Ramadan di Istiqlal, Tarawih 20 Rakaat hingga 5.000 Porsi Takjil

Langkah Emas Raih Kemenangan

Ramadan di Istiqlal, Tarawih 20 Rakaat hingga 5.000 Porsi Takjil

Devi Setya - detikHikmah
Rabu, 18 Feb 2026 20:30 WIB
Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (18/2)
Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (18/2) Foto: Devi Setya/detikcom
Jakarta -

Masjid Istiqlal Jakarta siap menyambut datangnya Ramadan 1447 H /2026 M. Salat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dan telah disiapkan ribuan takjil bagi jemaah yang berbuka puasa di masjid.

Pada Ramadhan tahun ini Masjid Istiqlal menghadirkan program-program yang akan menghidupkan suasana Ramadan dengan ibadah berjamaah, kajian inspiratif, santunan, dan kebersamaan dalam berbuka puasa.

Tahun ini Masjid Istiqlal mengusung tema "Ramadhan Hijau Ramadhan Bersama". Ada dua program utama yaitu Ubudiyah dan pendukung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rincian rangkaian program rutin yang akan dilangsungkan selama Ramadhan 1447 H Hijriah di Masjid Istiqlal di antaranya ialah ibadah shalat rawatib lima waktu, ceramah atau kultum setelah pelaksanaan shalat zuhur, ashar, serta kultum subuh.

Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar mengatakan sepanjang bulan Ramadan akan ada rangkaian kegiatan yang khusus disiapkan di Masjid Istiqlal.

"Tarawih kita di sini 20 rakaat tambah Witir 3, jadi 23 rakaat. Nah, ini tradisi kita di Istiqlal justru banyak sekali yang suka ini. ," kata Nasaruddin Umar.

"Setelah itu, juga dilanjutkan kultum oleh penceramah yang dipilih dari berbagai latar belakang: populer karena keilmuannya, tokoh publik atau artis religius, maupun da'i kondang," sambungnya.

Pada tarawih malam pertama Ramadan 2026, Nasaruddin Umar sendiri yang akan memberikan kultum. Kemudian pada malam berikutnya ia membawakan kultum di Masjid Ibu Kota Negara (IKN).

"Malam ini saya, selanjutnya bergantian. Besok saya ke Masjid IKN," tuturnya.

Siapkan Ribuan Takjil

Masjid Istiqlal juga menyiapkan ribuan takjil untuk jemaah yang berbuka puasa di masjid.

Kepala Sekretariat Masjid Istiqlal, Eneng Fatimah menjelaskan ada sekitar 2.000 hingga 5.000 takjil yang disiapkan setiap hari untuk jemaah yang berbuka puasa di masjid Istiqlal.

"Sekitar 2.000, 5.000 kalau weekend. Sistemnya jemaah duduk di karpet, nanti ada 100 petugas yang khusus membagikan makanan ke jemaah," jelas Eneng Fatimah saat dijumpai detikHikmah di Masjid Istiqlal, Rabu (18/2).

Tak hanya itu, pada 10 malam terakhir Ramadan, Masjid Istiqlal juga membuka pintu untuk jemaah yang ingin melakukan iktikaf.

"Disediakan sahur (untuk jemaah iktikaf) namun jumlahnya terbatas sekitar 400. Jemaah harus mendaftar dahulu," lanjut Fatimah.

Fasilitas Masjid Istiqlal

Sejumlah fasilitas di Masjid Istiqlal juga telah disiapkan secara maksimal. Sistem keamanan hingga fasilitas toilet disiapkan secara maksimal demi kenyamanan jemaah.

"Toilet sudah ditambah dan tersedia bagi jemaah disabilitas. Sistem keamanan juga, kami menggandeng Kapolri, satpam kemanan di masjid juga dimaksimalkan. CCTV masjid sudah canggih jadi kalau ada kejahatan bisa dilacak," jelas Nasaruddin Umar.

Sebagai penutup, Nasaruddin Umar mengatakan masjid terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas lebih dari 200 ribu jemaah ini diharapkan bisa menjadi rumah bagi siapapun, bukan hanya umat Islam.



(dvs/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini