Sholawat merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai wujud cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Di antara berbagai sholawat yang dikenal luas oleh umat Islam, sholawat Nariyah menempati posisi istimewa.
Sholawat Nariyah diyakini memiliki keutamaan besar, khususnya dalam memohon kelapangan rezeki, kemudahan urusan, dan terkabulnya hajat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari buku Rahasia Dahsyat Shalawat Keajaiban Lafadz Rasulullah SAW karya Ustaz M. Kamaluddin, sholawat Nariyah adalah sebuah sholawat yang disusun oleh Syekh Nariyah. Syekh ini hidup pada zaman Nabi Muhammad sehingga termasuk salah satu sahabat beliau.
Sholawat Nariyah dikenal juga dengan nama sholawat Tafrijiyah atau sholawat Kamilah. Kata nariyah sendiri bermakna "api", yang secara simbolik diartikan sebagai sholawat yang mampu "membakar" kesulitan dan menghilangkan berbagai problem kehidupan.
Sholawat ini berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW serta doa kepada Allah SWT agar segala kesempitan dilapangkan dan segala hajat dikabulkan.
Lirik Sholawat Nariyah
Dikutip dari buku Kitab Shalawat Terlengkap Sepanjang Masa: Segala Macam Bacaan Shalawat dan Artinya Plus Fadhilah-fadhilahnya karya M. Saleh, M.Pd.I. berikut ini bacaan lirik sholawat Nariyah dalam tulisan Arab, latin dan artinya.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Arab latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ'ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak(a).
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau."
Keutamaan Mengamalkan Sholawat Nariyah
Dirangkum dari buku Mukjizat Sholawat yang disusun Habib Abdullah Assegaf, Lc., M.A. dan Hj. Indriya R. Dani, S.E., dijelaskan sejumlah keistimewaan sholawat Nariyah:
1. Menjadi Benteng dari Bahaya dan Penyakit
Salah satu keutamaan sholawat Nariyah adalah sebagai wasilah perlindungan diri. Dalam kitab tersebut disebutkan, membaca sholawat Nariyah sebanyak 21 kali setiap selesai salat Subuh dan Maghrib diyakini dapat menjadi perantara untuk dijauhkan dari berbagai macam bahaya dan penyakit.
2. Melapangkan Rezeki dan Menjauhkan Kesulitan
Sholawat Nariyah juga dikenal sebagai amalan pembuka pintu rezeki. Dengan membaca sholawat ini sebanyak 11 kali setelah salat wajib, seseorang diharapkan memperoleh kelapangan rezeki dan terhindar dari kesulitan ekonomi.
3. Membantu Mengurai Masalah dan Kegelisahan
Dalam menghadapi tekanan hidup, kesedihan, maupun persoalan yang terasa berat, sholawat Nariyah dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual. Membacanya secara rutin dipercaya mampu menenangkan hati, meredakan kegelisahan, serta membuka jalan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.
4. Wasilah Terkabulnya Doa dan Hajat
Ulama besar Syekh Al-Qurthubi menjelaskan bahwa membaca sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali dalam satu waktu atau satu majelis dapat menjadi wasilah terkabulnya doa dan hajat, sekaligus perlindungan dari marabahaya, apabila Allah SWT berkehendak.
Amalan ini sering dilakukan secara berjamaah, terutama ketika umat Islam memiliki hajat besar atau sedang menghadapi kondisi sulit yang membutuhkan pertolongan Allah.
Wallahu a'lam.

Komentar Terbanyak
Orang Miskin Masuk Surga 500 Tahun Lebih Dulu Sebelum Orang Kaya
Konflik Iran-AS Memanas, Gus Yahya Serukan Perdamaian
Mesir dan Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ , Jaga Nilai Masyarakat Setempat