Al Hidayah Tower Terbakar, PPIH Pastikan Seluruh Jemaah Indonesia Aman

Kabar Haji Bersama Wardah

Al Hidayah Tower Terbakar, PPIH Pastikan Seluruh Jemaah Indonesia Aman

Rachmatunnisa - detikHikmah
Sabtu, 06 Jun 2026 19:49 WIB
Screenshot video saat evakuasi jemaah hotel Al Hidayah Tower, Jumat (5/6/2026).
Screenshot video saat evakuasi jemaah hotel Al Hidayah Tower, Jumat (5/6/2026). Foto: Media Center Haji 2026
Makkah -

Kebakaran sempat terjadi di salah satu ruangan kompleks Al Hidayah Tower, Aziziah, Makkah, pada Jumat (5/6/2026) petang. Meski sempat memicu evakuasi penghuni beberapa tower, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh jemaah haji Indonesia dalam kondisi aman.

Untuk diketahui, Kompleks Al Hidayah Tower tahun ini menjadi tempat tinggal jemaah haji Indonesia asal Embarkasi Banten, Padang, dan Banjarmasin yang berada di wilayah kerja Sektor 10 Makkah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala PPIH Daerah Kerja (Daker) Makkah Ihsan Faisal menegaskan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka dari kalangan jemaah Indonesia.

"Yang perlu kami pastikan, seluruh jemaah kita tidak ada satu pun yang luka ataupun yang lainnya. Jadi insyaallah semua jemaah kita yang ada di Sektor 10 Alhamdulilah aman," tegas Ihsan kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Sabtu (6/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Ihsan, kejadian bermula sekitar pukul 18.00 waktu Arab Saudi saat sejumlah jemaah melihat kepulan asap di area depan Tower 7. Setelah dilakukan pengecekan, sumber asap berasal dari sebuah ruangan yang digunakan sebagai tempat tinggal karyawan hotel.

"Di situ ada ruangan, ruangan karyawan, semacam kamar karyawan. Dan ternyata setelah ditelusuri, berdasarkan informasi dari teman-teman sektor 10, si karyawan tersebut, karyawan hotel, nge-charge baterai skuter," tuturnya.

"Mungkin karena kejadiannya itulah, overheat atau apalah gitu ya, kemudian si baterai tersebut meledak sehingga sampai keluar api dan membakar di barang-barang yang ada di kamar tersebut," tutur Ihsan.

Pihak hotel kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Makkah. Tiga unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke area lain.

Sesuai prosedur keselamatan, petugas Sektor 10 bersama manajemen hotel langsung mengevakuasi jemaah yang berada di Tower 6, 7, dan 8 melalui tangga darurat. Evakuasi dilakukan karena asap sempat menyebar ke beberapa bangunan di sekitar lokasi kebakaran.

"Memang asapnya menyebar sampai ke tower 6, 7, dan 8, makanya jamaah dievakuasi," jelasnya.

Sekitar pukul 20.00 waktu Arab Saudi, petugas pemadam memastikan api telah padam sepenuhnya dan tidak ditemukan lagi titik kebakaran. Setelah situasi dinyatakan aman, jemaah yang sempat dievakuasi diperbolehkan kembali ke kamar masing-masing.

Ihsan menjelaskan jumlah penghuni Indonesia di kompleks tersebut saat kejadian tidak lagi penuh karena sebagian kloter dari Banten, Padang, dan Banjarmasin sudah lebih dahulu pulang ke Tanah Air.

Berkaca dari insiden itu, PPIH mengingatkan agar lebih berhati-hati menggunakan perangkat elektronik di kamar. Peralatan yang sudah tidak digunakan sebaiknya segera dicabut dari sumber listrik untuk mengurangi risiko korsleting maupun kebakaran.

"Kalau sudah tidak digunakan itu lebih baik dicabut ya, jadi water heater atau alat pemanas air, pemanas nasi, ataupun charger HP dan sebagainya, kalau sudah tidak digunakan lebih baik dicabut saja," pintanya.

Menurut Ihsan, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena suhu udara di Makkah yang panas dapat memperbesar risiko terjadinya kebakaran apabila perangkat elektronik digunakan tanpa pengawasan.




(rns/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

373 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads