Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Tia Kamilla - detikHikmah
Kamis, 19 Feb 2026 20:45 WIB
Silhouette of activities of people at famous landmark muslim man pray in mosque in Malaysia,vector illustration
Ilustrasi membaca doa dan dzikir setelah sholat tahajud. Foto: Getty Images/iStockphoto/Therd oval
Jakarta -

Dzikir dan doa setelah sholat tahajud menjadi amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW. Ibadah yang dilakukan di sepertiga malam ini dikenal sebagai waktu mustajab untuk memanjatkan doa dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Isra ayat 79,

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah sholat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

ADVERTISEMENT

Selain itu, dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,

"Tuhan kami memiliki barakah dan Maha Tinggi turun di setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman: "Siapa yang berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku pasti Aku penuhi dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku pasti Aku ampuni." (HR Bukhari)

Setelah menunaikan sholat tahajud, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa. Rasulullah SAW mencontohkan sejumlah bacaan yang bisa diamalkan agar hati lebih tenang dan permohonan lebih mudah dikabulkan.

Lalu, bagaimana dzikir dan doa setelah sholat tahajud yang dianjurkan Rasulullah SAW? Berikut penjelasannya.

Dzikir Setelah Sholat Tahajud dan Artinya

Untuk menyempurnakan ibadah tahajud, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan membaca dzikir. Dzikir ini menjadi amalan yang dapat menenangkan hati sekaligus menambah keberkahan setelah melaksanakan sholat malam. Berikut beberapa bacaan dzikir setelah sholat tahajud yang bisa diamalkan.

1. Membaca Istighfar 100 Kali (Mohon Ampun kepada Allah)

اسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ وَاتُوبُ اللَّهِ

Arab latin: Astaghfirullahal 'adhiim wa atuubu ilaihi.

Artinya: "Kami memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya."

2. Membaca Sholawat untuk Nabi Muhammad 100 Kali

اللهمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Arab latin: Allahumma shalli 'ala sayyidinaa mu- hammadin wa 'ala aali sayyidina muhammad.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada penghulu kami Muhammad dan keluarganya."

3. Bertawasul

Tawasul dilakukan dengan menyebut Rasulullah SAW, para sahabat dan keluarga beliau, ulama saleh, kedua orang tua, serta kaum muslimin dan muslimat. Amalan ini bertujuan sebagai perantara dalam memohon doa kepada Allah SWT.

4. Membaca Asmaul Husna

يَا لَطِيفُ يَا مُعَةٌ يَا حَميدُ يَا جَلِيلُ

Arab latin: Yaa lathiifu yaa muizzu yaa hamiidu yaa jaliilu.

Artinya: "Wahai Dzat yang memberi kelembutan, wahai Dzat yang memberi kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Terpuji, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran."

5. Memanjatkan Doa Sesuai Keinginan

Setelah berdzikir, dianjurkan memanjatkan doa sesuai kebutuhan dan harapan. Dengan istikamah membaca dzikir setelah tahajud, diharapkan hati menjadi lebih tenang, doa lebih mudah dikabulkan, dan hidup diliputi keberkahan dari Allah SWT.

Doa Setelah Sholat Tahajud dan Artinya

Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar sebagai bentuk memohon ampun kepada Allah SWT. Salah satu bacaan istighfar yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Arab latin: Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqâ'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ'atu haq.

Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a'lantu, wa mâ anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah." (HR Bukhari dan Muslim)

Anjuran Perbanyak Istighfar Setelah Sholat Tahajud

Selesai membaca doa di atas, kemudian perbanyaklah membaca istighfar seperti berikut:

اللهُمَّ أَنتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنتَ

Arab latin: Allaahumma anta rabbi laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa alaa 'ahdika wa wa'dika mas- tatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu-uka bini'matika 'alayya wa abuu-u laka bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah! Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan yang patut disembah melainkan Engkau, Dzat yang menjadikan kami dan kami adalah hamba-Mu, dan kami pun dalam ketentuan-Mu serta janji-Mu semampu apa yang telah kami lakukan, kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa saja yang kami perbuat, kami mengakui kenikmatan yang telah Engkau berikan kepada kami dan kami juga mengakui dosa kami, karena itu berilah ampunan kepada kami, sebab sesungguhnya tidak ada yang bisa memberi ampunan kecuali hanya Engkau."

Dijelaskan dalam buku Sholat Tahajud & Kebahagiaan karya Abd. Muqit, istighfar memiliki makna yang sangat besar dalam kehidupan seorang muslim. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah pasti akan selalu memberikannya jalan keluar dari setiap kesempitan dan kelapangan dari segala kegundahan serta Allah akan memberikan rezeki kepada orang yang beristighfar dari arah yang tidak ia sangka-sangka." (HR Abu Daud)

Oleh sebab itu, waktu sepertiga malam yang sunyi menjadi momen yang sangat tepat untuk memperbanyak istighfar. Dengan sering memohon ampun, seorang hamba diharapkan mendapatkan ridha Allah SWT, diangkat kesulitannya, serta dilapangkan rezekinya sesuai janji-Nya.

Hikmah Sholat Tahajud

Masih dijelaskan dalam buku sebelumnya, Allah SWT sebenarnya memberi kesempatan besar kepada setiap hamba untuk mendekatkan diri melalui sholat tahajud dan bermunajat kepada-Nya. Ibadah di sepertiga malam ini memiliki banyak hikmah yang sangat baik bagi kehidupan, di antaranya:

  1. Orang yang rutin sholat tahajud akan diangkat derajatnya dan dimuliakan oleh Allah SWT.
  2. Doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
  3. Harapan dan keinginan yang baik akan dimudahkan untuk terwujud.
  4. Kesalahan dan dosa diampuni oleh Allah SWT.
  5. Taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan diterima.
  6. Hati menjadi lebih tenang karena merasa dekat dengan Allah.
  7. Urusan hidup di dunia dipermudah.
  8. Rasa gelisah dan kesulitan akan diberi jalan keluar.
  9. Rezeki dilapangkan bagi orang yang rajin tahajud dan beristighfar.

Wallahu a'lam.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads