Ibadah salat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang wajib ditunaikan dalam segala situasi dan keadaan. Ibadah ini menjadi tiang agama yang menegaskan kedisiplinan dan ketaatan seorang muslim kepada Allah SWT.
Meskipun demikian, melaksanakan salat tepat pada waktunya sering kali menjadi tantangan saat seseorang sedang dalam perjalanan jauh. Sebagai solusi, Allah SWT mensyariatkan keringanan (rukhsah) berupa salat jamak dan qashar guna memastikan ibadah tetap dapat ditunaikan. Bagaimana caranya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Salat Jamak Qashar
Berdasarkan buku Tata Cara Sholat Lengkap yang Dicintai Allah dan Rasulullah karya Yoli Hemdi, salat jamak qashar merupakan bentuk kemudahan (rukhsah) dari Allah SWT yang memungkinkan seorang Muslim untuk menggabungkan sekaligus meringkas jumlah rakaat salat fardhu.
Hal ini berbeda dengan jamak biasa, di mana dua waktu salat hanya disatukan tanpa mengurangi jumlah rakaatnya. Sebagai contoh, seseorang tetap mengerjakan empat rakaat Dzuhur dan empat rakaat Ashar secara berurutan dalam satu waktu. Sementara itu, salat qashar secara spesifik berarti memangkas salat yang asalnya empat rakaat menjadi dua rakaat saja.
Menurut Nurul Ihsan dalam bukunya, Panduan Lengkap Belajar Shalat untuk Anak, tata cara ini terbagi menjadi dua kategori:
- Jamak Takdim Qashar: Mengerjakan salat di waktu yang pertama (seperti Ashar di waktu Dzuhur).
- Jamak Takhir Qashar: Melaksanakan salat di waktu yang kedua (seperti Dzuhur di waktu Ashar).
Perlu diperhatikan bahwa pelaksanaan salat tersebut wajib mengikuti urutan waktunya. Apabila seseorang melakukan jamak takhir, ia harus mendahulukan salat Dzuhur sebelum Ashar, atau menunaikan salat Maghrib terlebih dahulu sebelum beralih ke salat Isya.
Landasan syariat mengenai pelaksanaan salat qashar bersumber dari firman Allah SWT yang termaktub dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surah An-Nisa ayat 101.
ا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْكَٰفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِينًا
Artinya: Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Tata Cara Salat Jamak dan Qashar
Apabila waktu salat tiba di tengah perjalanan, sangat disarankan untuk singgah sejenak di masjid atau musala terdekat guna menunaikan salat jamak qashar. Mengacu pada buku Panduan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin karya Ahmad Alawiy, berikut adalah panduan lengkap mengenai tata cara pelaksanaannya.
1. Tata Cara Salat Jamak Qashar Dzuhur-Ashar Taqdim
Dalam pelaksanaan jamak takdim qashar, seseorang terlebih dahulu mendirikan dua rakaat salat Dzuhur yang kemudian segera disambung dengan dua rakaat salat Ashar. Adapun tata caranya sebagai berikut:
- Berdiri menghadap kiblat.
- Mengucapkan takbiratul ihram sambil berniat dalam hati untuk melaksanakan salat Dzuhur dengan jamak taqdim qashar.
- Melaksanakan salat pertama seperti biasa hingga selesai dua rakaat.
- Mengakhiri salat dengan salam.
- Setelah salam, berdiri kembali tanpa diselingi aktivitas lain seperti dzikir, doa, atau percakapan.
- Langsung berdiri melaksanakan salat Ashar dua rakaat hingga salam.
2. Tata Cara Salat Jamak Qashar Dzuhur-Ashar Takhir
Salat jamak takhir qashar dilakukan dengan mengerjakan salat Dzuhur dan Ashar di waktu Ashar, berikut caranya:
- Berdiri menghadap kiblat.
- Mengucapkan takbiratul ihram sambil berniat dalam hati untuk melaksanakan salat Dzuhur dengan jamak takhir qashar.
- Melaksanakan salat Dzuhur terlebih dahulu sebanyak dua rakaat.
- Mengakhiri salat dengan salam.
- Setelah salam, berdiri kembali tanpa diselingi aktivitas lain seperti dzikir, doa, atau percakapan.
- Langsung berdiri melaksanakan salat Ashar dua rakaat hingga salam.
3. Tata Cara Salat Jamak Qashar Maghrib-Isya Taqdim
Salat jamak taqdim qashar dilakukan dengan mengerjakan salat Maghrib dan Isya di waktu Maghrib. Adapun tata caranya sebagai berikut:
- Berdiri menghadap kiblat.
- Mengucapkan takbiratul ihram sambil berniat dalam hati untuk melaksanakan salat Maghrib dengan jamak takhir qashar Isya.
- Melaksanakan salat Magrib seperti biasa tiga rakaat.
- Mengakhiri salat dengan salam.
- Setelah salam, berdiri kembali tanpa diselingi aktivitas lain seperti dzikir, doa, atau percakapan.
- Langsung berdiri melaksanakan salat Isya dua rakaat hingga salam.
4. Tata Cara Salat Jamak-Qashar Maghrib-Isya Takhir
Salat jamak takhir qashar dilakukan dengan mengerjakan salat Maghrib dan Isya di waktu Isya. Adapun tata caranya sebagai berikut:
- Berdiri menghadap kiblat.
- Mengucapkan takbiratul ihram sambil berniat dalam hati untuk melaksanakan salat dengan jamak takhir qashar.
- Melaksanakan salat Maghrib terlebih dahulu tiga rakaat.
- Mengakhiri salat dengan salam.
- Setelah salam, berdiri kembali tanpa diselingi aktivitas lain seperti dzikir, doa, atau percakapan.
- Langsung berdiri melaksanakan salat Isya dua rakaat hingga salam.
Wallahu'alam.
(hnh/lus)












































Komentar Terbanyak
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, MUI: Kehancuran bagi AS-Israel
Kisah Turunnya Malaikat yang Menjabat Tangan Manusia di Malam Lailatul Qadar
Perkiraan Lebaran 2026 Menurut NU, Muhammadiyah, Pemerintah, BMKG dan BRIN