Mengapa Al-Qur'an Disebut Kitab yang Bersifat Universal?

Mengapa Al-Qur'an Disebut Kitab yang Bersifat Universal?

Diky Darmanto - detikHikmah
Kamis, 08 Agu 2024 08:45 WIB
Mengapa Al-Quran Disebut Kitab yang Bersifat Universal?
Membaca Al-Qur'an. Foto: Getty Images/mgstudyo
Jakarta -

Al-Qur'an merupakan rahmatan lil alamin yang berarti rahmat untuk semua alam semesta, tidak hanya diperuntukan untuk umat Islam saja. Lalu mengapa Al-Qur'an disebut kitab yang universal?

Firman Allah SWT menegaskan Al-Qur'an petunjuk bagi manusia. Surah Al-baqarah ayat 185:

Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ ØąŲŽŲ…ŲŽØļŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ“Ų’ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’Ø§Ų°Ų†Ų Ų‡ŲØ¯Ų‹Ų‰ Ų„ŲŲ‘Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ ŲˆŲŽØ¨ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ†Ų°ØĒŲ Ų…ŲŲ‘Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‡ŲØ¯Ų°Ų‰ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲŲØąŲ’Ų‚ŲŽØ§Ų†ŲÛš ŲŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ Ø´ŲŽŲ‡ŲØ¯ŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŲ…Ų Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽŲ‡Ų’ØąŲŽ ŲŲŽŲ„Ų’ŲŠŲŽØĩŲŲ…Ų’Ų‡Ų ۗ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ų…ŲŽØąŲŲŠŲ’ØļŲ‹Ø§ Ø§ŲŽŲˆŲ’ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØŗŲŽŲŲŽØąŲ ŲŲŽØšŲØ¯Ų‘ŲŽØŠŲŒ ؅ؐؑ؆ؒ Ø§ŲŽŲŠŲ‘ŲŽØ§Ų…Ų Ø§ŲØŽŲŽØąŲŽ ۗ ŲŠŲØąŲŲŠŲ’Ø¯Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’ŲŠŲØŗŲ’ØąŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲØąŲŲŠŲ’Ø¯Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲØŗŲ’ØąŲŽ ۖ ŲˆŲŽŲ„ŲØĒŲŲƒŲ’Ų…ŲŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų’ØšŲØ¯Ų‘ŲŽØŠŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲØĒŲŲƒŲŽØ¨Ų‘ŲØąŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ Ų…ŲŽØ§ Ų‡ŲŽØ¯Ų°Ų‰ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ØĒŲŽØ´Ų’ŲƒŲØąŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲĄŲ¨ŲĨ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."

Pengertian Al-Qur'an

Mengutip buku Al-Qur'an sebagai sumber hukum karya Alik al Adhim, secara bahasa Al-Qur'an berarti mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro'a yang berarti membaca atau bermakna mengumpulkan atau menghimpun.

ADVERTISEMENT

Qira'ah berarti menghimpun huruf-huruf dan kata-kata satu dengan yang lain dalam satu ucapan yang tersusun rapi. Bahkan dalam Al-Qur'an ada ayat yang menggunakan kata "Al-Qur'an" yakni surah Al-Qiyamah 17-18:

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ØŦŲŽŲ…Ų’ØšŲŽŲ‡Ų— ŲˆŲŽŲ‚ŲØąŲ’Ø§Ų°Ų†ŲŽŲ‡Ų— ۚ ŲĄŲ§ ŲŲŽØ§ŲØ°ŲŽØ§ Ų‚ŲŽØąŲŽØŖŲ’Ų†Ų°Ų‡Ų ŲŲŽØ§ØĒŲ‘ŲŽØ¨ŲØšŲ’ Ų‚ŲØąŲ’Ø§Ų°Ų†ŲŽŲ‡Ų— ۚ ŲĄŲ¨

Artinya: "Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya. Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu."

Al-Qur'an Kitab Universal

Mengutip buku 'Ulumul Qur'an: Prinsip-Prinsip dalam Pengkajian Ilmu Tafsir Al-Qur'an karya Badrudin, Rasulullah SAW diutus ketika manusia sedang mengalami kekosongan era tidak adanya nabi/rasul.

Tujuannya untuk menyempurnakan ajaran dari rasul-rasul terdahulu, dengan syariat yang universal dan abadi, dan menggunakan kitab yang diturunkannya yakni Al-Qur'anul Karim.

Al-Qur'an merupakan risalah Allah kepada manusia seluruh alam. Surah Al-A'raf ayat 158:

Ų‚ŲŲ„Ų’ ŲŠŲ°Ų“Ø§ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ØŦŲŽŲ…ŲŲŠŲ’ØšŲ‹Ø§ Û¨Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽŲ‡Ų— Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲÛš Ų„ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽ ŲŠŲØ­Ų’ŲŠŲ– ŲˆŲŽŲŠŲŲ…ŲŲŠŲ’ØĒŲÛ– ŲŲŽØ§Ų°Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŲ…Ų‘ŲŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲƒŲŽŲ„ŲŲ…Ų°ØĒؐ؇ؖ ŲˆŲŽØ§ØĒŲ‘ŲŽØ¨ŲØšŲŲˆŲ’Ų‡Ų Ų„ŲŽØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ØĒŲŽŲ‡Ų’ØĒŲŽØ¯ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲĄŲĨŲ¨

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai manusia, sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua, Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak ada tuhan selain Dia, serta Yang menghidupkan dan mematikan. Maka, berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, (yaitu) nabi ummi (tidak pandai baca tulis) yang beriman kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia agar kamu mendapat petunjuk."

Serta surah Al-Azab ayat 40:

Ų…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯ŲŒ Ø§ŲŽØ¨ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯Ų ؅ؐؑ؆ؒ ØąŲ‘ŲØŦŲŽØ§Ų„ŲŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„Ų°ŲƒŲŲ†Ų’ ØąŲ‘ŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽØŽŲŽØ§ØĒŲŽŲ…ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘Ų–Ų†ŲŽÛ— ŲˆŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ’Ų…Ų‹Ø§ āŖ– Ų¤Ų 

Artinya: "Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang di antara kamu, melainkan dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

Maka sudah pasti Al-Qur'an dapat memenuhi semua tuntutan kemanusiaan. Sesuai Surah As-Syura ayat 13:

۞ Ø´ŲŽØąŲŽØšŲŽ Ų„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Ų…Ų‘ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†Ų Ų…ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĩŲ‘Ų°Ų‰ Ø¨ŲŲ‡Ų– Ų†ŲŲˆŲ’Ø­Ų‹Ø§ ŲˆŲ‘ŲŽØ§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲˆŲ’Ø­ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĩŲ‘ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ‡Ų–Ų“ Ø§ŲØ¨Ų’ØąŲ°Ų‡ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØŗŲ°Ų‰ ŲˆŲŽØšŲŲŠŲ’ØŗŲ°Ų“Ų‰ Ø§ŲŽŲ†Ų’ Ø§ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØĒŲŽŲŲŽØąŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ø§ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲÛ— ŲƒŲŽØ¨ŲØąŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØĒŲŽØ¯Ų’ØšŲŲˆŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲÛ— Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲŠŲŽØŦŲ’ØĒŲŽØ¨ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§Û¤ØĄŲ ŲˆŲŽŲŠŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŲ†ŲŲŠŲ’Ø¨ŲÛ— ŲĄŲŖ

Artinya: "Dia (Allah) telah mensyariatkan bagi kamu agama yang Diwasiatkan (juga) kepada Nuh, yang telah Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad), dan yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa yaitu: tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki pada (agama)-Nya dan memberi petunjuk pada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."

Tujuan Diturunkannya Al-Qur'an

Menurut Muá¸Ĩammad Bāqir ḤakÄĢm dalam bukunya Ulumul Quran, Al-Qur'an turun ke bumi dengan beberapa tujuan, di antaranya yakni:

1. Al-Qur'an Sebagai Peringatan dan Pengingat

Berdasarkan surah Al-Anam ayat 19 di bawah ini:

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽŲŠŲ‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ø§ŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲ Ø´ŲŽŲ‡ŲŽØ§Ø¯ŲŽØŠŲ‹ ۗ Ų‚ŲŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Û—Ø´ŲŽŲ‡ŲŲŠŲ’Ø¯ŲŒÛĸ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØ¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Û—ŲˆŲŽØ§ŲŲˆŲ’Ø­ŲŲŠŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽ Ų‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’Ø§Ų°Ų†Ų Ų„ŲØ§ŲŲ†Ų’Ø°ŲØąŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų– ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’Ûĸ Ø¨ŲŽŲ„ŲŽØēŲŽ ۗ Ø§ŲŽŲ‰Ų•ŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØĒŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų°Ų„ŲŲ‡ŲŽØŠŲ‹ Ø§ŲØŽŲ’ØąŲ°Ų‰Û— Ų‚ŲŲ„Ų’ Ų„Ų‘ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ۚ Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽŲ…ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø­ŲØ¯ŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽØ§ŲŲ†Ų‘ŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ Ø¨ŲŽØąŲŲŠŲ’Û¤ØĄŲŒ Ų…ŲŲ‘Ų…Ų‘ŲŽØ§ ØĒŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲĄŲŠ

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya?" Katakanlah, "Allah. Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku supaya dengan itu aku mengingatkan kamu dan orang yang sampai (Al-Qur'an kepadanya). Apakah kamu benar-benar bersaksi bahwa ada tuhan-tuhan lain selain Allah?" Katakanlah, "Aku tidak bersaksi." Katakanlah, "Sesungguhnya Dialah Tuhan Yang Maha Esa dan aku lepas tangan dari apa yang kamu persekutukan."

2. Al-Qur'an Merupakan Contoh

Berdasarkan surah Al-Kahfi ayat 54

ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽØ¯Ų’ ØĩŲŽØąŲ‘ŲŽŲŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’ Ų‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’Ø§Ų°Ų†Ų Ų„ŲŲ„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ų…ŲŽØĢŲŽŲ„ŲÛ— ŲˆŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŲ†Ų’ØŗŲŽØ§Ų†Ų Ø§ŲŽŲƒŲ’ØĢŲŽØąŲŽ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ØŦŲŽØ¯ŲŽŲ„Ų‹Ø§ ŲĨŲ¤

Artinya: "Sungguh, Kami telah menjelaskan segala perumpamaan dengan berbagai macam cara dan berulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur'an ini. Akan tetapi, manusia adalah (makhluk) yang paling banyak membantah."

3. Al-Qur'an Sebagai Hujjah

Berdasarkan surah Al-Anam ayat 155-156:

ŲˆŲŽŲ‡Ų°Ø°ŲŽØ§ ؃ؐØĒŲ°Ø¨ŲŒ Ø§ŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„Ų’Ų†Ų°Ų‡Ų Ų…ŲØ¨Ų°ØąŲŽŲƒŲŒ ŲŲŽØ§ØĒŲ‘ŲŽØ¨ŲØšŲŲˆŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§ØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ø§ Ų„ŲŽØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ØĒŲØąŲ’Ø­ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽÛ™ ŲĄŲĨŲĨ Ø§ŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„ŲŲˆŲ’Ų“Ø§ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨Ų ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØˇŲŽØ§Û¤Ų‰Ų•ŲŲŲŽØĒŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲ†ŲŽØ§Û– ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų’ ŲƒŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØšŲŽŲ†Ų’ Ø¯ŲØąŲŽØ§ØŗŲŽØĒؐ؇ؐ؅ؒ Ų„ŲŽØēŲ°ŲŲŲ„ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ ŲĄŲĨŲĻ

Artinya: "(Al-Qur'an) ini adalah Kitab yang Kami turunkan lagi diberkahi. Maka, ikutilah dan bertakwalah agar kamu dirahmati. (Kami turunkan Al-Qur'an itu) supaya kamu (tidak) mengatakan, "Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (Yahudi dan Nasrani) dan sesungguhnya kami lengah dari apa yang mereka baca,"

Demikianlah penjelasannya, Al-Qur'an bukan hanya sebagai kitab suci bagi umat Islam, tetapi juga sebagai pedoman universal yang memberikan petunjuk dan rahmat bagi seluruh umat manusia.




(lus/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads