Perbedaan Al Matsurat Kubra dan Sugra Lengkap dengan Bacaannya

Perbedaan Al Matsurat Kubra dan Sugra Lengkap dengan Bacaannya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Sabtu, 17 Jan 2026 09:00 WIB
Perbedaan Al Matsurat Kubra dan Sugra Lengkap dengan Bacaannya
Ilustrasi berdoa dan berzikir. Foto: Freepik
Daftar Isi
Jakarta -

Dzikir Al Matsurat merupakan rangkaian dzikir yang disusun oleh Imam Hasan al-Banna dan dapat diamalkan setiap pagi dan sore.

Menurut buku Al-Ma'tsurat karya Hasan al-Banna, bacaan dzikir yang shahih dari Nabi SAW ini sangat dianjurkan jika dibaca secara berjamaah, baik di rumah maupun di masjid. Namun, bila tidak memungkinkan, dzikir ini tetap bisa dilakukan secara sendiri.

Al Matsurat terdiri dari dua jenis wazhifah, yaitu wazhifah sughra dan wazhifah kubra, sebagaimana tercantum dalam buku tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al Matsurat Kubra

Dikutip dari buku Al-Ma'tsurat: Doa dan Zikir Rasulullah SAW karya Hasan al-Banna, Al Matsurat Kubra memuat ayat-ayat Al-Qur'an yang lebih banyak dan lengkap dibandingkan Al Matsurat Sugra. Selain itu, Al Matsurat Kubra juga dilengkapi dengan hadits-hadits yang berkaitan dengan doa dan dzikir tersebut.

Secara umum, bacaan dzikir antara Al Matsurat Kubra dan Sugra tidak jauh berbeda, hanya saja Al Matsurat Kubra memiliki ayat-ayat yang lebih lengkap sehingga cocok bagi mereka yang memiliki waktu luang lebih banyak.

ADVERTISEMENT

Berikut adalah bacaan Al Matsurat Kubra:

أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Latin: A'udzubillaahis samii'il 'aliimin minassyaithoonirrajiim
Artinya: Aku berlindung kepada Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan syetan yang terkutuk.

Dzikir 1 Baca Al Fatihah Sebanyak 1x

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ١ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَمِينَ ٢ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مُلِكِ يَوْمِ الدِّيْنُ ٤ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمُ ٦ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ، غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ٧٥

Latin: bismillahir-rahmānir-rahīm al-hamdu lillāhi rabbil-'ālamīn ar-rahmānir-rahīm māliki yaumid-dīn iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'in ihdinaş-şirātal-mustaqīm şirāțallażīna an'amta 'alaihim gairil-magdubi 'alaihim wa lad-dāllīn

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

Dzikir ke-2 Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 1-5 Sebanyak 1x

الم أُذلِكَ الْكِتَبُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ ٢ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلوةَ وَمِمَّا رَزَقْنَهُمْ يُنْفِقُونَ ٣ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ٤ أُولبِكَ عَلَى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ٥

Latin: alif lām mīm żālikal-kitābu lā raiba fīh, hudal lil-muttaqīn allażīna yu'minuna bil-gaibi wa yuqīmunaş-şalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqun wallażīna yu minuna bimā unzila ilaika wa mā unzila ming qablik, wa bil-akhirati hum yuqinun ulā`ika 'alā hudam mir rabbihim wa ulā`ika humul-muflihun

Artinya: "Alif Lam Mīm Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman pada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."

Dzikir ke-3 Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 255-257 Sebanyak 1x

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ، لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَوتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوتِ وَالْأَرْضُ وَلَا يَوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ ٢٥٥ لَا إِكْرَاهَ فِى الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرُ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنُ بِاللهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ٢٥٦ اللهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمَتِ إِلَى النُّورُ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِّنَ النَّوْرِ إِلَى الظُّلُمَتِ أُولَئِكَ أَصْحَبُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خُلِدُونَ [ ٢٥٧

Latin: allāhu lā ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, là ta khużuhu sinatuw wa là na`um, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-ard, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa ma khalfahum, wa là yuhīțuna bisyai im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-ard, wa lā ya`uduhụ hifzuhumā, wa huwal-'aliyyul-'azīm lā ikrāha fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur bit-tāguti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil-'urwatil-wuśqā lanfişāma lahā, wallāhu samī'un 'alīm allāhu waliyyullażīna āmanu yukhrijuhum minaz-zulumāti ilan-nur, wallażīna kafarū auliya uhumut-tāgutu yukhrijunahum minan-nuri ilaz-zulumāt, ulā`ika aş-hābun-nār, hum fihā khālidun

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung. Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). Sungguh, telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Siapa yang ingkar kepada tagut) dan beriman kepada Allah sungguh telah berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari aneka kegelapan menuju cahaya (iman). Sedangkan orang-orang yang kufur, pelindung-pelindung mereka adalah tagut. Mereka (tagut) mengeluarkan mereka (orang-orang kafir itu) dari cahaya menuju aneka kegelapan. Mereka itulah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya."

Dzikir ke-4 Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 284-286 sebanyak 1x

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهُ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ٢٨٤ أَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلِّ أَمَنَ بِاللهِ وَمَلَبِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ منْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ ٢٨٥ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلُنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَفِرِينَ ٢٨٦٥

Latin: lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-ard, wa in tubdụ mã fī anfusikum au tukhfuhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yagfiru limay yasyā`u wa yu'ażżibu may yasyā', wallāhu 'alā kulli syai`ing qadīr āmanar-rasulu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu'minun, kullun āmana billāhi wa malā ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qālu sami'nā wa ața'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maşır lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu ākhiżnā in nasīnā au akhța`nā, rabbanā wa lā tahmil 'alainā işrang kamā hamaltahu 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuhammilnā mā lā tāqata lanā bih, wa'fu 'anna, wagfir lanā, war-hamnā, anta maulānā fanșurnā 'alal-qaumil-kāfirīn

Artinya: "Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. la mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

Dzikir ke-5 Membaca Surah Ali Imran Ayat 1-2 Sebanyak 1x

الٓمّٓ
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ

Latin: Alif lām mīm. Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm.

Artinya: Alif Lam Mim. Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri.

Dzikir ke-6 Membaca At Thoha Ayat 111-112 Sebanyak 1x


وَمَنْ يَّعْمَلْ مِنَ الصّٰلِحٰتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا يَخٰفُ ظُلْمًا وَّلَا هَضْمًا ۞ وَعَنَتِ الْوُجُوْهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّوْمِۗ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا

Latin: Wa man ya'mal minaṣ-ṣāliḥāti wa huwa mu'minun fa lā yakhāfu ẓulman wa lā haḍmā. Wa 'anatil-wujūhu lil-ḥayyil-qayyūm, wa qad khāba man ḥamala ẓulmā.

Artinya: Semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus. Sungguh rugi orang yang membawa kezaliman. Siapa yang mengerjakan kebajikan dan dia (dalam keadaan) beriman, maka dia tidak khawatir akan perlakuan zalim (terhadapnya) dan tidak (pula khawatir) akan pengurangan haknya.

Dzikir ke-7 Membaca At Taubah 129 Sebanyak 7x

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ
Latin: Fa in tawallau faqul ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huw(a), 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul-'arsyil-'aẓīm(i).
Artinya: Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik 'Arasy (singgasana) yang agung."

Dzikir ke-8 Al-Isra (110-111) Sebanyak 1x

قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَّا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا ۞ وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُ وَلِيٌّ مِّنَ الذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا ۞
Latin: Qulid'ullāha awid'ur-rahmān, ayyam mā tad'ū falahul-asmā'ul-husnā, wa lā taj-har bisalātika wa lā tukhāfit bihā wabtagi baina żālika sabīlā. Wa qulil-hamdu lillāhillażī lam yattakhiż waladaw wa lam yakul lahū syarīkun fil-mulki wa lam yakul lahū waliyyum minaż-żulli wa kabbir-hu takbīrā.
Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmaul Husna) dan janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah (pula) merendahkannya dan usahakan jalan tengah di antara keduanya." Dan katakanlah, "Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak (pula) mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia tidak memerlukan penolong dari kehinaan dan agungkanlah Dia seagung-agungnya."

Dzikir ke-9 Membaca Al-Mu'minun Ayat 115-118 Sebanyak 1x

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ ۞ فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ ۞ وَمَن يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِندَ رَبِّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ ۞ وَقُل رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ ۞
Latin: Afahasibtum annamā khalaqnākum 'abaṡaw wa annakum ilainā lā turja'ūn. Fa ta'ālallāhul-malikul-haqq, lā ilāha illā huw, rabbul-'arsyil-karīm. Wa may yad'u ma'allāhi ilāhan ākhara lā burhāna lahū bihī fa innamā hisābuhū 'inda rabbih, innahū lā yuflihul-kāfirūn. Wa qur rabbigfir war-ham wa anta khairur-rāhimīn.
Artinya: Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) 'Arsy yang mulia. Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung. Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, berilah ampunan dan berilah rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terba1ik."

Dzikir ke-10 Membaca Ar-Rum Ayat 17-26 Sebanyak 1x

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ ۞ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ ۞ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَيُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ وَكَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ ۞ وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ إِذَا أَنتُم بَشَرٌ تَنتَشِرُونَ ۞ وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعEL بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ۞ وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّلْعَالِمِينَ ۞ وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُم مِّن فَضْلِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ ۞ وَمِنْ آيَاتِهِ يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيُحْيِي بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ ۞ وَمِنْ آيَاتِهِ أَن تَقُومَ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ بِأَمْرِهِ ۚ ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمْ دَعْوَةً مِّنَ الْأَرْضِ إِذَا أَنتُمْ تَخْرُجُونَ ۞ وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ كُلٌّ لَّهُ قَانِتُونَ ۞

Latin: Fa sub-hānallāhi hīna tumsūna wa hīna tusbihūn. Wa lahul-hamdu fis-samāwāti wal-ardi wa 'asyiyyaw wa hīna tuz-hirūn. Yukhrijul-hayya minal-mayyiti wa yukhrijul-mayyita minal-hayyi wa yuhyil-arda ba'da mautihā, wa każālika tukhrajūn. Wa min āyātihī an khalaqakum min turābin ṡumma iżā antum basyarun tantasyirūn. Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja'ala bainakum mawaddataw wa rahmah, inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yatafakkarūn. Wa min āyātihī khalqus-samāwāti wal-ardi wakhtilāfu alsinatikum wa alwānikum, inna fī żālika la'āyātil lil-'ālimīn. Wa min āyātihī manāmukum bil-laili wan-nahāri wabtigā'ukum min fadlih, inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yasma'ūn. Wa min āyātihī yurīkumul-barqa khaufaw wa tama'aw wa yunazzilu minas-samā'i mā'an fa yuhyī bihil-arda ba'da mautihā, inna fī żālika la'āyātil liqaumiy ya'qilūn. Wa min āyātihī an taqūmas-samā'u wal-ardu bi'amrih, ṡumma iżā da'ākum da'watam minal-ardi iżā antum takhrujūn. Wa lahū man fis-samāwāti wal-ard, kullul lahū qānitūn.

Artinya: Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari. Dan segala puji bagi-Nya di langit dan di bumi, pada malam hari dan pada waktu kamu berada di tengah hari. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi sesudah matinya. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur). Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi serta perbedaan bahasamu dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu dengan sekali panggil dari bumi, seketika itu kamu keluar (dari kubur). Dan milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Semuanya tunduk patuh kepada-Nya.

Dzikir ke-11 Membaca Surah Ghafir Ayat 1-3 Sebanyak 1x

حم ۞ تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ ۞ غَافِرِ الذَّنبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ ذِي الطَّوْلِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ ۞

Latin: Hā mīm. Tanzīlul-kitābi minallāhil-'azīzil-'alīm. Gāfiriz-żambi wa qābilit-taubi syadīdil-'iqābi żit-taul, lā ilāha illā huw, ilaihil-masīr.

Artinya: Ha Mim. Diturunkan Kitab ini (Al-Qur'an) dari Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui. Yang Mengampuni dosa dan Menerima tobat yang keras hukuman-Nya, yang memiliki karunia. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nyalah (semua makhluk) kembali

Dzikir ke-12 Membaca Al-Hasyr Ayat 22-24 Sebanyak 1x

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ ۞ هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُ7ت8َكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ ۞ هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ۞

Latin: Huwallāhullażī lā ilāha illā huw, 'ālimul-gaibi wasy-syahādah, huwar-rahmānur-rahīm. Huwallāhullażī lā ilāha illā huwal-malikul-quddūsus-salāmul-mu'minul-muhaiminul-'azīzul-jabbārul-mutakabbir, sub-hānallāhi 'ammā yusyrikūn. Huwallāhul-khāliqul-bāri'ul-musawwiru lahul-asmā'ul-husnā, yusabbihu lahū mā fis-samāwāti wal-ardi wa huwal-'azīzul-hakīm.

Artinya: Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang paling baik. Apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Dzikir ke-13 Membaca Surah Az-Zalzalah Ayat 1-8 Sebanyak 1x

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا ۞ وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا ۞ وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا ۞ يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا ۞ بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا ۞ يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ ۞ فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ۞ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ ۞

Latin: Iżā zulzilatil-ardu zilzālahā. Wa akhrajatil-ardu aṡqālahā. Wa qālal-insānu mā lahā. Yauma'iżin tuhaddiṡu akhbārahā. Bi'anna rabbaka auhā lahā. Yauma'iżiy yasdurun-nāsu asytātal liyurau a'mālahum. Fa may ya'mal miṡqāla żarratin khairay yarah. Wa may ya'mal miṡqāla żarratin syarray yarah.

Artinya: Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan manusia bertanya, "Apa yang terjadi pada bumi ini?" Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) padanya. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) perbuatannya. Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Dzikir ke-14 Membaca Surah Al-Kafirun Ayat 1-6 Sebanyak 1x

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ۞ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ۞ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ۞ وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ۞ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ۞ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ ۞
Latin: Qul yā ayyuhal-kāfirūn. Lā a'budu mā ta'budūn. Wa lā antum 'ābidūna mā a'bud. Wa lā ana 'ābidum mā 'abattum. Wa lā antum 'ābidūna mā a'bud. Lakum dīnukum wa liya dīn.

Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku."

Dzikir ke-15 Membaca An-Nashr Ayat 1-3 Sebanyak 1x

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ ۞ وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا ۞ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا ۞

Latin: Iżā jā'a nasrullāhi wal-fath. Wa ra'aitan-nāsa yadkhulūna fī dīnillāhi afwājā. Fa sab-bih bihamdi rabbika wastagfirh, innahū kāna tawwābā.
Artinya: Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.

Dzikir ke-16 Membaca Surah Al-Ikhlas 3X

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد ١ اللهُ الصَّمَد ۲ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدُ ٣ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ٤٥

Latin: qul huwallāhu ahad allāhuş-şamad lam yalid wa lam yulad wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."

Dzikir ke-17 Membaca Surah Al-Falaq 3X

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقُ ۲ وَمِنْ شَرَّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبْ وَمِنْ شَرَّ النَّفْتِ فِي الْعُقَدِ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ٥

Latin: qul a'użu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāśāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā hasad

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

Dzikir ke-18 Membaca Surah An-Naas 3X

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۱ مَلِكِ النَّاسِ ۲ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرَّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ٤ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ٦٥

Latin: qul a'użu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī şudurin-nās minal-jinnati wan-nās

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

Dzikir ke-19 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat Sebanyak 3x

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Latin: ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillaahi wal hamdulillaahi laa syariikalah, laa ilaaha illaa huwa, wa ilaihin nusyuur

Artinya: "Kami berpagi hari dan berpagi hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bgai-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia, dan kepada-Nya tempat kembali."

Dzikir ke-20 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat 3x

أَصْبَحْنَا ( أَمْسَيْنَا ( عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الإِخْلَاصِ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Latin: ash-bahnaa 'alaa fithratil islaam wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiina ibraahiima haniifan wa maa kaana minal musyrikiin

Artinya: "Kami berpagi hari di atas fitrah Islam, di atas kata ikhlasan, di atas agama Nabi kami; Muhammad SAW, dan di atas millah bapak kami Ibrahim yang hanif dan ia bukan termasuk golongan orang-orang yang musyrik"

Dzikir ke-21 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat Sebanyak 3x

اللَّهُمَّ إِنِّي أصْبَحْتُ ( أمْسَيتُ ) مِنْكَ فِي نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْر فَأْتِمَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Latin: Allahumma innii ash-bahtu minka fii ni'matin wa 'aafiyatin wa sitrin, fa atimma 'alayya ni'mataka wa 'aafiyataka wa sitraka fid-dunyaa wal aakhirah

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan-Mu itu, di dunia dan akhirat"

Dzikir ke-22 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ أَمْسَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَو بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لا شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشَّكْرُ

Latin: Allaahumma maa ash-baha bii min mi'matin au bi ahadin min khalqika fa minka wahdaka laa syariika laka falakal hamdu walakasy-syukru

Artinya: "Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu berpagi hari (bersore hari) dengannya adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan rasa syukur."

Dzikir ke-23 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

يَا رَبِّي لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيمِ سُلْطَانِكَ

Latin: Yaa rabbi lakal hamdu kamaa yanbaghii li jalaali wajhika wa a'zhiimmi sulthaanik

Artinya: "Ya Tuhanku, Segala puji bagi-Mu sebagaimana seyogyanya kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."

Dzikir ke-24 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

رَضِيتُ باللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُولًا

Latin: Radhitu billahhi rabbaa, wa bil islaami diinaa, wa bi muhammadin nabiyyaw warasuulaa

Artinya: "Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul."

Dzikir ke-25 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كلِمَاتِهِ

Latin: Subhaanallahi wabihamdih, 'adada khalqih, wa ridhaa nafsih, wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih

Artinya: "Maha Suci Allah dan Segala Puji bagi-Nya, sebanyak bilangan makhluk-Nya, seridha diri-Nya, setimbangan 'arsy-Nya, dan sebanyak tinta dari kata-kata-Nya."

Dzikir ke-26 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Bismillahilladzii laa yadhurru ma-'as-mihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa-i wa huwas samii-'ul 'aliim

Artinya: "Dengan nama Allah Yang bersama Nama-Nya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Medengar lagi maha Mengetahui."

Dzikir ke-27 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُه

Latin: Allahumma innaa na-'uu-dzubika min an nusyrika bika syai-an na'lamuh, wa nastagh-firuka limaa laa na'-lamu

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampunan-Mu dari apa-apa yang tidak kami ketahui."

Dzikir ke-28 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

أعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ


Latin: A-'uudzu bi kalimaatillaahit taammaati min syarri maa khalaq

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa-apa yang Dia ciptakan."

Dzikir ke-29 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالبُخْلِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدِّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Latin: Allaahumma innii a-'uu-dzubika minal hammi wal hazani, wa a'udzubika minal ajzi wal kasali, wa a-;uu-dzubika minal jubni wal bukhli, wa a-'uu-dzubika min ghalabatid-daini wa qahrir-rijaal

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dan dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan orang."

Dzikir ke-30 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي

Latin: Allaahumma 'aafini fii badanii, allahumma 'aafinii fii sam-'il, allahumma 'aafinii fii basharii.

Artinya: "Ya Allah berikanlah kesehatan bagi badanku, bagi pendengaranku, bagi penglihatanku."

Dzikir ke-31 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِلا إله إلا أنت

Latin: Allaahumma innii a-'uu-dzu bika minal kufri wal faqri, wa a-'uu-dzu-bika min 'a-dzaabil qabri, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran, Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada llah kecuali Engkau."

Dzikir ke-32 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau."

Dzikir ke-33 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullahal 'azhiim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampunan Allah Yang Tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (makhluk-Nya)."

Dzikir ke-34 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (10x)

اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad, kama shallaita 'ala sayyidina ibrahima wa 'ala ali sayyidina ibrahim wa barik 'ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad, kama barakta 'ala sayyidina ibrahima wa 'ala ali sayyidina ibrahim fil 'alamina innaka hamidum majid.

Artinya: "Ya Allah berikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Berikanlah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Di alam Engkaulah Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

Dzikir ke-35 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (100x)

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanaallahi waal hamdu lillahi wa laa illaha illaallahu waa-allhu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar."

Dzikir ke-36 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (10x)

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير

Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.

Artinya: "Tiada Tuhan melainkan Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu."

Dzikir ke-37 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أشْهَدُ أن لا إلهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ

Latin: subhaanakallohumma wa bihamdika, asy-hadu alla ilaha illa anta, as-taghfiruka wa atuubu ilaik

Artinya: "Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon ampunan dan bertaubat kepada-Mu."

Dzikir ke-38 Membaca Do'a Al-Ma'tsurat (3x)

اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَخَطَ بِهِ قَلَمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ سَادَاتِنَا أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِي، وَعَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَتَابِعِيْهِمْ بِإِحْسَانٍ إلَى يَوْمِ الدِّينِ سُبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ، وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِينَ، وَالحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ

Latin: Alloohumma sholli 'alaa sayyidina Muhammadin 'abdika wa nabiyyika wa rosuulikan-nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa sallama tasliiman 'adada maa ahaatho bihi 'ilmuka wa khoth tho bihi qolamuka wa ahshoohu kitaabuk, wardholloohumma 'an saadaatinaa abii bakrin wa 'umaro wa 'utsmaana wa 'aliyy, wa 'anishshohaabati ajma'iin, wa 'anit-taabi'iina wa taabi'iihim bi ihsaanin ilaa yaumid-diin. Subhaana robbika robbil 'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal mursaliin, wal-hamdu lillaahi robbil 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah berikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad; hamba-Mu, nabi-Mu, dan Rasul-Mu; Nabi yang ummi. Juga kepada keluarga dan para sahabatnya serta berilah keselamatan sebanyak yang terjangkau oleh ilmu-Mu yang tergores oleh pena-Mu, dan yang terangkum oleh kitab-Mu. Ridhailah ya Allah para pemimpin kami, Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali, semua sahabat, semua tabi'in dan orang-orang yang mengikuti mereka sampai hari pembalasan. Maha suci Tuhanmu; Tuhan kemuliaan, dari apa-apa yang mereka sifatkan. Keselamatan semoga tercurah kepada para utusan dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Dzikir ke 39 Membaca Surah Ali 'Imran Ayat 26-27

قُلِ اللَّهُمَّ مُلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ٢٦ تُولِجُ الَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي الْيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيْتِ وَتُخْرِجُ الْمَيْتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ ۲۷

Latin: Qulillāhumma mālikal-mulki tu til-mulka man tasyā'u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā u wa tu'izzu man tasyā'u wa tużillu man tasyā', biyadikal-khair, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr Tulijul-laila fin-nahāri wa tulijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-hayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-hayyi wa tarzuqu man tasyā'u bigairi hisab

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan."

Dzikir ke-40: Membaca doa Robithoh Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا إِقْبَالُ نَهَارِكَ لَيْلِكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْلِ

Latin: Allahumma inna hadza iqbalu laylaka wa idbaru naharaka wa ashwatu du'atika faghfirli

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya ini adalah siang-Mu (malam-Mu) yang telah menjelang dan (malam-Mu) siang-Mu yang tengah berlalu serta suara-suara penyeru-Mu, maka ampunilah aku.

Dzikir ke-41 Membaca doa Robithoh sebanyak 3X


اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوبَ، قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَى مَحَبَّتِكَ وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ، وَتَوَحَدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيعَتِكَ فَوَثَقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا، وَأَدِمْ وُدَّهَا ، وَاهْدِهَا سُبُلَهَا وَامْلَأَهَا بِنُورِكَ الَّذِي لَا يَخْبُوْا وَاشْرَحْ صُدُورَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ، وَجَمِيلِ التَّوَكَّلِ عَلَيْكَ وَأَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِي سَبِيْلِكَ إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. اَللَّهُمَّ أَمِينَ. وَصَلَّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ


Latin: Allahumma innaka ta'lamu anna haadzihil quluuba, qad ijtama'at 'alaa mahabbatik, waltaqat 'alaa thaa'atik, wa tawahhadat 'alaa da'watik, wa ta'aahadat 'alaa nushrati syarii'atik. Fa watsiqillaahumma raabithatahaa, wa adim wuddahaa, wahdihaa subulahaa, wamla'haa binuurikal ladzii laa yakhbuu, wasyrah shuduurohaa bifaidhil iimaan bika, wa jamiilittawakkuli 'alaik, wa ahyihaa bima'rifatik, wa amit-haa 'alaa syahaadati fii sabiilik. Innaka ni'mal maulaa wa ni'man nashiir. Allahumma aamiin. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahawa hati-hati ini, telah berhimpun di atas dasar kecintaan terhadapmu, bertemu di atas ketaatan kepada-Mu dan bersatu bagi memikul beban dakwah-Mu, hati-hati ini telah mengikat persetiaan untuk menolong meninggikan syariat-Mu. Oleh itu, Ya Allah, Engkau perkukuhkan ikatannya dan Engkau kekalkan kemesraan hati-hati ini, tunjukilah hati-hati ini akan jalan yang sebenarnya, serta penuhkanlah (piala) hati-hati ini dengan cahaya Rabbani-Mu yang tidak kunjung redup, lapangkanlah hati-hati dengan limpahan keimanan serta keindahan tawakkal kepada-Mu, hidup suburkanlah hati-hati ini dengan makrifat (pengenalan yang sebenarnya) tentang-Mu. (Jika Engkau takdirkan kami mati) maka matikanlah hati-hati ini sebagai para syuhada dalam perjuangan agama-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah perkenankanlah doa kami. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan kepada semua sahabatnya."

Al Matsurat Sugra

Dikutip dari buku Al-Ma'tsurat: Doa dan Zikir Rasulullah SAW karya Hasan al-Banna, Al Matsurat Sugra disusun sebagai bacaan dzikir ringkas bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau sedang mengalami penurunan semangat. Dalam kondisi tersebut, wazhifah dapat diringkas dengan membaca ta'awudz, Surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, penutup Surah Al-Baqarah, serta Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas masing-masing sebanyak tiga kali.

Setelah itu, bacaan dilanjutkan dengan rangkaian dzikir sebagaimana susunan Al-Ma'tsurat hingga istighfar terakhir, yaitu astaghfirullahalladzi laa ilaaha illa huwal-hayyul-qayyum hingga selesai, lalu diakhiri dengan istighfar subhanakallahumma wa bihamdika sampai penutup wazhifah.

Adapun bacaan Al Matsurat Sugra antara lain sebagai berikut:

Dzikir 1 Baca Al Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ١ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَمِينَ ٢ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مُلِكِ يَوْمِ الدِّيْنُ ٤ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمُ ٦ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ، غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ٧٥

Latin: bismillahir-rahmānir-rahīm al-hamdu lillāhi rabbil-'ālamīn ar-rahmānir-rahīm māliki yaumid-dīn iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'in ihdinaş-şirātal-mustaqīm şirāțallażīna an'amta 'alaihim gairil-magdubi 'alaihim wa lad-dāllīn

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

Dzikir ke-2: Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 1-5

الم أُذلِكَ الْكِتَبُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ ٢ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلوةَ وَمِمَّا رَزَقْنَهُمْ يُنْفِقُونَ ٣ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ٤ أُولبِكَ عَلَى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ٥

Latin: alif lām mīm żālikal-kitābu lā raiba fīh, hudal lil-muttaqīn allażīna yu'minuna bil-gaibi wa yuqīmunaş-şalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqun wallażīna yu minuna bimā unzila ilaika wa mā unzila ming qablik, wa bil-akhirati hum yuqinun ulā`ika 'alā hudam mir rabbihim wa ulā`ika humul-muflihun

Artinya: "Alif Lam Mīm Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman pada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."

Dzikir ke-3: Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 255-257

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ، لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَوتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوتِ وَالْأَرْضُ وَلَا يَوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ ٢٥٥ لَا إِكْرَاهَ فِى الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرُ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنُ بِاللهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ٢٥٦ اللهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمَتِ إِلَى النُّورُ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِّنَ النَّوْرِ إِلَى الظُّلُمَتِ أُولَئِكَ أَصْحَبُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خُلِدُونَ [ ٢٥٧

Latin: allāhu lā ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, là ta khużuhu sinatuw wa là na`um, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-ard, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa ma khalfahum, wa là yuhīțuna bisyai im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-ard, wa lā ya`uduhụ hifzuhumā, wa huwal-'aliyyul-'azīm lā ikrāha fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur bit-tāguti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil-'urwatil-wuśqā lanfişāma lahā, wallāhu samī'un 'alīm allāhu waliyyullażīna āmanu yukhrijuhum minaz-zulumāti ilan-nur, wallażīna kafarū auliya uhumut-tāgutu yukhrijunahum minan-nuri ilaz-zulumāt, ulā`ika aş-hābun-nār, hum fihā khālidun

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung. Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). Sungguh, telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Siapa yang ingkar kepada tagut) dan beriman kepada Allah sungguh telah berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari aneka kegelapan menuju cahaya (iman). Sedangkan orang-orang yang kufur, pelindung-pelindung mereka adalah tagut. Mereka (tagut) mengeluarkan mereka (orang-orang kafir itu) dari cahaya menuju aneka kegelapan. Mereka itulah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya."

Dzikir ke-4: Membaca Surah Al-Baqarah ayat 284-286

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهُ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ٢٨٤ أَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلِّ أَمَنَ بِاللهِ وَمَلَبِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ منْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ ٢٨٥ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلُنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَفِرِينَ ٢٨٦٥

Latin: lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-ard, wa in tubdụ mã fī anfusikum au tukhfuhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yagfiru limay yasyā`u wa yu'ażżibu may yasyā', wallāhu 'alā kulli syai`ing qadīr āmanar-rasulu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu'minun, kullun āmana billāhi wa malā ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qālu sami'nā wa ața'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maşır lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu ākhiżnā in nasīnā au akhța`nā, rabbanā wa lā tahmil 'alainā işrang kamā hamaltahu 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuhammilnā mā lā tāqata lanā bih, wa'fu 'anna, wagfir lanā, war-hamnā, anta maulānā fanșurnā 'alal-qaumil-kāfirīn

Artinya: "Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. la mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

Dzikir ke-5: Membaca Surah Al-Ikhlas 3X

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد ١ اللهُ الصَّمَد ۲ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدُ ٣ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ٤٥

Latin: qul huwallāhu ahad allāhuş-şamad lam yalid wa lam yulad wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."

Dzikir ke-6: Membaca Surah Al-Falaq 3X

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقُ ۲ وَمِنْ شَرَّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبْ وَمِنْ شَرَّ النَّفْتِ فِي الْعُقَدِ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ٥

Latin: qul a'użu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāśāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā hasad

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

Dzikir ke-7: Membaca Surah An-Naas 3X

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۱ مَلِكِ النَّاسِ ۲ إِلَهِ النَّاسِ 3 مِنْ شَرَّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ٤ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ٦٥

Latin: qul a'użu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī şudurin-nās minal-jinnati wan-nās

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

Dzikir ke-8: Membaca Do'a Al-Ma'tsurat 3X

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Latin: ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillaahi wal hamdulillaahi laa syariikalah, laa ilaaha illaa huwa, wa ilaihin nusyuur

Artinya: "Kami berpagi hari dan berpagi hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bgai-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia, dan kepada-Nya tempat kembali."

Dzikir ke-9 Dibaca Sebanyak 3X


أَصْبَحْنَا ( أَمْسَيْنَا ( عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الإِخْلَاصِ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Latin: ash-bahnaa 'alaa fithratil islaam wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiina ibraahiima haniifan wa maa kaana minal musyrikiin

Artinya: "Kami berpagi hari di atas fitrah Islam, di atas kata ikhlasan, di atas agama Nabi kami; Muhammad SAW, dan di atas millah bapak kami Ibrahim yang hanif dan ia bukan termasuk golongan orang-orang yang musyrik"

Dzikir ke-10 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ إِنِّي أصْبَحْتُ ( أمْسَيتُ ) مِنْكَ فِي نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْر فَأْتِمَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Latin: Allahumma innii ash-bahtu minka fii ni'matin wa 'aafiyatin wa sitrin, fa atimma 'alayya ni'mataka wa 'aafiyataka wa sitraka fid-dunyaa wal aakhirah

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan-Mu itu, di dunia dan akhirat"

Dzikir ke-11 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ أَمْسَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَو بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لا شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشَّكْرُ

Latin: Allaahumma maa ash-baha bii min mi'matin au bi ahadin min khalqika fa minka wahdaka laa syariika laka falakal hamdu walakasy-syukru

Artinya: "Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu berpagi hari (bersore hari) dengannya adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan rasa syukur."

Dzikir ke-12 Dibaca Sebanyak 3X

يَا رَبِّي لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيمِ سُلْطَانِكَ

Latin: Yaa rabbi lakal hamdu kamaa yanbaghii li jalaali wajhika wa a'zhiimmi sulthaanik

Artinya: "Ya Tuhanku, Segala puji bagi-Mu sebagaimana seyogyanya kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."

Dzikir ke-13 Dibaca Sebanyak 3X

رَضِيتُ باللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُولًا

Latin: Radhitu billahhi rabbaa, wa bil islaami diinaa, wa bi muhammadin nabiyyaw warasuulaa

Artinya: "Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul."

Dzikir ke-14 Dibaca Sebanyak 3X

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كلِمَاتِهِ

Latin: Subhaanallahi wabihamdih, 'adada khalqih, wa ridhaa nafsih, wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih

Artinya: "Maha Suci Allah dan Segala Puji bagi-Nya, sebanyak bilangan makhluk-Nya, seridha diri-Nya, setimbangan 'arsy-Nya, dan sebanyak tinta dari kata-kata-Nya."

Dzikir ke-15 Dibaca Sebanyak 3X

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Bismillahilladzii laa yadhurru ma-'as-mihi syal-un fil ardhi wa laa fis samaa-I wa huwas samii-'ul 'aliim

Artinya: "Dengan nama Allah Yang bersama Nama-Nya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Medengar lagi maha Mengetahui."

Dzikir ke-16 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُه

Latin: Allahumma innaa na-'uu-dzubika min an nusyrika bika syai-an na'lamuh, wa nastagh-firuka limaa laa na'-lamu

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampunan-Mu dari apa-apa yang tidak kami ketahui."

Dzikir ke-17 Dibaca Sebanyak 3X

أعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ


Latin: A-'uudzu bi kalimaatillaahit taammaati min syarri maa khalaq

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa-apa yang Dia ciptakan."

Dzikir ke-18 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمَّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالبُخْلِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدِّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Latin: Allaahumma innii a-'uu-dzubika minal hammi wal hazani, wa a'udzubika minal ajzi wa kasali, wa a-;uu-dzubika minal jubni wal bukhli, wa a-'uu-dzubika min ghalabatid-daini wa qahrir-rijaal

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dan dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan orang."

Dzikir ke-19 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي

Latin: Allaahumma 'aafini fii badanii, allahumma 'aafinii fii sam-'il, allahumma 'aafinii fii basharii.

Artinya: "Ya Allah berikanlah kesehatan bagi badanku, bagi pendengaranku, bagi penglihatanku."

Dzikir ke-20 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِلا إله إلا أنت

Latin: Allaahumma innii a-'uu-dzu bika minal kufri wal faqri, wa a-'uu-dzu-bika min 'a-dzaabil qabri, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran, Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada llah kecuali Engkau."

Dzikir ke-21 Dibaca Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau."

Dzikir ke-22 Dibaca Sebanyak 3X

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullahal 'azhiim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampunan Allah Yang Tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (makhluk-Nya)."

Dzikir ke-23 Dibaca Sebanyak 10X

اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad, kama shallaita 'ala sayyidina ibrahima wa 'ala ali sayyidina ibrahim wa barik 'ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad, kama barakta 'ala sayyidina ibrahima wa 'ala ali sayyidina ibrahim fil 'alamina innaka hamidum majid.

Artinya: "Ya Allah berikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Berikanlah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Di alam Engkaulah Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

Dzikir ke-24 Dibaca Sebanyak 100X

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanaallahi waal hamdu lillahi wa laa illaha illaallahu waa-allhu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar."

Dzikir ke-25 Dibaca Sebanyak 10X

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير

Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.

Artinya: "Tiada Tuhan melainkan Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu."

Dzikir ke-26 Dibaca Sebanyak 3X

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أشْهَدُ أن لا إلهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ

Latin: subhaanakallohumma wa bihamdika, asy-hadu alla ilaha illa anta, as-taghfiruka wa atuubu ilaik

Artinya: "Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon ampunan dan bertaubat kepada-Mu."

Dzikir ke-27 Dibaca Sebanyak 3X:

اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَخَطَ بِهِ قَلَمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ سَادَاتِنَا أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِي، وَعَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَتَابِعِيْهِمْ بِإِحْسَانٍ إلَى يَوْمِ الدِّينِ سُبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ، وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِينَ، وَالحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ

Latin: Alloohumma sholli 'alaa sayyidina Muhammadin 'abdika wa nabiyyika wa rosuulikan-nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa sallama tasliiman 'adada maa ahaatho bihi 'ilmuka wa khoth tho bihi qolamuka wa ahshoohu kitaabuk, wardholloohumma 'an saadaatinaa abii bakrin wa 'umaro wa 'utsmaana wa 'aliyy, wa 'anishshohaabati ajma'iin, wa 'anit-taabi'iina wa taabi'iihim bi ihsaanin ilaa yaumid-diin. Subhaana robbika robbil 'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal mursaliin, wal-hamdu lillaahi robbil 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah berikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad; hamba-Mu, nabi-Mu, dan Rasul-Mu; Nabi yang ummi. Juga kepada keluarga dan para sahabatnya serta berilah keselamatan sebanyak yang terjangkau oleh ilmu-Mu yang tergores oleh pena-Mu, dan yang terangkum oleh kitab-Mu. Ridhailah ya Allah para pemimpin kami, Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali, semua sahabat, semua tabi'in dan orang-orang yang mengikuti mereka sampai hari pembalasan. Maha suci Tuhanmu; Tuhan kemuliaan, dari apa-apa yang mereka sifatkan. Keselamatan semoga tercurah kepada para utusan dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Dzikir ke-28: Membaca Surah Ali 'Imran Ayat 26-27

قُلِ اللَّهُمَّ مُلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ٢٦ تُولِجُ الَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي الْيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيْتِ وَتُخْرِجُ الْمَيْتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ ۲۷

Latin: Qulillāhumma mālikal-mulki tu til-mulka man tasyā'u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā u wa tu'izzu man tasyā'u wa tużillu man tasyā', biyadikal-khair, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr Tulijul-laila fin-nahāri wa tulijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-hayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-hayyi wa tarzuqu man tasyā'u bigairi hisab

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan."

Dzikir ke-29: Membaca Doa Robithoh Sebanyak 3X

اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا إِقْبَالُ نَهَارِكَ لَيْلِكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْلِ

Latin: Allahumma inna hadza iqbalu laylaka wa idbaru naharaka wa ashwatu du'atika faghfirli

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya ini adalah siang-Mu (malam-Mu) yang telah menjelang dan (malam-Mu) siang-Mu yang tengah berlalu serta suara-suara penyeru-Mu, maka ampunilah aku.

Dzikir ke-30 Membaca Doa Robithoh Sebanyak 3X


اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوبَ، قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَى مَحَبَّتِكَ وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ، وَتَوَحَدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيعَتِكَ فَوَثَقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا، وَأَدِمْ وُدَّهَا ، وَاهْدِهَا سُبُلَهَا وَامْلَأَهَا بِنُورِكَ الَّذِي لَا يَخْبُوْا وَاشْرَحْ صُدُورَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ، وَجَمِيلِ التَّوَكَّلِ عَلَيْكَ وَأَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِي سَبِيْلِكَ إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. اَللَّهُمَّ أَمِينَ. وَصَلَّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ


Latin: Allahumma innaka ta'lamu anna haadzihil quluuba, qad ijtama'at 'alaa mahabbatik, waltaqat 'alaa thaa'atik, wa tawahhadat 'alaa da'watik, wa ta'aahadat 'alaa nushrati syarii'atik. Fa watsiqillaahumma raabithatahaa, wa adim wuddahaa, wahdihaa subulahaa, wamla'haa binuurikal ladzii laa yakhbuu, wasyrah shuduurohaa bifaidhil iimaan bika, wa jamiilittawakkuli 'alaik, wa ahyihaa bima'rifatik, wa amit-haa 'alaa syahaadati fii sabiilik. Innaka ni'mal maulaa wa ni'man nashiir. Allahumma aamiin. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam


Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahawa hati-hati ini, telah berhimpun di atas dasar kecintaan terhadapmu, bertemu di atas ketaatan kepada-Mu dan bersatu bagi memikul beban dakwah-Mu, hati-hati ini telah mengikat persetiaan untuk menolong meninggikan syariat-Mu. Oleh itu, Ya Allah, Engkau perkukuhkan ikatannya dan Engkau kekalkan kemesraan hati-hati ini, tunjukilah hati-hati ini akan jalan yang sebenarnya, serta penuhkanlah (piala) hati-hati ini dengan cahaya Rabbani-Mu yang tidak kunjung redup, lapangkanlah hati-hati dengan limpahan keimanan serta keindahan tawakkal kepada-Mu, hidup suburkanlah hati-hati ini dengan makrifat (pengenalan yang sebenarnya) tentang-Mu. (Jika Engkau takdirkan kami mati) maka matikanlah hati-hati ini sebagai para syuhada dalam perjuangan agama-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah perkenankanlah doa kami. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan kepada semua sahabatnya."

Doa robithoh di akhir dzikir Al Matsurat oleh Hasan al-Banna ini sifatnya tidak harus dibaca atau boleh saja dibaca salah satunya. Namun, akan lebih afdal jika semua urutan dzikir dibaca semuanya.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads