Jutaan Paket Buka Puasa Gratis di Masjid Nabawi

Ramadan di Negeri Rantau

Jutaan Paket Buka Puasa Gratis di Masjid Nabawi

Ikhsandry Yusuf - detikHikmah
Jumat, 27 Feb 2026 17:00 WIB
Pembagian paket buka puasa Ramadan di Masjid Nabawi, Madinah, Februari 2026.
Pembagian paket buka puasa Ramadan di Masjid Nabawi, Madinah, Februari 2026. Foto: Dok Ikhsandry Yusuf
Madinah -

Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang telah Allah pilih di antara sebelas bulan lainnya sebagai bulan yang diwajibkannya di dalamnya rukun Islam keempat, yakni puasa wajib Ramadan. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesempatan menunaikan ibadah puasa wajib Ramadan di Kota Nabi merupakan sebuah kenikmatan yang patut disyukuri. Ada berjuta muslim dari berbagai belahan dunia rela mengorbankan waktu dan hartanya demi mengunjungi Kota Nabi ini setelah mereka menunaikan ibadah umrah. Berikut beberapa faktor yang membuat nuansa Ramadan di Kota Nabi ini cukup berkesan.

ADVERTISEMENT

1. Indahnya Berbagi Jamuan Buka Puasa di Masjid Nabi

Berbuka puasa merupakan momentum kebahagiaan yang senantiasa dirasakan oleh setiap muslim yang berpuasa. Kebahagiaan tersebut sejatinya telah Nabi kabarkan dalam sabdanya: "Bagi orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya." (Muttafaq 'alaihi)

Selain itu, Nabi juga memotivasi umatnya agar gemar berbagi di bulan Ramadan, sebagaimana sabda beliau: "Barang siapa yang memberi buka orang puasa, maka baginya pahala semisalnya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun." (HR Tirmizi dan Ibnu Majah)

Oleh karena itu, tidak heran bahwa kegiatan berbagi buka puasa di Masjid Nabawi ini sangat marak meriah. Dalam situs resmi platform nasional Arab Saudi yang didedikasikan untuk kegiatan amal dan donasi digital ehsan.sa menyatakan bahwa paket buka puasa gratis hingga saat ini telah mencapai 1,1 juta paket. Subhanallah, betapa indahnya kedermawanan di bulan Ramadan ini.

Isi paket buka puasa Ramadan 2026 di Masjid Nabawi, Madinah.Isi paket buka puasa Ramadan 2026 di Masjid Nabawi, Madinah. Foto: Dok Ikhsandry Yusuf

Perlu diperhatikan, tidak semua jenis makanan bisa dibagikan secara bebas di dalam area Masjid Nabawi. Hanya kurma, roti, teh, kopi arab, dan beberapa makanan ringan saja yang dapat dibagikan. Terlebih jika ingin berbagi makanan di dalam Masjid Nabawi, maka akan ada pemeriksaan apakah yang bersangkutan telah mendapatkan izin dari pihak yang berwenang atau belum.

Oleh karena itu, pihak Masjid Nabawi mengimbau bagi siapa saja yang ingin berdonasi buka puasa agar dapat menyalurkan dana melalui situs resmi, seperti ehsan.sa demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

2. Keamanan dan Kenyamanan Ibadah di Masjid Nabawi

Masjid Nabawi merupakan masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah. Rupanya Masjid dengan luas yang mencapai 400.000 m² ini dapat menampung hingga 1 juta jemaah.

Pelaksanaan salat Tarawih Ramadan 2026 di Masjid NabawiPelaksanaan salat Tarawih Ramadan 2026 di Masjid Nabawi Foto: Dok Ikhsandry Yusuf

Mengapa Masjid ini sangat ramai, terutama di bulan Ramadan? Mungkin karena jemaah umrah yang datang ke Madinah tidak ingin terlewtkan pahala 1.000 kali lipat salat. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Sekali salat di masjidku ini lebih utama daripada 1000 kali salat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram dan sekali salat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100 kali salat di masjidku ini." (HR Imam Ahmad, dengan sanad sahih)

Berbagai faktor pendukung kenyamanan juga disiapkan oleh Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, seperti pengelolaan aset dan fasilitas, efisiensi operasional dan pemeliharaan, bahkan pengaktifan peta 3D interaktif di Dua Masjid Suci.

Kerja sama antar pihak berwenang juga akan diberlakukan demi menunjang keamanan dan kenyamanan pengunjung, terlebih di wakt-waktu puncak keramaian. Selain itu, khusus di bulan Ramadan ini waktu dikumandangkannya azan Isya di Arab Saudi secara umum dimundurkan 30 menit lebih lama dibandingkan waktu normal salat Isya sebelum bulan Ramadan.

--

Ikhsandry Yusuf, B.A

Islamic Creed and Dawah (Bachelor's), Islamic University of Madinah

Artikel ini merupakan kolaborasi detikHikmah dengan PPI Dunia. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terima kasih - Redaksi)




(kri/kri)
Puasa di Tanah Rantau

Puasa di Tanah Rantau

30 konten
Nuansa Ramadan di negeri orang tentunya berbeda dengan suasana Ramadan di tanah air. Hal itu dilatarbelakangi banyak faktor terutama budaya lokal setempat.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads