Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah untuk Perempuan

Langkah Emas Raih Kemenangan

Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah untuk Perempuan

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Jumat, 20 Feb 2026 20:00 WIB
ilustrasi sholat
Ilustrasi Sholat Tarawih Sendiri Foto: Getty Images/iStockphoto/leolintang
Jakarta -

Ramadan telah tiba, bulan penuh berkah yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Di bulan suci ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, termasuk sholat tarawih yang menjadi salah satu ibadah khas Ramadan.

Tata cara sholat tarawih sendiri di rumah untuk perempuan perlu dipahami agar ibadah tetap sah dan sesuai dengan tuntunan Islam. Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan pada malam hari setelah sholat Isya selama bulan Ramadan.

Bagi perempuan, melaksanakan tarawih di rumah diperbolehkan dan tetap mendapatkan keutamaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pelaksanaannya, sholat tarawih dapat dilakukan sendiri tanpa berjamaah. Tata caranya sama seperti sholat sunnah pada umumnya, yakni dikerjakan dua rakaat salam.

Jumlah rakaat yang biasa dilaksanakan adalah delapan hingga dua puluh rakaat, kemudian ditutup dengan sholat witir sebagai penyempurna ibadah malam di bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

Niat Sholat Tarawih Sendiri

أَصَلِّ سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī sunnatat-tarāwīḥi rak'ataini mustaqbilal-qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri

Dikutip dalam buku Dirasah Islamiyah Kelas VII oleh Al Mubdi'u dkk, berikut tata cara sholat tarawih sebagai berikut:

1. Takbiratul Ihram

2. Membaca Doa Iftitah

3. Membaca Surat Al-Fatihah

4. Membaca Surat Al-Qur'an

5. Ruku'

6. I'tidal

7. Sujud

8. Iftirasy (Duduk di Antara Dua Sujud)

9. Sujud Kedua

Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua.

10. Membaca Surat Al-Fatihah

11. Membaca Surat Al-Qur'an

12.Ruku'

13. I'tidal

14. Sujud

15. Iftirasy (Duduk di Antara Dua Sujud)

16. Sujud Kedua

17. Tasyahhud Akhir

18. Salam

19. Diakhiri dengan sholat Witir 3 rakaat

Doa Setelah Sholat Tarawih

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالإِيْمَانِ كَامِلِيْن وَلِلفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنِ وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنِ وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِين ولما عِنْدَكَ طَالِبيْن وَلِعَفُوكَ رَاحِيْنِ وبالهُدَى مُتَمَسِّكِينِ وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْن وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنِ وَفِي الآخِرَةِ رَاغِيين وبالقضاءِ رَاضِينِ وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ وَعَلي البَلاء صابرين وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صلى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ القِيَامَةِ سَائِرِيْنِ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنِ وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنِ وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنِ وَعَلَى سَرِيْرٍ الكَرَامَةِ قَاعِدِيْنِ وَمِنْ حُوْرٍ عِينِ مُتَزَوِّحِينِ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقَ وَدِيْبَاج مُتَلَبِّسِيْنِ وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِنْ لَبَن وَعَسَلٍ مُصَفًّى شاربين بأكواب وَأبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ مَعَ الَّذِي أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّين وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِالله عَلِيمًا اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي لَيْلَةِ هَذَا الشَّهْرِ الشَّرِيفَةِ المُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ المَقْبُولِيْن وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينِ

Latin: Allâhummaj'al bil îmâni kâmilîn wa lilfarâidhi muaddin wa lishshalâti hâfidzîn wa lizzakâti fâ'ilîn wa limâ 'indaka thâlibîn wa li'afwika râjîn wa bil hudâ mutamassikîn wa 'anillaghwi mu'ridhîn wa fid-dunya zâhidîn wa fil akhirati râghibîn wa bil gadha'i râdhîn wa lin-na'mâ'i syâkirîn wa 'alâl bala'i shâbirîn wa tahta liwa'i Muhammadin shallallahu 'alayhi wa sallama yawmal qiyâmati sâirin wa ilâlhawdhi wâridîn wa ilâl-jannati dâkhilîn wa minan-nâri nâjîn wa 'alâ sarîr al-karâmati qâ'idîn wan hûrin în mutazawwijîn wa min sundusin wastabraqin wa dîbâjin mutalab-bisin wa min tha'âmil jannati âkilîn wa min labanin wa 'asalin mushaffan syâribîn bi akwâbin wa abârîqa wa ka'sin min ma'în ma'alladzî an'amta 'alayhim minannabiyyîn wash-shiddîqîn wasy-syuhada' wash-shalihîn wa hasuna ulâ'ika rafiqan dzâlikal fadhlu minallâhi wa kafâ billâhi 'alima. Allâhummaj'alnâ fi laylati hâdzasyahr syarîfatil mubarakati min al-syu'âdâ'il maqbûlîn wa lâ taj'alnâ minal asyqiyâ'il mardûdîn wa shallallahu 'alâ sayyidinâ Muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma'in birahmatika ya ar-hamar-rahimîn.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami manusia yang senantiasa menyempurnakan iman, melaksanakan perintah-perintah wajib-Mu, melaksanakan sholat, menunaikan zakat, memohon kepada-Mu, mengharap ampunan-Mu, berpegang teguh pada petunjuk, meninggalkan kemungkaran, hidup sederhana di dunia, mengharap surga di akhirat, rela pada takdir, bersyukur pada nikmat, bersabar atas cobaan di bawah bendera syariat Muhammad saw di hari kiamat. Dari ajarannya kami datang, ke surga kami menuju, dan kami selamat dari api neraka. Kami duduk di atas sutra kemuliaan, kami menikahi bidadari nan cantik-jelita. Kami berpakaian yang terbuat dari permadani, sutra, dan perhiasan mewah lainnya. Kami makan dari masakan yang tersedia di surga. Kami minum madu dan susu dengan menggunakan gelas mewah bersama para nabi, orang jujur, syuhada, orang sholeh, dan mereka akan menjadi teman setia di surga nanti. Demikianlah keutamaan dari Allah. Allah Mahatahu atas segala yang dilakukan hamba-Nya. Ya Allah, jadikan kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini sebagai orang-orang yang senantiasa bahagia dan diampuni. Dan janganlah jadikan kami orang-orang yang senan-tiasa bersedih dan tertolak. Kami senantiasa bersSholawat kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, dan sahabat-sahabatnya secara keseluruhan dengan rahmat-Mu, wahai Yang Mahakasih dari yang terkasih."



(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads