Tentang Umur Nabi Nuh, Benarkah Capai Ribuan Tahun?

Tentang Umur Nabi Nuh, Benarkah Capai Ribuan Tahun?

Rahma Harbani - detikHikmah
Sabtu, 05 Nov 2022 07:00 WIB
Nabi Nuh
Ilustrasi Nabi Nuh AS yang disebut memiliki umur terpanjang. (Ilustrasi: Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Nabi Nuh AS dikenal sebagai nabi yang disebut memiliki masa hidup terpanjang di antara para nabi lainnya. Beberapa pendapat ada yang menyebut bahkan total keseluruhan umur Nabi Nuh AS mencapai ribuan tahun.

Pendapat tersebut sebetulnya disandarkan dari salah satu firmanNya surah Al Ankabut ayat 14. Ayat ini menceritakan masa tinggal Nabi Nuh dengan kaumnya sebelum terjadinya peristiwa banjir besar yakni selama 950 tahun. Allah SWT berfirman,

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَلَبِثَ فِيْهِمْ اَلْفَ سَنَةٍ اِلَّا خَمْسِيْنَ عَامًا ۗفَاَخَذَهُمُ الطُّوْفَانُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ

Artinya: Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian, mereka dilanda banjir besar dalam keadaan sebagai orang-orang zalim.

Dengan kata lain, bukan tidak mungkin bila total keseluruhan umur Nabi Nuh AS mencapai seribu tahun bahkan bisa lebih. Ditambah lagi, Imam Nawawi dalam Kitab At Tahdzib juga menyebutkan, Nabi Nuh adalah nabi yang paling panjang umurnya.

Lalu, menurut Asy Syahid Sayyid Quthub dalam Fi Zhilalil Qur'an, masa waktu yang termaktub dalam surah Al Ankabut ayat 14 itu adalah perkara yang tidak dapat dibantah lagi karena bersumber dari Al-Qur'an. Sebab, bilangan manusia pada masa itu masih sedikit di bumi.

"Sebab itu, tidaklah mustahil jika bilangan yang sedikit itu diimbangi Allah dengan perpanjangan umur, supaya bumi tetap berisi dan hidup bisa panjang," kata Asy Syahid Sayyid Quthub yang diterjemahkan oleh Hamka dalam Tafsir Al Azhar Jilid 6.

Asy Syahid Sayyid Quthub juga menjelaskan, jumlah manusia yang banyak seperti sekarang membuat umur panjang dianggap tidak terlalu diperlukan lagi, khususnya dalam merawat bumi.

"Kalau sedikit bilangan dan masih sedikit keturunan, umur jadi panjang. Sebagaimana terlihat pada burung-burung nasar (elang) dan sebangsa penyu. Penyu ada yang berusia sampai beratus tahun," terangnya.

Lebih lanjut, para ulama dengan beragam pendapatnya menyebut, umur Nabi Nuh AS saat diangkat menjadi seorang rasul saja saat beliau sudah menginjak usia ratusan tahun meski masih ada yang berpendapat saat beliau berusia 50 tahun.

Ada yang menyatakan Nabi Nuh AS diangkat menjadi rasul saat berusia kurang lebih 350 tahun. Adapula dari Ibnu Jarir RA, ia mengatakan Nabi Nuh AS sudah berusia 480 tahun saat itu. Pendapat ini juga dikuatkan oleh Ibnu Abbas RA dalam Kitab al Mustadrak.

"Maka beliau senantiasa menyeru kaumnya selama 950 tahun. Beliau hidup setelah banjir bandang selama 60 tahun, sehingga manusia menjadi banyak dan tersebar," demikian seperti yang diterjemahkan Imam Jaluddin al-Suyuthi dalam Al-Itqan fi Ulumil Qur'an.

Nabi Kedua Setelah Nabi Adam

Mendukung pernyataan bahwa Nabi Nuh adalah nabi dengan usia terpanjang, beliau juga merupakan nabi kedua yang lahir setelah Nabi Adam. Al Hafizh Abu Hatim bin Hibban dalam kitab Shahihnya meriwayatkan, rentang waktu antara Adam dan Nuh mencapai sepuluh abad.

"Aku mendengar Abu Umamah mengatakan bahwa seseorang pernah bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah Adam seorang nabi?' Rasulullah menjawab, 'Ya, benar,' Lelaki itu bertanya lagi, 'Berapa lama (tenggang waktu) antara dirinya dan Nuh?' Rasulullah menjawab, 'Sepuluh abad.' (HR Ibnu Hibban).

Ibnu Abbas RA menafsirkan, bila satu abad adalah seratus tahun pada hadits di atas maka rentang kedua nabi tersebut adalah seribu tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan bila lebih dari itu.

Pasalnya, abad yang dimaksud dalam hadist tersebut juga dapat bermakna kaum atau umat, sebagaimana dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur'an seperti surah Al Isra ayat 17, surah Al Furqan ayat 38, dan surah Maryam ayat 74.

Berdasarkan dalil di atas, sudah ada beberapa kaum atau generasi umat yang hidup sangat lama sebelum masa Nabi Nuh. Dengan demikian, rentang waktu antara Nabi Adam dan Nabi Nuh bisa jadi beribu-ribu tahun lamanya.

Meski demikian, Ibnu Katsir dalam Kisah Para Nabi mengatakan, Nabi Nuh disebut sebagai rasul pertama yang diutus Allah SWT ke penduduk bumi. Tepatnya, setelah ada kerusakan dan berbagai macam malapetaka tersebar luas hingga Allah SWT harus mengutus seorang rasul.

Untuk itu, tidak mengherankan pula bila umur Nabi Nuh AS bisa mencapai hingga ribuan tahun. Wallahu'alam.

Simak Video "Jual Parsel Buah-buahan, Pedagang Lumajang Raih Untung 10 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)