Akhlak Rasulullah SAW dalam kesehariannya patut menjadi teladan umat Islam. Tak terkecuali cara beliau dalam menata dan menyisir rambutnya.
Cara Rasulullah SAW menata dan menyisir rambut dijelaskan dalam beberapa hadits. Imam at-Tirmidzi dalam kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyah--sebuah kitab hadits yang berisi kepribadian dan budi pekerti Rasulullah SAW--memaparkan sejumlah hadits yang menjelaskan tentang hal ini.
Menurut hadits dalam kitab tersebut seperti diterjemahkan Rusdianto, Rasulullah SAW sangat suka mendahulukan bagian yang kanan ketika menata rambut. Berikut bunyi haditsnya,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ØŲدŲŲØĢŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲØ§Ø¯Ų بŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲØąŲŲ Ø ŲŲØ§ŲŲ: ØŲدŲŲØĢŲŲŲØ§ ØŖŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØŖŲØŲŲŲØĩŲ Ø ØšŲŲŲ Ø§ŲŲØŖŲØ´ŲØšŲØĢŲ Ø¨ŲŲŲ ØŖŲØ¨ŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲØšŲØĢŲØ§ØĄŲ Ø ØšŲŲŲ ØŖŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ø ØšŲŲŲ Ų ŲØŗŲØąŲŲŲŲŲ Ø ØšŲŲŲ ØšŲØ§ØĻŲØ´ŲØŠŲ Ø ŲŲØ§ŲŲØĒŲ: ØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØŗŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØŲØ¨ŲŲ Ø§ŲØĒŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø¸ŲŲŲŲØąŲŲŲ ØĨŲØ°Ųا ØĒŲØˇŲŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲŲ ØĒŲØąŲØŦŲŲŲŲŲ ØĨŲØ°Ųا ØĒŲØąŲØŦŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØĒŲØšŲاŲŲŲŲ ØĨŲØ°Ųا اŲŲØĒŲØšŲŲŲ
Artinya: "Hannad bin as-Sari meriwayatkan kepada kami dari Abu al-Ahwash, dari al-Asy'ats bin Abi asy-Sya'tsa', dari ayahnya, dari Masruq, dari Siti Aisyah RA yang berkata, "Rasulullah SAW sangat suka mendahulukan bagian yang kanan ketika bersuci, menata rambut, dan mengenakan sandal."
Dalam hadits lain dikatakan, Rasulullah SAW menyisir atau menata rambutnya hanya sesekali saja. Beliau juga melarang menyisir rambut secara berlebihan.
ØŲدŲŲØĢŲŲŲØ§ اŲŲØŲØŗŲŲŲ Ø¨ŲŲŲ ØšŲØąŲŲŲØŠŲ Ø ŲŲØ§ŲŲ: ØŲدŲŲØĢŲŲŲØ§ ØšŲØ¨ŲØ¯Ų Ø§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų Ø¨ŲŲŲ ØŲØąŲØ¨Ų Ø ØšŲŲŲ ŲŲØ˛ŲŲØ¯Ų بŲŲŲ ØŖŲØ¨ŲŲ ØŽŲØ§ŲŲØ¯Ų Ø ØšŲŲŲ ØŖŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲØ§ØĄŲ اŲŲØŖŲŲŲØ¯ŲŲ Ø ØšŲŲŲ ØŲŲ ŲŲŲØ¯Ų بŲŲŲ ØšŲØ¨ŲØ¯Ų Ø§ŲØąŲŲØŲŲ ŲŲŲ Ø ØšŲŲŲ ØąŲØŦŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØŖŲØĩŲØŲØ§Ø¨Ų اŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų: ØŖŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲ ŲŲØĒŲØąŲØŦŲŲŲŲ ØēŲØ¨Ųا.
Artinya: "Al Hasan bin Arafah meriwayatkan kepada kami dari Abdussalam bin Harb, dari Yazid bin Abu Khalid, dari Abu al Ala' al Auadi, dari Humaid bin Abdurrahman, dari seorang sahabat Nabi SAW bahwa sesungguhnya Nabi SAW hanya sesekali waktu saja menyisir atau menata rambutnya.'
Adapun, terkait larangan menyisir rambut secara berlebihan, Imam at-Tirmidzi mengeluarkan riwayat ini dari Muhammad bin Basysyar, dari Yahya bin Sa'id, dari Hisyam bin Hassan, dari al Hasan, dari Abdullah bin Mughaffal yang berkata,
ŲŲŲŲŲ ØąŲØŗŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲ Ø§ŲØĒŲŲØąŲØŦŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ØēŲŲŲŲØ§
Artinya: "Rasulullah SAW melarang kami menyisir rambut dengan berlebihan, kecuali sesekali waktu saja."
Rasulullah SAW juga sering memakai minyak rambut. Yusuf bin Isa meriwayatkan dari Waki', dari ar-Rabi' bin Shabih, dari Yazid bin Aban, yaitu ar-Raqasyi, dari Anas bin Malik yang berkata,
ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØŗŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØĢŲØąŲ دŲŲŲŲŲ ØąŲØŖŲØŗŲŲŲ ŲŲØĒŲØŗŲØąŲŲØŲ ŲŲØŲŲŲØĒŲŲŲØ ŲŲŲŲŲŲØĢŲØąŲ اŲŲŲŲŲŲØ§ØšŲ Ø ØŲØĒŲŲŲ ŲŲØŖŲŲ ØĢŲŲŲØ¨ŲŲŲ ØĢŲŲŲØ¨Ų Ø˛ŲŲŲŲØ§ØĒŲ
Artinya: "Rasulullah SAW sering meminyaki rambutnya, menyisir janggutnya, lalu menggunakan kain penutup kepala sehingga seolah-olah jubah beliau seperti jubah penjual parfum."
Dikatakan dalam riwayat lain yang berasal dari Jabir bin Samurah RA, apabila Rasulullah SAW memakai minyak rambut, uban beliau tidak terlihat. Namun, ketika beliau tidak menggunakan minyak rambut, ubannya terlihat tapi hanya sedikit.
(kri/lus)












































Komentar Terbanyak
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan
DPR RI Dukung Desakan MUI Tindak Tegas Pelaku LGBT
PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026