Di pusat pemerintahan Malaysia, berdiri sebuah masjid megah berwarna merah muda (pink) yang menjadi salah satu ikon wisata religi Negeri Jiran. Masjid tersebut adalah Masjid Putra atau Putra Mosque yang berlokasi di Putrajaya, pusat administratif pemerintahan Malaysia.
Putrajaya sendiri dikenal sebagai kota modern yang menjadi rumah bagi berbagai gedung pemerintahan dan landmark ikonik. Di antara bangunan-bangunan megah itu, Masjid Putra menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan karena keindahan arsitekturnya yang unik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip laman resmi Masjid Putra, pembangunan masjid ini dimulai pada 1996 dan rampung pada 1999 sebelum diresmikan pada 2000. Masjid ini dibangun pada masa kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia saat itu, Tun Dr. Mahathir Mohamad, sebagai bagian dari pengembangan Putrajaya sebagai pusat pemerintahan baru Malaysia.
Nama "Putra" disematkan untuk menghormati Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj, Perdana Menteri pertama Malaysia yang dikenal sebagai Bapak Kemerdekaan Malaysia. Penamaan tersebut menjadi simbol penghormatan atas jasa-jasanya bagi negara.
Salah satu daya tarik utama Masjid Putra adalah warna merah mudanya yang begitu mencolok dan elegan. Warna tersebut berasal dari penggunaan granit berwarna rose-tinted yang melapisi sebagian besar bangunan. Tak heran jika masjid ini kerap dijuluki sebagai salah satu masjid tercantik di Malaysia.
Dari sisi arsitektur, Masjid Putra mengusung perpaduan desain Islam tradisional dan modern. Arsitekturnya terinspirasi dari seni bangunan Persia pada era Kerajaan Safawiyah yang terlihat dari kubah utama, ornamen geometris, hingga detail dekoratif di berbagai sudut masjid.
Masjid Putra berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,3 hektare dan berada tepat di tepi Danau Putrajaya. Lokasinya yang dikelilingi perairan membuat masjid ini tampak seolah mengapung di atas danau, terutama saat dipandang dari kejauhan.
Masjid ini mampu menampung hingga 15.000 jemaah. Ruang utama salat memiliki kapasitas sekitar 8.000 orang, sedangkan area pelataran dan lantai lainnya dapat digunakan untuk menampung ribuan jemaah tambahan ketika salat berjamaah maupun pada momen-momen besar keagamaan.
Keindahan Masjid Putra juga terlihat dari menaranya yang menjulang setinggi 116 meter. Menara tersebut memiliki lima tingkatan yang melambangkan lima rukun Islam. Desainnya terinspirasi dari menara Masjid Sheikh Omar di Baghdad, Irak.
Di dalam masjid, ruang salat yang luas ditopang oleh 12 pilar kokoh dan dihiasi berbagai ornamen khas arsitektur Islam yang menawan. Sementara itu, area pelatarannya dipercantik dengan elemen air mancur dan deretan pilar yang menambah kesan megah sekaligus menenangkan bagi para pengunjung.
Tak hanya menjadi tempat ibadah, Masjid Putra juga menjadi simbol kemegahan arsitektur Islam modern di Malaysia yang memadukan nilai religius, sejarah, dan keindahan dalam satu bangunan yang memukau.
