Sujud Syukur sebagai Selebrasi Pemain Bola, Boleh Ngga Sih?

Sujud Syukur sebagai Selebrasi Pemain Bola, Boleh Ngga Sih?

Rahma Harbani - detikHikmah
Selasa, 29 Nov 2022 15:15 WIB
DOHA, QATAR - NOVEMBER 27:   Nayef Aguerd of Morocco reacts at the end of the FIFA World Cup Qatar 2022 Group F match between Belgium and Morocco at Al Thumama Stadium on November 27, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Chris Brunskill/Fantasista/Getty Images)
Potret pemain sepakbola asal Maroko yang melakukan suujud syukur di gelaran Piala Dunia 2022 Qatar. (Chris Brunskill/Getty Images)
Jakarta - Penggemar bola mungkin pernah melihat pesepak bola muslim melakukan sujud syukur usai timnya mencetak angka di musim Piala Dunia 2022. Biasanya, sujud syukur itu langsung dilakukan di lapangan.

Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berkenaan dengan hal itu, para ulama yang dikutip dari laman Bimas Kemenag RI berpendapat sujud syukur di lapangan yang dilakukan oleh para pemain bola diperbolehkan. Utamanya, hal itu untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Menurut Sayyid Sabiq dalam buku Fiqh Sunnah, sujud syukur juga diperbolehkan tanpa didahului dengan berwudhu terlebih dahulu. Ia berpendapat, tidak ada informasi yang menjelaskan detail terkait keadaan Rasulullah SAW saat melakukan sujud syukur.

Dalam salah satu riwayat hadits dari Abdurrahman bin Auf, ia berkata:

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاتَّبَعْتُهُ حَتَّى دَخَلَ نَخْلًا فَسَجَدَ فَأَطَالَ السُّجُودَ حَتَّى خِفْتُ أَوْ خَشِيتُ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ قَدْ تَوَفَّاهُ أَوْ قَبَضَهُ قَالَ فَجِئْتُ أَنْظُرُ فَرَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ مَا لَكَ يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ قَالَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ لِي أَلَا أُبَشِّرُكَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ لَكَ مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ صَلَّيْتُ عَلَيْهِ وَمَنْ سَلَّمَ عَلَيْكَ سَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَسَجَدتُ لله شُكرًا (رواه أحمد)

Artinya: dari [Abdurrahman bin Auf] berkata: Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar kemudian aku mengikuti beliau, ketika beliau masuk ke kebun kurma, beliau bersujud dengan memanjangkannya sehingga membuatku takut atau khawatir jika Allah mewafatkan atau mencabut ruhnya. Maka aku mendekati beliau dan memperhatikannya, tiba-tiba beliau mengangkat kepalanya, lalu bertanya: "ada apa denganmu wahai Abdurrahman?" saya pun menerangkan hal itu kepada beliau, dan beliau menjawab: "Jibril 'Alaihiis salam berkata kepadaku: 'Apakah kamu mau aku sampaikan kabar gembira kepadamu, sesungguhnya Allah 'azza wajalla berfirman kepadamu: 'Barangsiapa bershalawat kepadamu, niscaya Aku akan bershalawat kepadanya, dan barangsiapa yang mengucapkan salam kepadamu niscaya aku akan mengucapkan salam kepadanya. Maka aku bersujud untuk bersyukur kepada Allah." (HR. Ahmad).

Terkait ketentuan menutup aurat, mengingat pakaian pemain sepakbola memiliki aturannya tersendiri dan membuat beberapa bagian aurat terbuka, hal ini dijelaskan oleh Mazhab Syafi'i dan Hambali.

Menurut kedua mazhab ini, memakai pakaian seadanya yang menampakkan aurat bukan merupakan ketentuan sujud syukur. Sebagaimana dikutip dari buku Seri Fiqih Kehidupan 3: Shalat karya Ahmad Sarwat.

Di samping itu, tidak ada doa khusus yang dibaca saat melakukan sujud syukur. Namun, dikutip dari situs al-feqh, bacaan sholat saat sujud bisa dibaca saat sujud syukur. Berikut bacaannya,

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى

Bacaan latin: Subhaana robbiyal 'a'la

Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi."

Nah, itu dia penjelasan hukum sujud syukur yang biasa dilakukan oleh para pesepak bola muslim. Semoga menjawab rasa penasaranmu, ya, detikers!

Simak Video "Erick Thohir: Perlu Nyali untuk Bersih-bersih Sepakbola Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)