Apakah Boleh Sholat Tahajud Jam 4 Pagi?

Apakah Boleh Sholat Tahajud Jam 4 Pagi?

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Sabtu, 18 Jan 2025 20:00 WIB
Apakah Boleh Sholat Tahajud Jam 4 Pagi?
Ilustrasi salat tahajud (Foto: istock)
Jakarta -

Sholat tahajud termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sholat ini mempunyai banyak keutamaan, salah satunya sebagai ibadah tambahan untuk berharap Allah SWT mengangkat pengamalnya ke tempat terbaik di sisi-Nya.

ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų ŲŲŽØĒŲŽŲ‡ŲŽØŦŲ‘ŲŽØ¯Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų– Ų†ŲŽØ§ŲŲŲ„ŲŽØŠŲ‹ Ų„Ų‘ŲŽŲƒŲŽÛ– ØšŲŽØŗŲ°Ų“Ų‰ Ø§ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ¨Ų’ØšŲŽØĢŲŽŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų…Ų‹Ø§ Ų…Ų‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŲˆŲ’Ø¯Ų‹Ø§ - 79

Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah sholat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS Al-Isra: 79)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sholat tahajud disebut juga sholat malam (qiyamul lail) karena waktu sholatnya dilakukan pada malam hari. Disebutkan bahwa waktu utama sholat tahajud adalah di sepertiga malam terakhir. Lantas, apakah sholat tahaju masih boleh dilaksanakan pada jam 4 pagi?

Bolehkan Sholat Tahajud Jam 4 Pagi?

Sholat tahajud boleh dikerjakan pada jam 4 pagi, asalkan belum memasuki waktu sholat Subuh. Dilansir buku Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, hal ini karena waktu terbaik mendirikan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir. Tentunya sholat sunnah ini dilakukan setelah sebelumnya melaksanakan sholat Isya terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

Mengutip buku Kajian Fikih dalam Bingkai Aswaja oleh Ahmad Hawassy, waktu sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan sholat tahajud sekitar jam 01.00 - waktu Subuh.

Apabila melihat waktu saat ini (17/1/2025), adzan Subuh berkumandang pada jam 04.28 WIB. Sehingga sholat tahajud masih diperbolehkan didirikan pada jam 4 pagi.

Keutamaan Waktu Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam terakhir menjadi waktu paling utama untuk sholat tahajud antara lain karena:

1. Allah SWT Niscaya Mengabulkan Doa pada Waktu Tersebut

Setiap waktu tersebut, Allah SWT turun ke langit dunia. Sehingga doa-doa para hamba yang dipanjatkan pada waktu tersebut niscaya diijabah.

Diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ˛Ų‘ŲŽ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ„Ų‘ŲŽ ŲƒŲŲ„Ų‘ŲŽ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲ…ŲŽØ§ØĄŲ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ØŒ Ø­ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲŽØ¨Ų’Ų‚ŲŽŲ‰ ØĢŲŲ„ŲØĢŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų Ø§Ų„ØĸØŽŲØąŲØŒ ŲŲŽŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„Ų: Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØ¯Ų’ØšŲŲˆŲ’Ų†ŲŲŠØŒ ŲŲŽØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØŦŲŲŠŲ’Ø¨ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲ†ŲŲŠ ، ŲŲŽØŖŲØšŲ’ØˇŲŲŠŲŽŲ‡ŲØŒ Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŲ†ŲŲŠØŒ ŲŲŽØŖŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų

Artinya: "Setiap malam, Tuhan kita turun ke langit dunia ketika sepertiga terakhir dari waktu malam. Allah berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku mengabulkan doanya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku memberinya. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku mengampuninya.'" (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Nasai, Ibnu Majah, dan Abu Daud)

2. Momen Paling Dekat dengan Allah SWT

Sepertiga malam terakhir menjadi momen terdekat para hamba dengan Allah SWT sehingga beribadah dan berdzikir kepada-Nya di waktu tersebut sangatlah utama.

Dari Amru bin Abasah RA, Nabi SAW bersabda:

ØŖŲŽŲ‚Ų’ØąŲŽØ¨Ų Ų…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲƒŲŲˆŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯Ų ؁ؐ؊ ØŦŲŽŲˆŲ’ŲŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų’ØĸØŽŲØąŲ ŲŲŽØĨؐ؆ؐ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽŲƒŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ų…ŲŲ…Ų‘ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØ°Ų’ŲƒŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ ؁ؐ؊ ØĒŲŲ„Ų’ŲƒŲŽ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽØ§ØšŲŽØŠŲ ŲŲŽŲƒŲŲ†Ų’

Artinya: "Kondisi seorang hamba yang paling dekat dengan Allah pada malam bagian terakhir. Jika kamu mampu untuk menjadi orang yang berdzikir kepada Allah pada saat itu, maka jadilah (orang seperti itu)." (HR Hakim dan Tirmidzi)

3. Allah SWT Menyukai Sholat Nabi Daud AS

Nabi Daud AS semasa hidupnya mendirikan sholat pada sepertiga malam (sholat tahajud). Sholat Daud AS tersebut pun menjadi sholat yang paling disukai oleh-Nya.

Dari Abdullah bin Amru RA, Rasulullah SAW bersabda:

ØŖŲŽØ­ŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŲŠŲŽØ§Ų…Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØĩŲŲŠŲŽØ§Ų…Ų Ø¯ŲŽØ§ŲˆŲØ¯ŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ­ŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ØŠŲ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØĩŲŽŲ„ŲŽØ§ØŠŲ Ø¯ŲŽØ§ŲˆŲØ¯ŲŽØ› ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ŲŠŲŽŲ†ŲŽØ§Ų…Ų ؆ؐØĩŲ’ŲŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲØŒ ŲˆŲŽŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų…Ų ØĢŲŲ„ŲØĢŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽŲŠŲŽŲ†ŲŽØ§Ų…Ų ØŗŲØ¯ŲØŗŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ŲŠŲŽØĩŲŲˆŲ’Ų…Ų ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų‹Ø§ ŲˆŲŽŲŠŲŲŲ’ØˇŲØąŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų‹Ø§

Artinya: "Puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud dan shalat yang paling disukai Allah adalah shalat Daud. Dia tidur separuh malam dan bangun pada sepertiganya, lalu tidur lagi pada seperenamnya. Dia berpuasa sehari dan tidak berpuasa sehari." (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, Nasai, Ibnu Majah, dan Abu Daud)

Sholat tahajud didirikan setidaknya 2 rakaat dan paling banyak tidak ada batasnya. Pelaksanaannya bisa dilakukan setiap 2 rakaat atau 4 rakaat. Sholat malam ini disyaratkan dilakukan sesudah bangun tidur meski hanya sebentar dan ditutup dengan sholat witir.




(azn/row)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads