Dipimpin Cucun, Timwas Haji DPR Bertolak ke Arab Saudi

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Dipimpin Cucun, Timwas Haji DPR Bertolak ke Arab Saudi

Irwan Nugroho - detikHikmah
Sabtu, 16 Mei 2026 13:00 WIB
Rombongan Timwas Haji DPR berangkat ke Tanah Suci, Sabtu (16/5/2026).
Rombongan Timwas Haji DPR di Bandara Soetta, Sabtu (16/5/2026). Foto: Dok Timwas Haji DPR
Jakarta -

Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Rakyat (Timwas Haji DPR) mulai berangkat ke Arab Saudi untuk melakukan tugas pengawasan ibadah Haji Tahun 2026/1447 Hijriyah. Sejumlah sektor penyelenggaraan haji oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan menjadi objek pengawasan DPR.

Tahap pertama pemberangkatan Timwas Haji DPR dilakukan pada Sabtu (16/5/2026) melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bertindak sebagai pemimpin rombongan adalah Wakil Ketua DPR Ahmad Cucun Syamsurijal yang juga Ketua Timwas Haji DPR Tahun 2026.

"Hari ini saya berangkat dengan tim pertama, didampingi oleh tim Panja (Panitia Kerja) dan sahabat-sahabat dari Komisi VIII, " kata Cucun di Bandara Soekarno-Hatta menjelang keberangkatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Cucun, turut serta dalam rombongan hari ini antara lain Wakil Ketua Komisi VIII yang membidangi masalah haji yaitu Abdul Wachid dan Ansory Siregar, dan sejumlah anggota Timwas Haji DPR seperti Atalia Praratya, Selly Andriany Gantina, Wardatul Asriah, dan Andre Rosiade.

Para anggota Timwas ini terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pukul 08.30 WIB menuju Madinah. Tahap pertama pemberangkatan Timwas Haji DPR masih akan berlangsung pada Minggu-Senin, 17-18 Mei 2026. Sedangkan tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Mei 2026

ADVERTISEMENT

Cek Jemaah Sakit di Madinah

Cucun melanjutkan, setibanya di Madinah nanti, Timwas akan langsung mengecek kondisi para jemaah haji asal Indonesia, terutama yang masih dirawat di rumah sakit dan belum dapat diberangkatkan ke Makkah.

"Masih banyak hal yang harus kita bahas dulu di Daker (daerah kerja) Madinah. Terutama terkait jemaah dari kloter-kloter kemarin yang masih tertinggal karena sakit, " tandasnya.

DPR akan memastikan jemaah-jemaah yang sakit tersebut apakah akan diberangkatkan ke Makkah memakai ambulans atau, bagi yang sudah akan sembuh, diikutkan pada kloter selanjutnya.

"Selain itu, kita juga memastikan persiapan untuk tahap kedua nanti. Setelah gelombang kedua selesai melaksanakan ibadah haji dan masuk kembali ke Madinah, kita harus pastikan apakah di Daker Madinah ini semua perangkat, petugas, dan akomodasinya sudah siap atau belum, " pungkas Cucun.




(irw/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads