tata caranya merujuk buku Yasin dan Tahlil karya Ahmad Musthofa, antara lain:
1. Takbir Pertama
Setelah niat dan melakukan takbiratul ihram, membaca surah Al-Fatihah dengan suara yang lirih. Disunnahkan membaca ta'awudz dan tidak perlu diawali dengan bacaan doa iftitah.
2. Takbir Kedua
Pada takbir kedua ini dilanjutkan dengan membaca sholawat. Adapun bacaan sholawat singkat yang dibaca:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad."
Akan lebih baik jika membaca sholawat ibrahimiyah secara lengkap pada takbir kedua ini.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allaahumma shalli 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa shallaita 'alaa ibraahiima wa aali ibrahiim, wa baarik 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarakta 'alaa ibraahiima wa aali ibraahiim, fīl 'aalamiina innaka hamiidum majiid
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah Rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan Rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."
3. Takbir Ketiga
Setelah takbir ketiga, dilanjutkan membaca doa untuk jenazah. Adapun bacaan doa singkatnya:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Allahummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fu anha
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia"
Lebih baik untuk menyempurnakan doa untuk jenazah pada takbir ketiga ini, dengan bacaan berikut:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِعْ مَدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَيْتَ التَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.
Allahummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fu anha, wa akrim nuzulaha, wa wassi' madkhalaha, waghsilha bilma'I watstsalji wal baradi, wa naqqiha minal khathaya kama naqaitats tsaubal abyadha minaddanasi, wa abdilha daran khairan min dariha, wa ahlan khairan min ahliha, wa zaujan khairan min zaujiha wa adkhilhal jannata wa a'idzha min 'adzabil qabri wa min 'adzabinnar
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka."
4. Takbir Keempat
Pada takbir keempat, membaca doa untuk jenazah.
اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلَا تَفْتِنَا بَعْدَهَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهَا
Allahumma la tahrimna ajraha wa la taftinna ba'daha waghfirlana walaha
Artinya: "Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepe-ninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.
Dalam buku Panduan Fardu Kifayah beserta Doa karya Sopian Riduan, dijelaskan doa pada takbir keempat versi lengkapnya:
الَّلهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجَرَهُ وَلَا تَفْتِنَا بَعْدَهُ وَغْفِرًا لَنَا وَلَهُ وَلَإِخْوَانِنَا الَّذِينَ تَجْعَلُ في قُلُوْبِنَا غِلَّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ سَبَقَوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا رَءُوْفَ حِيمٌ
Allahumma la tahrimna ajraha wa la taftinna ba'daha waghfirlana walaha. Wa li'ikhwaninalladzina taj'alu fi qulubina ghillallilladzina amanu rabbana innaka sabaquna bil imani wa la ra'ufurrahim
Artinya: "Ya Allah, ampunilah orang-orang yang hidup diantara kami, dan yang telah mati diantara kami, yang kecil dan yang besar, yang laki-laki maupun yang perempuan, yang hadir dan yang tidak hadir. Ya Allah, siapa yang Engkau hidupkan diantara kami maka hidupkanlah dia dalam iman dan siapa yang Engkau matikan diantara kami, maka matikanlah dia dalam Islam. Ya Allah, janganlah Engkau luputkan kami dari pahalanya dan janganlah Engkau sesatkan kami sesudahnya. (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah).
5. Salam
Mengucap salam dengan sempurna ke kanan lalu ke kiri dengan membaca,
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Artinya: "Semoga Allah melimpahkan keselamatan, rahmat, dan keberkahan untukmu."
Doa yang Dibaca setelah Sholat Jenazah
Masih dalam sumber yang sama, setelah sholat, bisa dilanjutkan dengan membaca doa sebagai berikut:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّى عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ. اَللّٰهُمَّ بِحَقِّ الْفَتِحَةِ.اِعْتِقْ رِقَابَنَاوَرِقَابَ هٰذَاالْمَيِّتِ (هٰذِهِ الْمَيِّتَتِ) مِنَ النَّارِ٣× اَللّٰهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَعَلٰى هٰذَالْمَيِّتِ (هٰذِهِ الْمَيِّتَتِ) وَاجْعَلْ قَبْرَهٗ(هَا)رَوْضَةًمِنَ الْجَنَّةِ.وَلاَتَجْعَلْهُ لَهٗ (لَهَا) حُفْرَةًمِنَ النِّيْرَانِ.وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى خَيْرِخَلْقِهٖ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَاٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ اَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Latin: Bismillaahirrahmaanirrahiim, Allaahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa Muhammadin
Allaahumma bihaqqil fatihati i'tiq riqaa banaa wariqaaba haadzal mayyiti (haadzihil mayyitati) waj'al qabrahuu (haa) roudhotan minal jannati. Walaa taj'alhu lahuu (lahaa) hufratan minanniiraani. Washollallaahu 'alaa khoiri kholqihi sayyidinaa Muhammadin wa aalihii washohbihii ajma'iina walhamdulillaahi rabbil 'aalamiina
Artinya: Ya Allah, curahkanlah rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat Al Fatihah, bebaskanlah dosa kami dan dosa mayat ini dari siksaan api neraka (3 x)
Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampunan kepada mayat ini. Dan jadikan lah tempat kuburnya taman nyaman dari surga dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka. Semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulia makhluk-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya sekalian. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
Dalam buku Kumpulan Doa, Dzikir, dan Sholawat oleh Fatih Syuhud menjelaskan versi lain doa setelah sholat jenazah adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا ومَيْتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَابِبِنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا وَذَكَرِنَا وَأَنْثَانَا اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الإِسْلَامِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِيْمَانِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ اللَّهُمَّ هَذَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ خَرَجَ مِنْ رُوْحِ الدُّنْيَا وَسَعَتِهَا ومَحْبُوبِهَا وأَحِبَّابِهَا فِيهَا إلى ظُلْمَةِ القَبْرِ وَمَا هُوَ لَا قِيْهِ كَانَ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ وَأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ اللَّهُمَ نَزَّلَ بِكَ وَأَنْتَ خَيْرُ مَنْزُولٍ بِهِ وَأَصْبَحَ فَقِيرًا إِلَى رَحْمَتِكَ وَأَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهِ . وَقَدْ جِئْنَاكَ رَاغِبِينَ إِلَيْكَ شُفَعَاءَ لَهُ اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ مُحْسِنًا فَزِدْهُ فِي إِحْسَانِهِ وَإِنْ كَانَ مُسِيئًا فَتَجَاوَزْ عَنْهُ وَلَقِهِ بِرَحْمَتِكَ الْأَمْنَ مِنْ عَذَابِكَ تَبْعَثُهُ إِلَى جَنَّتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ .
Allahummaghfir lihayyina wa mayyitina wa syahidina wa ghaibina wa dzakarina wa untsana wa shaghirina wa kabirina. Allahumma, man ahyaitahu minna fa ahyihi 'alal islami wa man tawaffaitahu minna fa tawaffahu 'alal iman wa khushsha hadzhal mayyita birrauhi war rahati wal maghfirati war ridhwan. Allahumma in kana muhsinan fazid fi ihsanihi wa in kana musi'an fatajawaz 'anhu wa laqqihil amna wal bushra wal karamata waz zulfa birahmatika ya arhamar rahimîn.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah orang yang hidup di antara kami dan yang mati, orang yang hadir di antara kami dan yang tidak hadir, laki-laki maupun perempuan. Ya Allah, orang yang Engkau hidupkan di antara kami, hidupkan dengan memegang ajaran Islam, dan yang Engkau matikan di antara kami maka matikan dengan memegang keimanan, khususnya pada mayit ini dengan mendapatkan kesenangan, kenyamanan, pengampunan, dan kelembutan. Ya Allah, jika ia berbuat baik, tambahilah ia dalam kebaikannya, dan jika ia telah berbuat buruk, hapuskanlah/maafkanlah kesalahan-kesalahannya, limpahkanlah ia akan keamanan, kabar gembira, kemuliaan, dan kedekatan dengan kasih sayang-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang."
(inf/inf)
