Bolehkah Sholat Tahajud Setelah Tarawih?

Langkah Emas Raih Kemenangan

Bolehkah Sholat Tahajud Setelah Tarawih?

Tia Kamilla - detikHikmah
Rabu, 25 Feb 2026 20:45 WIB
sholat tahajud
Foto: istock
Jakarta -

Sholat tahajud termasuk ibadah sunnah yang dianjurkan pada malam hari. Banyak orang bertanya apakah tahajud boleh dikerjakan setelah menunaikan sholat tarawih, terutama saat bulan Ramadan.

Lalu, bagaimana hukum sholat Tahajud jika dikerjakan setelah tarawih? Apakah tetap diperbolehkan dan sah menurut ajaran Islam? Ini dia penjelasannya.

Bolehkah Sholat Tahajud Setelah Tarawih?

Sholat Tahajud, atau sholat malam (qiyamul lail), adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadan. Sholat ini paling baik dilakukan setelah tidur sebentar di malam hari. Hal ini dijelaskan dalam buku Fikih 4 tulisan Siti Khomisil Fatatil Aqillah, dkk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalil tentang sholat tahajud ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 79,

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Wa minal-laili fa tahajjad bihī nāfilatal lak(a), 'asā ay yab'aṡaka rabbuka maqāmam maḥmūdā(n).

Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

Mengutip buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap Menyambut Bulan Ramadhan dari Sebelum Ramadhan Sampai Setelahnya karya Abu Maryam Kautsar Amru, dijelaskan bahwa boleh melaksanakan sholat Tahajud setelah Tarawih, asalkan tidak mengulang sholat Witir.

Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW,"Tidak boleh melakukan dua kali witir dalam satu malam." (HR Ahmad, Nasai, Abu Daud)

Dengan demikian, sholat tahajud tetap sah jika dikerjakan setelah tarawih, selama tidak menambah witir lagi sebagai penutup sholat malam.

Melaksanakan tahajud setelah Tarawih di bulan Ramadan juga menjadi kesempatan untuk menambah pahala dan memperbanyak ibadah malam.

Hukum Sholat Tahajud Setelah Witir

Mengutip buku Umat Bertanya Ustadz Adi Hidayat Menjawab karya Ust. Adi Hidayat, suatu ketika Nabi SAW menutup sholat malam dengan Witir. Beliau menduga fajar sudah muncul, ternyata belum. Lalu, Nabi SAW menunaikan sholat dua rakaat lagi sebelum Subuh, tanpa menambah Witir.

Dari peristiwa ini, Imam Ahmad bin Hanbal menyimpulkan bahwa boleh melaksanakan Tahajud atau sholat sunnah lain setelah Witir, tapi Witir tidak boleh diulang.

"Tidak ada dua witir dalam satu malam." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i)

Artinya, meski sudah menutup sholat malam dengan Witir, tetap diperbolehkan menambah sholat Tahajud, terutama di bulan Ramadan yang memiliki pahala lebih besar.

Dalam hadits lain disebutkan juga bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa khawatir tidak bangun di akhir malam, maka hendaklah ia witir di awal malam. Dan barang siapa yakin bisa bangun di akhir malam, maka hendaklah ia witir di akhir malam. Karena sholat di akhir malam itu disaksikan (oleh malaikat) dan itu lebih utama." (HR Muslim)

Tata Cara Mengerjakan Sholat Tahajud

Berdasarkan buku 10 Kesaksian Pengamal Tahajud karya Hendri Kusuma Wahyudi, Lc, berikut urutan sholat Tahajud yang bisa diikuti:

1. Niat di dalam hati. Jika ingin dilafalkan:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushallî sunnatat tahajjudi rak'ataini lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Takbiratul ihram.

3. Membaca doa iftitah.

4. Membaca surah Al-Fatihah.

5. Membaca surah lain dari Al-Qur'an.

6. Rukuk.

7. I'tidal (berdiri setelah rukuk).

8. Sujud pertama.

9. Duduk di antara dua sujud.

10. Sujud kedua.

11. Melanjutkan rakaat kedua dengan urutan yang sama.

12. Menyelesaikan sholat dengan tasyahud akhir setelah sujud kedua.

Jumlah Rakaat Sholat Tahajud

Sholat tahajud tidak dibatasi jumlah rakaatnya, tetapi minimal dua rakaat. Bahkan jika hanya dua rakaat, tetap dianjurkan untuk dikerjakan.

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi SAW biasanya sholat malam 11 hingga 13 rakaat, ditutup dengan Witir.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Sholat tahajud boleh dikerjakan setelah sholat Isya hingga menjelang Subuh. Menurut buku Panduan Sholat Sunnah Rekomendasi Rasulullah karya Zezen Zainal Alim, malam dibagi menjadi tiga bagian:

- Sepertiga malam pertama: pukul 20.30 - 23.00

- Sepertiga malam kedua: pukul 23.00 - 01.30

- Sepertiga malam terakhir: pukul 01.30 - menjelang Subuh

Waktu yang paling dianjurkan untuk sholat Tahajud adalah sepertiga malam terakhir, yaitu sekitar pukul 01.30 hingga menjelang Subuh, karena waktu ini paling utama untuk ibadah malam.




(lus/lus)
ramadan penuh hikmah

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads