Catat! Ini Batas Berat Koper Bagasi-Kabin Pesawat Garuda Saat Kepulangan Haji

Kabar Haji by Le Minerale

Catat! Ini Batas Berat Koper Bagasi-Kabin Pesawat Garuda Saat Kepulangan Haji

Tri Aljumanto - detikHikmah
Sabtu, 23 Mei 2026 14:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia
General Manager Garuda Indonesia Cabang Jeddah Nano Setiawan (tengah) saat diwawancarai di Jeddah, Jumat (22/5/2025). Foto: Media Center Haji 2026
Jeddah -

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh memulai fase pemulangan jemaah haji ke Tanah Air. Operasional kepulangan akan diawali melalui sepuluh embarkasi utama.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Jeddah Nano Setiawan menegaskan aspek pelayanan bagi jemaah lanjut usia atau lansia menjadi fokus utama dan prioritas tertinggi pada musim pemulangan kali ini. Langkah ini diambil mengingat persentase jemaah lansia yang cukup signifikan dalam struktur kuota haji Indonesia tahun ini.

"Motto kita adalah bagaimana pelayanan terhadap lansia bisa lebih ditingkatkan. Ini menjadi prioritas kami karena memang kita sangat tahu persis 21 persen dari jumlah jemaah kita adalah lansia. Insyaallah kita akan perhatikan betul," ujar Nano Setiawan saat diwawancarai di Jeddah, Jumat (22/5/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demi menunjang komitmen tersebut, Garuda Indonesia telah menyiapkan infrastruktur khusus berupa dua unit pelayanan operasional untuk mobilitas jemaah. Layanan tambahan ini diharapkan mampu memberikan nilai lebih dalam menghadirkan kenyamanan bagi jemaah lansia selama berada di area bandara menjelang keberangkatan.

Tidak hanya itu, Garuda Indonesia juga akan menerapkan mekanisme penyisiran bagasi atau baggage sweeping yang ramah lansia. Kebijakan ini dirancang secara taktis agar jemaah lansia tidak perlu lagi dibebani dengan barang bawaan kabin saat mereka bergerak dari area plaza bandara menuju pos pemeriksaan imigrasi.

"Termasuk untuk bagasi sweeping pun nanti kita akan laksanakan untuk lansia tersebut, supaya dalam perjalanan dari plaza sampai ke posisi imigrasi, jemaah lansia tidak perlu membawa kabin bagasi lagi," jelas Nano.

Di samping fokus pada pelayanan lansia, Nano juga mengingatkan pentingnya menjaga standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan demi mempertahankan kinerja ketepatan waktu atau on-time performance (OTP). Untuk itu, pihak maskapai mengimbau seluruh jemaah agar mematuhi ketentuan batas berat barang bawaan yang telah ditetapkan secara resmi.

Ketentuan tersebut mengatur bahwa koper besar yang masuk bagasi pesawat memiliki batas maksimal 32 kilogram, sedangkan koper kabin dibatasi maksimal 7 kilogram, ditambah satu tas paspor. Kepatuhan terhadap aturan ini dinilai krusial demi menghindari terjadinya proses pembongkaran ulang koper di lapangan yang dapat memicu keterlambatan penerbangan.

"Kami berharap barang-barang bawaan di bawah itu sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk koper besar kita 32 kilo, untuk koper kabin kita 7 kilo, dan satu lagi adalah tas paspor. Ini penting supaya jangan nanti di lapangan terjadi pembongkaran bagasi," tegasnya.

Secara khusus, Nano mewanti-wanti agar jemaah tidak memasukkan air zamzam serta pengisi daya portabel atau powerbank ke dalam koper besar bagasi. Sementara untuk koper kecil atau tas kabin, jemaah diminta untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang oleh regulasi penerbangan internasional dan cukup mengisi tas tersebut dengan barang keperluan selama berada di dalam pesawat saja.

Guna mengantisipasi penumpukan dan memastikan kelancaran alur pergerakan jemaah di bandara, Garuda Indonesia menerapkan strategi penyesuaian waktu tunggu. Maskapai memberikan kelonggaran waktu satu jam lebih awal sebelum jemaah memasuki proses imigrasi, sehingga persiapan di area plaza bandara dapat berjalan jauh lebih matang.

"Kita kasih spare satu jam sebelum proses jemaah itu langsung ke proses imigrasi. Kalau kita empat jam itu proses imigrasi sudah mulai dan kita sudah bergerak, satu jam kita tarik undur supaya nanti persiapan di plazanya pun sudah bisa lebih matang lagi. Insyaallah jemaah tidak terlalu lama di bandara dan juga tidak terlambat di bus atau di hotel," papar Nano.



(alj/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

381 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait