Saudi Gunakan Robot AI untuk Bersihkan Area Masjid Nabawi

Saudi Gunakan Robot AI untuk Bersihkan Area Masjid Nabawi

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Sabtu, 26 Sep 2026 07:00 WIB
Masjid Nabawi
Foto: Fuad Fariz/detikcom
Jakarta -

Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terus menjaga kebersihan Masjid Nabawi melalui program pembersihan menyeluruh. Ini mencakup area atap, pelataran, hingga berbagai fasilitasnya.

Dilansir dari situs IQNA, program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan aman bagi para jemaah. Tim khusus yang diawasi oleh tenaga kerja nasional melakukan operasi pembersihan dan sterilisasi di seluruh area masjid dan fasilitasnya beberapa kali dalam sehari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim tersebut menggunakan berbagai peralatan, baik yang menggunakan tenaga listrik maupun manual, serta bahan pembersih yang ramah lingkungan. Cakupan kerja mereka meliputi ruang interior masjid, atap, pilar-pilar, lantai marmer di pelataran luar, fasilitas umum, toilet, dan area parkir untuk menjaga kebersihan di seluruh kawasan itu.

Robot berbasis kecerdasan buatan (AI) juga dikerahkan di area pelataran untuk mendukung operasi pembersihan. Robot itu dioperasikan melalui panel kontrol yang terpasang pada perangkat dan terhubung dengan layar untuk menentukan jalur yang harus dilalui. Kamera yang terdapat pada robot membantu perangkat bernavigasi sekaligus menghindari rintangan maupun orang yang berada di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

Upaya-upaya tersebut mengintegrasikan teknologi modern dalam pemeliharaan Masjid Nabawi. Hal itu juga membantu mempersiapkan lokasi tersebut untuk menyambut jemaah dalam jumlah besar sepanjang waktu.

Menurut laporan kantor berita Saudi, perpaduan tenaga manusia dan teknologi modern, termasuk robot pintar, membantu menjaga kebersihan kawasan Masjid Nabawi secara berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan perhatian yang diberikan Saudi terhadap perawatan Dua Masjid Suci serta pelayanan bagi pengunjung dan jemaahnya.

Belakangan ini, Saudi terus mendorong inovasi khususnya dalam hal teknologi untuk meningkatkan pelayanan terhadap jemaah. Salah satunya adalah adanya teknologi pendamping ibadah yaitu Digital Mutawwif yang bisa diakses lewat aplikasi Nusuk.

Dilansir dari situs Ajel.sa, jemaah akan mendapat pendamping pintar saat menjalankan ibadah. Layanan itu menggunakan AI spasial untuk memahami lokasi, pergerakan, serta konteks perjalanan jemaah secara real time. Digital Mutawwif bisa mengarahkan jemaah lewat rute dan lantai yang dinilai optimal.

Sistem tersebut secara otomatis menghitung putaran tawaf dan sai serta menampilkan panduan dan doa yang relevan pada setiap tahapan. Dalam sebulan, Digital Mutawwif telah digunakan lebih dari 2 juta kali. Sebanyak lebih dari 1,4 juta pengguna tercatat menyelesaikan tawaf dan sai secara digital dengan bantuan layanan ini.



(aeb/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads